PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) Dr Drs H Edward Candra MH, menyoroti pentingnya konsistensi dan koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel.
Peninjauan langsung yang dilakukan Sekda di sejumlah OPD menunjukkan antusiasme pelaksanaan kegiatan kebersihan, namun masih diperlukan penguatan koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar gerakan ini tidak bersifat seremonial semata.
Edward Candra menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI harus menjadi budaya kerja yang melekat di seluruh instansi pemerintahan, bukan hanya kegiatan rutin tanpa evaluasi. Ia meminta setiap OPD memastikan kebersihan lingkungan kantor dan ruang publik dilakukan secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini tidak boleh hanya simbolis. Harus ada tanggung jawab kolektif untuk menjaga lingkungan kerja yang sehat dan tertata,” ujarnya.
Menurut Sekda, kebersihan dan penataan lingkungan kantor menjadi bagian penting dari peningkatan kualitas pelayanan publik. Lingkungan kerja yang bersih dinilai dapat meningkatkan produktivitas aparatur dan kenyamanan masyarakat yang datang mengurus pelayanan.
Gerakan Indonesia ASRI sendiri difokuskan pada gotong royong massal, penataan ruang kerja, serta pengelolaan fasilitas publik agar lebih aman dan nyaman. Seluruh OPD diminta melaksanakan kegiatan kebersihan secara serentak dan terjadwal.
Pemerintah Provinsi Sumsel berharap gerakan ini tidak hanya berdampak di lingkungan perkantoran, tetapi juga menjadi contoh bagi masyarakat dan pemerintah daerah lain dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat.
Ke depan, Pemprov Sumsel berencana memperkuat monitoring dan evaluasi pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas tata kelola lingkungan.
Penulis : Jaks
Editor : Jaks














