Resmikan Musholla Pertama dari ACT, Warga Merah Mata Sambut dengan Bahagia

- Redaksi

Rabu, 29 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK,  Palembang – Lembaga Sosial kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumsel melalui Kitabisa.com , bangunkan sebuah Musholla permanen untuk masyarakat, kali ini berlokasi di wilayah Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin 1, RT 03 RW 01, Banyuasin.

Selama 14 tahun para warga telah melakukan urunan dana, bahkan sebagian besar masyarakat yang berprofesi sebagai petani dan nelayan, juga telah berupaya mengumpulkan kayu bekas untuk mendukung renovasi musholla, namun tak kunjung terlaksana akibat terkendala biaya. Selain itu kondisi sumber air yang kurang memadai, juga menjadi faktor terhambatnya aktivitas ibadah para warga.

Melihat kondisi ini, ACT Sumsel pun sebelumnya telah lebih dulu membangun sebuah sumur wakaf untuk para warga, kemudian dilanjutkan dengan pembagunan Musholla untuk para warga di desa Merah Mata, Banyuasin dari hasil urunan dana bersama kitabisa.com.

Herman, selaku ketua RT 03 desa merah mata menuturkan kebahagiaannya atas kehadiran Sumur Wakaf dan satu buah Musholla untuk para warganya.
“Alhamdulillah kami ucapkan terimakasih banyak untuk ACT dan dermawan yang sudah memberikan musholla dan sumur untuk kami, semoga Allah membalas kebaikan kalian semua dengan berlipat ganda pahala,” ujarnya

Musholla yang diresmikan sore ini sudah mencapai tahap finishing, ini terlihat dari kondisi Musholla yang telah rapi lengkap dengan sajadah dan peralatan sholat lainnya serta fasilitas untuk berwudhu, sehingga sudah dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Aris Lazuardi, selaku tim program ACT Sumsel menjelaskan bahwa, pembangunan sumur wakaf dan Musholla pertama di desa merah mata merupakan iktiar yang dilakukan ACT untuk mendukung sarana dan prasarana ibadah & aktivitas sehari-hari warga desa Merah Mata.

“Jadi peresmian hari ini menjadi simbol serah terima amanah dari para dermawan melalui lembaga ACT Sumsel kepada para warga di desa ini, kami berharap ikhtiar yang kami lakukan ini dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi para warga, sekaligus menjadi ladang amal jariyah untuk kita semua,” kata dia

Selain di desa Merah Mata, ACT Sumsel juga menargetkan pembangunan Musholla dan sumur wakaf lainnya yang tersebar di wilayah Sumatera Selatan, bagi yang ingin berkontribusi menyalurkan hartanya melalui wakaf, ACT Sumsel membuka kesempatan melalui rekening khusus wakaf di ( 66 0000 940 ) a.n Yayasan Global Wakaf dan konfirmasi melalui WA di 081369007979. Rill (zk/vie)

Berita Terkait

Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan
Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap
Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel
AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang
Polres Muba Tangkap Bandar Sekaligus Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Seberat 1.7 Kilogram Di Desa Tebing Bulan
Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri
Cegah Konflik Pengalihan Air, Kapolsek Buay Madang Timur Cek Saluran Irigasi Desa Sumber Harjo
Pemkab Muba Terapkan Manajemen Talenta ASN, Karier Berbasis Kinerja dan Kompetensi

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri

Berita Terbaru

Mulyadi korban penganiayaan saat peliputan dirawat di RS Bhayangkara.

Kota Palembang

Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:06 WIB