Ratusan Hektar Sawah Terendam Banjir

- Redaksi

Sabtu, 23 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahan sawah direndam banjir

Lahan sawah direndam banjir

SUARAPUBLIK.ID, EMPATLAWANG – Bencana banjir bandang akibat luapan Sungai Air Keruh di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang, merusak area persawahan warga.

Banyak sawah gagal tanam, dan petani terpaksa memulai dari awal untuk menanam padi. Wilayah Paiker merupakan area persawahan dan daerah rawan banjir.

Camat Paiker, Noperman Subhi, saat dikonfirmasi mengatakan, kondisi Sungai Air Keruh saat ini sudah mulai surut. Namun akibat banjir Jumat sore hingga malam kemarin, menyebabkan kerusakan area persawahan dan merendam sejumlah rumah warga.

“Dampak banjir ini sudah kami laporkan ke Pemkab Empat Lawang sehingga bisa diberi bantuan ataupun upaya sehingga tidak terjadi banjir lagi,” imbuhnya.

Salah satu petani, Ali, mengatakan, kejadian banjir itu Jumat sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu kondisi sedang hujan deras dan sungai tiba-tiba meluap. “Sawah saya cukup banya yang rusak akibat banjir,” katanya.

Dirinya berharap, pemerintah bisa membuat bendungan atau mengalihkan aliran sungai sehingga jika, sungai meluap, airnya tidak masuk ke area persawahan warga.

“Sekarang ini memang sedang musim tanam, sehingga padi banyak yang rusak dan kami terpaksa mulai dari awal lagi,” katanya.

Kepala BPBD Kabupaten Empat Lawang, Syahrial Podril menambahkan, petugas BPBD sudah meninjau lokasi banjir dan mendata kerusakan.

“Dihimbau kepada warga di bagian ulu jangan tebang pohon sembarangan sehingga tidak banjir atau bisa kembali menanam pohon-pohon seperti durian, kemiri dan pohon keras lainnya sehingga area perbukitan tidak gundul,” imbuhnya.

Sama halnya yang dikatakan Wakil Ketua II DPRD Empat Lawang, Windera Safri, wilayah ulu Paiker harus dilakukan penghijauan kembali. Sebab area tersebut sudah menjadi perkebunan kopi milik warga.

“Tidak apa-apa sudah dibuka untuk perkebunan kopi. Tapi juga ditanami pohon-pohon keras seperti durian, kemiri dan pohon lainnya,” tukasnya. (Alf)

Berita Terkait

Polsek Tebing Tinggi Polres Empat Lawang Laksanakan Patroli Karhutla dan Sambang Dialogis Karhutla
16 Dokter INTERNSHIP DItempaukan di Empat lawang SEKDA: Layani Pasien Dengan Hati
RUPM Panduan Pemerintah Dalam Pembangunan Kedepan
Kajari Empat Lawang Amankan Tersangka DPO 2 Tahun
Data Penduduk Beda Jauh, Pemkab Empat Lawang Percepat Sinkronisasi Satu Data
Kemarau Panjang, Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Istisqa Serentak di 10 Kecamatan
Cegah Meluas, Polsek Tebing Tinggi Bersama Tim Gabungan Lakukan Ground Chek dan Pemadam Karhutla
Pemkab Empat Lawang Siapkan Perpanjangan Perjanjian Kerja PPPK Paruh Waktu

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:32 WIB

Polsek Tebing Tinggi Polres Empat Lawang Laksanakan Patroli Karhutla dan Sambang Dialogis Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 05:24 WIB

RUPM Panduan Pemerintah Dalam Pembangunan Kedepan

Rabu, 16 September 2026 - 20:09 WIB

Kajari Empat Lawang Amankan Tersangka DPO 2 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 15:29 WIB

Data Penduduk Beda Jauh, Pemkab Empat Lawang Percepat Sinkronisasi Satu Data

Rabu, 16 September 2026 - 11:52 WIB

Kemarau Panjang, Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Istisqa Serentak di 10 Kecamatan

Berita Terbaru