Ratu Dewa–Prima Salam sampaikan Program Keagamaan Dengan Maspuroh, Sepakat Perkuat Program Umat

- Redaksi

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wali Kota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si bersama Wakil Wali Kota, Prima Salam, menerima silaturahmi Majelis Asaatidz Peduli Umat Rosulullah (Maspuroh) di Pendopoan Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Tasik, Kamis (18/9/2025).

Pertemuan ini berlangsung hangat dengan penuh masukan dan saran dari para ulama, habib, dan ustaz yang hadir.

Dalam sambutannya, Ratu Dewa mengaku pertemuan ini menjadi momentum penting untuk saling mengingatkan.

“Kami sadar amanah ini bukan hal ringan. Kalau kami berjalan di atas kebenaran, bantu kami. Tapi kalau kami melenceng, luruskan kami,” ujar Ratu Dewa dengan penuh ketulusan.

Ia menegaskan, kepemimpinan bersama Prima Salam yang baru berjalan 7 bulan ini fokus pada program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan.

Data terbaru menunjukkan angka kemiskinan di Palembang berhasil ditekan dari 9,7% menjadi 9,04%.

“Pencapaian ini harus terus dijaga. Program rumah layak huni, penataan ekonomi, hingga pengendalian inflasi sudah mulai terasa hasilnya, meski perjalanan masih panjang,” tambahnya.

Selain soal ekonomi, Ratu Dewa juga memaparkan rencana program keagamaan dan budaya, seperti renovasi masjid bersejarah, revitalisasi makam ulama, hingga pengembangan wisata religi.

Pemkot juga akan memberikan insentif untuk marbot dan pengurus masjid, menambah tulisan Asmaul Husna di tiang LRT, serta mendukung acara keagamaan bersama Maspuroh.

“Banyak program membutuhkan masukan dari para ustaz dan habib. Kehadiran Maspuroh adalah tumpuan kami agar tetap berada di jalan yang lurus,” katanya.

Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, menambahkan Pemkot tengah menyiapkan Satgas untuk menangani anak-anak terlantar, termasuk yang bekerja sebagai badut di jalanan.

“Kami ingin menata internal ASN yang berjumlah 24 ribu orang terlebih dahulu, sebelum menata masalah sosial di luar. Tapi semua akan berjalan beriringan, mohon bantuannya semua tidak dapat berjalan dengan sempurna tanpa bantuan para Maspuroh,” jelasnya.

Sementara itu, Ust. H. Kemas Muhammad Ali Masud, juru bicara Maspuroh, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemkot. Namun ia juga menekankan agar program keagamaan yang dijalankan benar-benar melibatkan ulama dan masyarakat.

“Kami hanya ingin memastikan program RDPS berjalan sesuai jalurnya. Maspuroh siap mendukung penuh, asal tetap berpihak pada umat,” tegasnya.

Ia menambahkan, silaturahmi ini menjadi awal penguatan sinergi antara Pemkot Palembang dan Maspuroh, dengan harapan kota Palembang semakin religius, sejahtera, dan harmonis.

Berita Terkait

Gugatan Puluhan Sertifikat Tanah di Palembang Kandas, PTUN Nyatakan Tidak Dapat Diterima
Dituding Pelakor, IRT di Palembang Dianiaya hingga Wajah Lebam
Pelaku Jambret Tas Berisi Laptop dan HP Ditangkap, Satu Rekannya Masih Buron
Dugaan Penyelewengan Dana Rp76 Miliar, Yayasan PT PGRI Sumsel Laporkan Sejumlah Pengurus ke Polda
Pedagang dan Pemerintah Capai Kesepakatan, Pasar 7 Ulu Akan Ditata Ulang untuk Kurangi Kemacetan
Astra Motor Sumsel bersama AHM Dorong Generasi Muda Berkarya lewat SFL dan AHBS 2026
OTT Bupati Muara Enim Bongkar Dugaan Suap Auditor BPK, Praktisi Hukum Soroti Rekam Jejak Kasus Serupa
BI Sumsel Paparkan Prospek Ekonomi Daerah dalam Forum BERSUA, Pertumbuhan Diproyeksi Capai 5,8 Persen

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:11 WIB

Gugatan Puluhan Sertifikat Tanah di Palembang Kandas, PTUN Nyatakan Tidak Dapat Diterima

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:36 WIB

Dituding Pelakor, IRT di Palembang Dianiaya hingga Wajah Lebam

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:34 WIB

Pelaku Jambret Tas Berisi Laptop dan HP Ditangkap, Satu Rekannya Masih Buron

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:22 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana Rp76 Miliar, Yayasan PT PGRI Sumsel Laporkan Sejumlah Pengurus ke Polda

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:20 WIB

Pedagang dan Pemerintah Capai Kesepakatan, Pasar 7 Ulu Akan Ditata Ulang untuk Kurangi Kemacetan

Berita Terbaru