oleh

PPK 2.3 Akui 11 Jalan Rawan Longsor di Lahat – Pagaralam

-Sumsel-79 views

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Banyak titik longsor di Sumatera Selatan saat memasuki peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Terutama di wilayah Kabupaten Lahat dan kota Pagaralam.

Berdasarkan laporan dari warga, terdapat lebih dari 20 titik lokasi rawan longsor di wilayah tersebut. Namun setelah dilakukan pengecekan dan evaluasi oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera, total ada 11 titik lokasi rawan longsor.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Balai Besar Kementerian PUPR, Iskandar mengatakan, pihaknya telah melakukan antisipasi lebih dini untuk kejadian titik lokasi rawan longsor di wilayah Lahat sampai Pagaralam, Sumsel, seperti memetakan jalan rawan dari yang paling tinggi tingkat kerawanannya.

“Di saat musim peralihan ini memang banyak titik jalan longsor, terutama di daerah dataran tinggi seperti perbukitan. Langkah kita dengan membangun dinding penahan longsor setinggi lima hingga enam meter tergantung dengan tingkat kecuraman dari perbukitan,” ungkapnya, Kamis (9/9/2021).

Sebelum membangun dinding penahan longsor itu, Iskandar mengaku telah melakukan pemetaan jalan mulai dari yang paling rawan atau tingkat tingkat longsornya.

“Kami mengutamakan terlebih dahulu yang tingkat kerawanan longsornya tinggi,” ujarnya.

Dirinya mengaku, telah melakukan pengerjaan di 11 titik rawan berisiko tinggi terjadi longsor. Seperti melakukan pengikisan lereng untuk melebarkan kondisi jalan. Tujuannya saat pembangunan dinding penahan tidak mengganggu jalan untuk aktivitas masyarakat.

“Kita juga menambah rambu-rambu rawan di tempat-tempat yang telah dipetakan tadi,” jelasnya.

Menurut Iskandar, kejadian longsor di dataran tinggi sulit diprediksi. Hanya saja, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas setempat untuk mempersiapkan alat jika suatu waktu hal tak diinginkan terjadi.

“Untuk mengantisipasi terjadinya longsor ini kita sudah lakukan koordinasi. Tentunya langkah ini dilakukan untuk mengambil tindakan secepat mungkin jika memang terjadi longsor,” terangnya. (Nat)

Komentar

Berita Hangat Lainya