PPK 2.3 Akui 11 Jalan Rawan Longsor di Lahat – Pagaralam

- Redaksi

Kamis, 9 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu jalan rawan longsor yang telah alami perbaikan.

Salah satu jalan rawan longsor yang telah alami perbaikan.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Banyak titik longsor di Sumatera Selatan saat memasuki peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Terutama di wilayah Kabupaten Lahat dan kota Pagaralam.

Berdasarkan laporan dari warga, terdapat lebih dari 20 titik lokasi rawan longsor di wilayah tersebut. Namun setelah dilakukan pengecekan dan evaluasi oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera, total ada 11 titik lokasi rawan longsor.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Balai Besar Kementerian PUPR, Iskandar mengatakan, pihaknya telah melakukan antisipasi lebih dini untuk kejadian titik lokasi rawan longsor di wilayah Lahat sampai Pagaralam, Sumsel, seperti memetakan jalan rawan dari yang paling tinggi tingkat kerawanannya.

“Di saat musim peralihan ini memang banyak titik jalan longsor, terutama di daerah dataran tinggi seperti perbukitan. Langkah kita dengan membangun dinding penahan longsor setinggi lima hingga enam meter tergantung dengan tingkat kecuraman dari perbukitan,” ungkapnya, Kamis (9/9/2021).

Sebelum membangun dinding penahan longsor itu, Iskandar mengaku telah melakukan pemetaan jalan mulai dari yang paling rawan atau tingkat tingkat longsornya.

“Kami mengutamakan terlebih dahulu yang tingkat kerawanan longsornya tinggi,” ujarnya.

Dirinya mengaku, telah melakukan pengerjaan di 11 titik rawan berisiko tinggi terjadi longsor. Seperti melakukan pengikisan lereng untuk melebarkan kondisi jalan. Tujuannya saat pembangunan dinding penahan tidak mengganggu jalan untuk aktivitas masyarakat.

“Kita juga menambah rambu-rambu rawan di tempat-tempat yang telah dipetakan tadi,” jelasnya.

Menurut Iskandar, kejadian longsor di dataran tinggi sulit diprediksi. Hanya saja, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas setempat untuk mempersiapkan alat jika suatu waktu hal tak diinginkan terjadi.

“Untuk mengantisipasi terjadinya longsor ini kita sudah lakukan koordinasi. Tentunya langkah ini dilakukan untuk mengambil tindakan secepat mungkin jika memang terjadi longsor,” terangnya. (Nat)

Berita Terkait

CFN Kolonel Atmo Palembang Selalu Ramai, Warga Nikmati Barongsai hingga Parade Kostum Anime
Kebakaran Hebat di Kawasan PIM Palembang, Kepulan Asap Hitam Gegerkan Warga
Motor Hilang Saat Pemilik Asyik Bermain di Taman Polda
Saling Tatap Mata Berujung Pengeroyokan, Pria di Sukarami Alami Luka Memar
Jaga Kondusifitas Kamtibmas, Personel Polsek Buay Madang Timur Sambangi Pertashop
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Buay Madang Timur Dampingi Warga Panen Jagung
BATIQA Hotel Palembang Salurkan 179 Bungkus Daging Kurban kepada Karyawan dan Warga
Iduladha 1447 H Bank Sumsel Babel distribusikan Bantuan Hewan Kurban ke Masyarakat Sumsel dan Babel

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:21 WIB

CFN Kolonel Atmo Palembang Selalu Ramai, Warga Nikmati Barongsai hingga Parade Kostum Anime

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:34 WIB

Kebakaran Hebat di Kawasan PIM Palembang, Kepulan Asap Hitam Gegerkan Warga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:37 WIB

Motor Hilang Saat Pemilik Asyik Bermain di Taman Polda

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:06 WIB

Saling Tatap Mata Berujung Pengeroyokan, Pria di Sukarami Alami Luka Memar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:15 WIB

Jaga Kondusifitas Kamtibmas, Personel Polsek Buay Madang Timur Sambangi Pertashop

Berita Terbaru

Korban

Kota Palembang

Motor Hilang Saat Pemilik Asyik Bermain di Taman Polda

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:37 WIB