SUARAPUBLIKID, PALEMBANG – Tim Opsnal Unit 4 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menemukan jasad yang diduga Christina (80), pensiunan guru yang dilaporkan hilang sejak pertengahan Januari lalu.
Jasad ditemukan dalam kondisi tinggal tulang belulang di area perkebunan kelapa sawit, Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Selasa (27/1/2026).
Penemuan ini merupakan hasil penyisiran selama empat hari setelah polisi mengamankan tersangka utama, Yunas Gusworo (61), yang dibawa langsung ke lokasi untuk menunjukkan tempat pembuangan korban.
Di sekitar lokasi ditemukan barang bukti berupa Alkitab dan jam tangan yang diduga kuat milik korban. Petugas masih menunggu hasil identifikasi tim DVI Polri untuk memastikan identitas kerangka secara medis.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengonfirmasi temuan tersebut, namun meminta publik menunggu hasil rilis resmi.
“Nanti tunggu hasil identifikasi dan rilis dari Dirreskrimum. Proses identifikasi sedang berjalan,” ungkap Nandang.
Christina sebelumnya dilaporkan hilang dari rumahnya di Kecamatan Kemuning Palembang pada 15 Januari 2026. Ia diduga menjadi korban penculikan dan perampokan mobil oleh tetangganya sendiri.
Hingga saat ini, Polda Sumsel telah mengamankan tiga tersangka, YG (61) tersangka utama/eksekutor (tetangga korban). JI (46) berperan menyimpan barang milik korban, serta S (57) berperan membantu menjual mobil milik korban.
Selain penemuan jasad, polisi telah menyita barang bukti berupa satu unit mobil Mitsubishi Mirage milik korban, ponsel, payung, serta uang tunai sebesar Rp 53 juta yang diduga hasil kejahatan. (ANA)

Leave a Reply