Polda Sumsel Terjunkan 300 Personel Sosialisasikan Pencegahan Karhutla

- Redaksi

Senin, 11 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), menerjunkan sebanyak 300 personel dengan tugas utama mensosialisasikan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Hal itu dilakukan akibat kasus Karhutla di Bumi Sriwijaya kian mengkhawatirkan. Sehingga membuat sejumlah elemen masyarakat melakukan upaya untuk mencegah.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, menyampaikan hal itu saat membuka Latihan Pra Operasi Stop Karhutla Musi 2023 di Ruang Auditorium Lantai 7 Gedung Utama Presisi Polda Sumsel, Senin (11/9/2023).

Kapolda mengaku, jika dana untuk Operasi Stop Karhutla Musi 2023 ini diambil dari anggaran kontigensi direktif Kapolda Sumsel.

Selama pelaksanaan operasi yang bakal berlangsung mulai 13 September-13 Oktober 2023 diperkirakan akan menelan dana sekitar Rp1 miliar.

“Karena itu anggarannya dari internal Polda Sumsel. Untuk institusi di luar Polri tidak dapat kami berikan,” kata Kapolda.

Untuk itu, di sini pihaknya mengetuk kepedulian semua pihak termasuk para pengusaha.

“Yang kami sengaja undang agar dapat membantu sehingga operasi ini dapat berjalan lancar dan mendapatkan hasil yang diharapkan,” ungkap Kapolda.

Satu bulan ke depan, personel Polri yang ikut dalam operasi ini diantaranya terdiri dari personel Satbrimobda Polda Sumsel, Ditsamapta, Dit Intelkam, Dit Polairud serta polres dimana lokasi Karhutla itu terjadi.

Pembukaan kegiatan Pra-Ops Stop Karhutla Sumsel 2023 ini dihadiri perwakilan Pemprov Sumsel, Edward Candra, tokoh masyarakat, tokoh agama. Tampak juga dihadiri oleh sejumlah komunitas, di antaranya Kopdar Kamtibmas, Komunitas Masyarakat Peduli Api dan lainnya. (ANA)

Berita Terkait

Bukan Sekedar Tongkrongan! Dibawah Dinas Koperasi Taman Apung Disulap Jadi Sentra Cuan Dan Lumbung PAD Pagar Alam
Sidang Perdana Iwan Tuaji dan Alhefy, Didakwa Terima Rp872,5 Juta dan Dijerat Tiga Pasal
Kanit Binmas Polsek Sanga Desa Sambangi Kelurahan Ngulak, Sosialisasikan Karhutla dan Dengarkan Keluhan Warga
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel
HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla
Perkuat Kepedulian Sosial, Personil Polsek Buay Madang Timur Bagikan Paket Makanan ke Masyarakat
Cegah Karhutla, Muspika Buay Madang Timur Gelar Patroli Mitigasi dan Pasang Spanduk Imbauan
Sidang Kasus iPhone Ilegal Kembali Tertunda, Terdakwa Absen dan JPU Belum Siap

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Bukan Sekedar Tongkrongan! Dibawah Dinas Koperasi Taman Apung Disulap Jadi Sentra Cuan Dan Lumbung PAD Pagar Alam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Sidang Perdana Iwan Tuaji dan Alhefy, Didakwa Terima Rp872,5 Juta dan Dijerat Tiga Pasal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Kanit Binmas Polsek Sanga Desa Sambangi Kelurahan Ngulak, Sosialisasikan Karhutla dan Dengarkan Keluhan Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Perkuat Kepedulian Sosial, Personil Polsek Buay Madang Timur Bagikan Paket Makanan ke Masyarakat

Berita Terbaru