SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang pemuda bernama Agustian Pratama alias Yoga (24) menjadi korban aksi begal di Jalan Irigasi, Lorong Pendopo, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang.
Aksi begal tersebut terjadi di Jalan Inspektur Marzuki, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.
Saat ditemui di kediamannya, Yoga bercerita bahwa sebelum kejadian ia bersama lima orang temannya pulang dari makan di Mie Gacoan di Jalan Demang Lebar Daun Palembang.
Mereka menggunakan dua sepeda motor, dan Yoga berboncengan tiga dengan adik sepupu serta seorang temannya menggunakan sepeda motor Vario merah.
“Kami habis pulang dari Gacoan. Di depan SMK 2 sempat melihat pelaku mengacungkan senjata tajam ke orang lain, tetapi tidak kami hiraukan karena kami mau pulang ke Pakjo,” ungkap Yoga, Senin (6/1/2026).
Dalam perjalanan, korban mulai merasa ada sepeda motor yang membuntuti dari belakang. Kecurigaan itu terbukti ketika rombongan mereka tiba di simpang Lapas Pakjo.
“Pas sudah masuk Jalan Inspektur Marzuki, motor pelaku masih mengikuti kami. Setiba di lokasi kejadian, pelaku langsung mengacungkan sajam,” kata Yoga.
Dua teman korban yang berada di depan berhasil menyelamatkan diri dengan masuk ke sebuah minimarket di sekitar lokasi. Namun, sepeda motor yang ditumpangi Yoga tidak sempat menghindar.
“Teman kami masuk ke Indomaret, sedangkan motor kami tidak sempat lari. Adik sepupu sama temannya memberhentikan motor lalu masuk ke lorong. Tinggal saya sendirian,” jelas Yoga.
Dalam kondisi terdesak, salah satu pelaku berusaha merebut sepeda motor korban. Yoga mencoba mempertahankan kendaraannya dengan mencabut kunci motor dan melemparkannya agar tidak bisa dibawa kabur.
“Supaya aman, kunci motor langsung saya cabut dan saya lempar ke belakang. Setelah itu saya bergulat dengan satu pelaku, disitulah saya dibacok berkali-kali,” terang Yoga.
Meski terluka, korban berhasil merebut senjata tajam milik pelaku dan membuangnya. Ia kemudian melarikan diri ke arah minimarket, sementara sepeda motornya ditinggalkan di lokasi.
“Sepertinya pelaku kesal karena motor tidak bisa dibawa. Dua orang pelaku lainnya malah memukuli motor saya sampai lampu depan dan bodinya pecah,” tutur Yoga.
Pelaku kemudian melarikan diri setelah adik sepupu korban dan temannya kembali ke lokasi bersama warga sekitar.
Pasca kejadian, Yoga langsung mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat. Ia juga telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Ilir Barat I.
“Saya sudah melapor ke Polsek IB I Palembang, dengan harapan para pelaku dapat segera tertangkap,” tutup Yoga. (ANA)

Leave a Reply