Peluncuran Agroforestri Digital: Inovasi Belajar Interaktif untuk Pertanian Ramah Lingkungan

SUARAPUBLIK.ID, BOGOR – CIFOR-ICRAF Indonesia bersama mitra strategis meluncurkan Sekolah Agroforestri Berbasis Digital melalui webinar bertajuk Inovasi Pembelajaran untuk Masa Depan Pertanian Ramah Lingkungan. Acara ini menghadirkan lebih dari dua ratus peserta dari kalangan petani, penyuluh, akademisi, pemerintah daerah, sektor swasta, hingga masyarakat.

Platform e-learning agroforestri (https://e-learning.agroforestri.id) dikembangkan untuk memperluas akses pembelajaran interaktif bagi petani dan penyuluh di seluruh Indonesia. Melalui kursus daring, pembelajar dapat mempelajari berbagai topik mulai dari agroforestri kakao, agroforestri kelapa sawit, agroforestri cerdas iklim, dengan pendekatan agroforestri dari skala tapak hingga bentang lahan. Pembelajar juga dapat mengakses modul video, buku panduan, kuis, dan sertifikat elektronik.

 

“Di era yang serba digital, e-learning hadir sebagai jembatan inovasi penyuluhan yang membawa ilmu agroforestri lebih cepat, luas, dan efisien hingga ke pelosok Indonesia. Upaya ini sekaligus memperkuat kapasitas petani dan penyuluh, serta mempercepat adopsi praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Dr. Ni’matul Khasanah, Ketua Kelompok Peneliti Sustainable Forest and Agroforest Management for Resilience Livelihood, CIFOR-ICRAF.

Menurut Endri Martini, Peneliti Senior Agroforestry Extension Specialist, CIFOR-ICRAF, agroforestri menjadi solusi penting untuk menjaga keberlanjutan. “Melalui pendekatan agroforestri, petani tidak hanya menjaga produktivitas kebun, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan lingkungan dan penghidupan mereka,” ungkapnya.

“Kami melihat petani yang awalnya enggan kini mulai terbuka pada agroforestry. Melalui kurikulum berbasis riset dan dukungan e-learning, wawasan mereka semakin luas. Namun, monitoring dan evaluasi tetap kunci agar praktiknya benar-benar teradopsi.” kata Fajar Paulus Niong, Manajer Cacao Academy, PT Mars.

Pengembangan e-Learning Agroforestri merupakan hasil kolaborasi multipihak bersama pemerintah daerah, yang melibatkan Rainforest Alliance dan PT MARS sebagai mitra kunci Program SFITAL. Inisiatif ini lahir dari pengalaman praktik pertanian langsung dan tatap muka di lapangan, kemudian dikembangkan menjadi format pembelajaran digital yang lebih luas, interaktif, dan berkelanjutan.

Lukmansyah dari Rainforest Alliance menekankan pentingnya dukungan lintas sektor. “E-learning ini akan memperkuat peran penyuluh dalam mempercepat adopsi praktik berkelanjutan. Kolaborasi multipihak sangat dibutuhkan agar dampaknya lebih luas,” ujarnya.

Hadir pula Haniyo Sakyamuni, selaku Digital Learning Content Developer dari Monash University Indonesia yang menambahkan, E-learning adalah pembelajaran yang didukung teknologi, tanpa keharusan guru dan pembelajar berada di lokasi fisik yang sama. Dalam satu topik pembelajaran, dibutuhkan video pengantar untuk menjelaskan keterkaitan materi dan capaian pembelajaran. Dengan strategi digital yang tepat, e-learning agroforestri dapat diakses lebih inklusif, misalnya dengan menampilkan video berukuran kecil agar sesuai dengan perangkat petani yang beragam, serta menyediakan versi PDF jika jaringan menghambat pemutaran video.”

Melalui sesi diskusi, para penanggap dari pemerintah daerah, akademisi, dan lembaga pelatihan pertanian menegaskan bahwa program ini dapat mendukung kegiatan institusi masing-masing, terutama dalam memperkuat kapasitas penyuluh dan petani. Namun, tantangan akses teknologi dan keterjangkauan jaringan perlu diantisipasi dengan strategi yang tepat. Para penanggap juga melihat peluang besar untuk memperluas dampak positif platform ini melalui kolaborasi multipihak, integrasi ke dalam program penyuluhan, serta inovasi metode pembelajaran digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebagai penutup, Andree Ekadinata, Direktur ICRAF Program Indonesia menyampaikan: “Inovasi digital ini menjadi langkah nyata untuk menyebarluaskan pengalaman dan pembelajaran agroforestri ke masyarakat luas, dari tapak hingga lanskap ke seluruh masyarakat di Indonesia.”

Dengan hadirnya Sekolah Agroforestri Digital, kini belajar agroforestri lebih mudah, interaktif, dan berkelanjutan. Mari bergabung melalui https://e-learning.agroforestri.id dan mulai perjalanan bersama membangun pertanian ramah lingkungan untuk masa depan yang lebih tangguh.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *