Pelatihan Pembibitan Kelapa Hibrida Jadi Cara Wong Kito Ganjar Tingkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat

Ogan Ilir352 Dilihat

SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR –  Kelapa menjadi komoditas perkebunan yang memiliki sejuta manfaat kehidupan baik ekonomi maupun sosial (socio tropical crops). Sebab, varietas ini bisa dimanfaatkan hampir semua bagian tanamannya.

Melihat potensi itu, simpatisan Ganjar Pranowo yang berjejaring dalam Wong Kito Dewe bergerak mengedukasi masyarakat Kabupaten Ogan Ilir dengan pelatihan usaha perkebunan “pembibitan kelapa hibrida”.

 

Kelapa hibrida sendiri merupakan hasil persilangan antara kelapa genjah dan kelapa dalam. Agenda itu berlangsung di Desa Bakung, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan (Sumsel), Sabtu (16/9/23).

 

Perwakilan Relawan Wong Kito Dewe, Ahmad Nurhadi mengatakan sebelum memulai bisnis di bidang perkebunan, tentunya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti memahami varietas tanaman yang hendak dibudidayakan.

Baca Juga :  Sentra Budi Daya Perikanan Musi Rawas Capai 193,78 Ton Per Hari, Crivisaya Ganjar Latih Warga Cara Membuat Abon Ikan Lele

 

“Untuk kali ini kami dari relawan Wong Kito Dewe ini melakukan kegiatan yaitu peningkatan usaha perkebunan yaitu meliputi pelatihan pembibitan kelapa. Kelapa ini jenisnya ini kelapa hibrid,” kata Hadi.

 

Pria yang kerap disapa Hadi mengungkapkan pada pelatihan tersebut masyarakat diberikan edukasi mulai dari penyemaian, penanaman, panen, hingga pembibitan kelapa meski di lahan terbatas.

 

Hadi berharap masyarakat dapat lebih produktif dengan melakukan penanaman dan budidaya kelapa hibrida ini sehingga berdampak pada taraf hidup serta perekonomian keluarga.

Baca Juga :  Sentra Budi Daya Perikanan Musi Rawas Capai 193,78 Ton Per Hari, Crivisaya Ganjar Latih Warga Cara Membuat Abon Ikan Lele

 

Kegiatan tersebut, lanjut Hadi, terinspirasi dari Ganjar Pranowo yang selalu mengoptimalkan potensi sumber daya alam (SDA) di Jawa Tengah selama memimpin dua periode sejak 2013-2023 sebagai gubernur.

 

“Kalau untuk tujuannya itu kan ya kita sama sama tau untuk potensi dari kelapa ini sangat banyak. Seperti contoh tadi mulai dari yang ibu-ibu itu keperluannya bisa untuk bahan-bahan (memasak) mereka, bapak-bapak bisa untuk bahan bakar menjadi bahan bakar atau menjadi minyak kelapa itu kan banyak potensi dari kelapa,” ucap dia.

 

Salah seorang warga, Sumardianto merasa pelatihan ini mampu menginspirasi masyarakat untuk lebih semangat dalam bercocok tanam.

Baca Juga :  Sentra Budi Daya Perikanan Musi Rawas Capai 193,78 Ton Per Hari, Crivisaya Ganjar Latih Warga Cara Membuat Abon Ikan Lele

 

Pria 41 tahun ini berharap sukarelawan Ganjar dapat menelurkan kegiatan-kegiatan positif lain untuk masyarakat.

 

“Untuk relawan Ganjar kami seluruh masyarakat di sini mengucapkan terima kasih karena adanya kegiatan ini. Harapan ke depannya ya seluruh masyarakat kami itu pengen itu tadi kita bisa lanjut dan program ini bisa (terus) terlaksana,” ungkap dia.

 

Sebagai informasi, relawan Wong Kito Dewe juga menyosialisasikan sosok Ganjar Pranowo yang telah berhasil memimpin Jawa Tengah selama 10 tahun dengan gaya kepemimpinannya merakyat, luwes, dan tegas anti korupsi.

    Komentar