Pasutri di Palembang Sukses Bisnis Tanaman Hidroponik

- Redaksi

Selasa, 22 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pandemi COVID-19 yang terjadi dua tahun silam, membuat pasangan suami istri (Pasutri), Junaidi dan Afifah Marlia Putri, memulai belajar menanam sayuran lewat media tanam hidroponik.

“Awal buat hidroponik dari instalasi kecil di Muara Enim,” ujar Lia, saat ditemui di rumahnya di Jalan Taqwa Mata Merah, Lorong Madya III, Kecamatan Kalidoni Palembang, Selasa (22/8/2023).

Ketertarikannya menanam hidroponik semakin besar, Lia dan suami pun memposting sayuran hasil panen ke media sosial WhatsApp.

“Dari postingan itulah banyak teman-teman yang tanya sayurnya dijual atau tidak, teman-teman menyarankan kenapa tidak buat di Palembang juga hidroponiknya,” ungkap Lia.

“Dari sana kami termotivasi untuk membangun instalasi hidroponik di Palembang dengan nama JL Farm,” sambung Lia.

Awal mula Lia dan suami membangun hidroponik dengan instalasi yang kecil, seiring berjalannya waktu, bisnis pasangan sejoli itu pun kian membesar.

“Usaha hidroponik ini kami besarkan, menyisihkan dari keuntungan penjualan sayur dan gaji suami,” kata Lia.

Adapun untuk jenis sayuran, dulunya Lia dan suami hanya menanam selada dan sawi pak coi.

Dulu awalnya tanaman hanya selada dan sawi pak coi, karena menanamnya cukup mudah, tetapi sekarang sayurannya sudah bervariatif, ada kale, kailan, caisim, kangkung, timun, bayam Brazil dan selada merah.

“Untuk harga variatif yah, sawi pak coi kami jual seharga Rp 30 ribu per kilogram, sedangkan selada Rp 35 ribu per kilogram, dan untuk jenis sayuran lain kami jual per pack, satu pack sayuran rata-rata dijual Rp 5 ribu hingga 10 ribu per pack-nya,” terang Lia.

Agar pembeli tidak bosan, setiap hari Lia dan suami mengganti jenis tanaman.

“Kami tanamnya gantian, kalau misalnya habis panen kangkung maka diganti tanaman lain seperti selada, selada romaine, makanya setiap hari restok sayuran kami itu berbeda-beda,” tutur Lia.

Dalam satu hari, sayuran hidroponik Lia dan suami bisa terjual hingga 50 pack.

“Kalau lagi rame itu sayurnya bisa terjual hingga 50 pack, apalagi kalau dari toko, satu kali pesan itu pak coi 20, bayam Brazil 12 pack dan aneka jenis sayuran lainnya,” jelas Lia.

Adapun untuk penjualan, lanjut Lia, sejauh ini hanya sebatas di Palembang. “Sejauh ini penjualan masih di Palembang, harapannya ke depan bisa terjual hingga ke luar kota,” harap Lia.

Bagi Anda yang ingin membeli sayuran hidropnik JL Farm bisa datang langsung ke Jalan Taqwa Mata Merah, Lorong Madya III, Kecamatan Kalidoni Palembang. Bagi Anda yang males keluar rumah, bisa pesan melalui Instagram @jlfarm_hidroponik. (ANA)

Berita Terkait

Tongkang Batubara Tabrak Fender Tiang LRT Ampera di Sungai Musi
Sabu 9,6 Gram Gagal Beredar, Januardi-Ali Akbar Divonis 7 Tahun
Sidang Perdana BBM Tiruan 10.000 Liter, Taufik Didakwa Beli dari Muba Rp74 Juta
MyTelkomsel Ajak Pelanggan Sumbagsel Nikmati Keseruan Stamp Berhadiah Setiap Hari
Pengurus DPK BKPRMI Kalidoni Resmi Dilantik
Terbukti Abai terhadap Karhutla, Izin Usaha Terancam Dicabut
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Budidaya Ikan Kemang Agung melalui Pakan Mandiri
“Laga Para Juara” Berlanjut di Palembang Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Southern Sumatra Siapkan Wakil ke Panggung Nasional

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Tongkang Batubara Tabrak Fender Tiang LRT Ampera di Sungai Musi

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Sidang Perdana BBM Tiruan 10.000 Liter, Taufik Didakwa Beli dari Muba Rp74 Juta

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:47 WIB

MyTelkomsel Ajak Pelanggan Sumbagsel Nikmati Keseruan Stamp Berhadiah Setiap Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Pengurus DPK BKPRMI Kalidoni Resmi Dilantik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Terbukti Abai terhadap Karhutla, Izin Usaha Terancam Dicabut

Berita Terbaru

Kapal Tongkang yang Melintas di Ampera dan tertutup oleh Kabut Asap

Kota Palembang

Tongkang Batubara Tabrak Fender Tiang LRT Ampera di Sungai Musi

Senin, 5 Okt 2026 - 17:42 WIB