Pancasila : Fondasi Hati dan Tangan Seorang Perawat

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Tiara Kamila Angelika

Prodi  : STr Keperawatan Internasional

 

Pancasila : Fondasi Hati dan Tangan Seorang Perawat

 

Perkenalkan, saya mahasiswi baru di Poltekkes Palembang, jurusan Keperawatan. Sebelum menginjakkan kaki di perguruan tinggi ini, saya menempuh pendidikan menengah di SMK Kesehatan Kader Bangsa Palembang dengan jurusan yang sama. Perjalanan panjang saya di dunia kesehatan ini mengajarkan satu hal yang fundamental yaitu menjadi seorang perawat yang kompeten tidak cukup hanya dengan menguasai anatomi atau mahir melakukan tindakan medis. Diperlukan hati yang tenang, tangan yang lembut, dan moral yang kuat. Bagi saya, Pancasila adalah fondasi moral yang memandu setiap langkah pendidikan saya, mulai dari bangku SMK hingga kini di bangku perkuliahan.

 

Dalam keseharian sebagai mahasiswi baru, saya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dengan cara yang sederhana namun konsisten. Untuk sila pertama, saya selalu berdoa sebelum memulai pembelajaran di kampus dan menghormati teman-teman yang menjalankan ibadah sesusai agamanya masing-masing. Sila kedua, saya wujudkan dengan aktif membantu teman yang membantu teman yang kesulitan memahami materi, tanpa membedakan status ekonomi atau latar belakang daerah mereka. Menjunjung tinggi bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu di lingkungan kampus dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan kebangsaan yang diselenggarakan Poltekkes adalah wujud pengamalan sila ketiga. Ketika mengerjakan tugas kelompok, saya mengutamakan musyawarah untuk mengambil keputusan bersama itu adalah sila keempat yang saya pegang. Terakhir, sila kelima saya wujudkan dengan membagikan catatan dan materi pelajaran secara terbuka kepada seluruh teman, serta menjunjung tinggi sikap adil dalam menilai kontribusi setiap anggota saat praktikum.

 

Alasan saya mengamalkan nilai-nilai ini sangat erat kaitannya dengan profesi masa depan saya. Sebagai calon perawat, saya akan berhadapan dengan pasien dari berbagai suku, agama, dan latar belakang sosial yang beragam. Pelayanan kesehatan yang humanis dan setara tanpa diskriminasi hanya bisa terwujud jika saya membiasakan diri dengan nilai keadilan dan kemanusiaan sejak sekarang. Pancasila juga melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan empati merupakan modal penting dalam bekerja sama dengan tim medis di rumah sakit kelak.

 

 

 

Berita Terkait

JPU Tuntut Fernando 12 Tahun Penjara, Sabu 31,65 Gram dan Senpi Rakitan Jadi Barang Bukti
Perkuat Pemahaman Hukum dan Cegah Fraud, Bank Sumsel Babel Gandeng Kejaksaan Negeri PALI
Kapolsek Sukarami Bergerak Cepat Salah Satu Pelaku Pemalakan Viral Diringkus
KPK Sisir PUPR dan Kantor PBJ Muara Enim, Dokumen Proyek hingga Barang Bukti Elektronik Diamankan
Jual Sabu, Muhammad Sangaji Divonis 6 Tahun 6 Bulan dan Denda Rp1 Miliar
Edarkan 18,5 Gram Sabu, Reni Melyani Divonis 8 Tahun Penjara
Ketat! 209 Tahanan Lapas Pagaralam Direlokasi ke Keban Agung Baru dengan Pengawalan Gabungan
Tengah Kemarau, Polres Pagar Alam Salurkan 5.000 Liter Air Bersih ke Tanah Pilih

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:57 WIB

JPU Tuntut Fernando 12 Tahun Penjara, Sabu 31,65 Gram dan Senpi Rakitan Jadi Barang Bukti

Kamis, 10 September 2026 - 16:56 WIB

Perkuat Pemahaman Hukum dan Cegah Fraud, Bank Sumsel Babel Gandeng Kejaksaan Negeri PALI

Kamis, 10 September 2026 - 16:54 WIB

Kapolsek Sukarami Bergerak Cepat Salah Satu Pelaku Pemalakan Viral Diringkus

Kamis, 10 September 2026 - 16:51 WIB

KPK Sisir PUPR dan Kantor PBJ Muara Enim, Dokumen Proyek hingga Barang Bukti Elektronik Diamankan

Kamis, 10 September 2026 - 16:48 WIB

Edarkan 18,5 Gram Sabu, Reni Melyani Divonis 8 Tahun Penjara

Berita Terbaru