oleh

Mobilitas Tinggi Sebabkan Covid-19 di Sumsel Bertambah

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seiring akan diberlakukannya PPKM Mikro di kota Palembang, penambahan kasus orang terkonfirmasi virus Corona saat ini terus bertambah.

Berdasarkan update data Pemprov Sumsel, Rabu (7/7/2021), terdapat penambahan orang terkonfirmasi sebanyak 199 kasus baru dengan 20 orang meninggal dunia.

Sehingga total kasus terkonfirmasi sebanyak 30.510 orang. Dari total kasus Covid-19 itu, 2273 kasus aktif, 1540 orang meninggal dunia, dan sembuh 26.697 orang.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy berharap supaya masyarakat lebih waspada dan patuh terhadap protokol kesehatan (Ptokes) dengan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

Dirinya menilai, mobilitas masyarakat yang masih tinggi dan juga adanya varian-varian Covid19 yang lebih cepat penularan, menyebabkan kasus Covid-19 di Sumsel meningkat.

“Maka tak henti-hentinya kami menghimbau kepada masyarakat agar menjalankan prokes dengan baik, penuh kesadaran dan dengan rasa tanggung jawab,” ujarnya.

Menurut Lesty, pandemi ini merupakan tangung jawab bersama semua pihak. Bahkan dirinya menghimbau agar masyarakat yang mengadakan kegiatan, memastikan kegiatan sehat dan prokesnya benar-benar dijalankan dengan baik.

“Hindari makan secara prasmanan, ataupun makan bersama. Kemudian pertemuan tidak boleh lama-lama, dan kegiatan-kegiatan dibatasi. Untuk ruangan upayakan berventilasi,” terang Lesty.

Meski Pandemi terus meningkat, namun Provinsi Sumatra Selatan mencatat angka kesembuhan Covid-19 berada di atas 80 persen. Bahkan, angka kesembuhan Sumsel melampaui rata-rata nasional yang berada di persentase 54 persen.

Ia mengatakan, Pemprov Sumsel terus berupaya agar angka kesembuhan ini semakin tinggi dibarengi dengan aktifnya pelaksanaan tracing, testing, dan treatment.

“Kasus positif Covid-19 semakin melonjak. Bahkan selama sepekan terakhir penambahannya cukup tinggi dibandingkan sebelumnya,” jelas Lesty.

Dari 17 kabupaten/kota di Sumsel ada tiga daerah yang masuk dalam zona merah atau daerah resiko tinggi paparan Covid-19, yakni Palembang, Muba dan Lahat.

Lalu untuk zona oranye ada 11 daerah yaitu Prabumulih, OKU, Lubuklinggau, PALI, MURATARA, Banyuasin, OKU Timur, Muara Enim, Mura, Pagaralam, dan OKU Selatan.Sementara Ogan Ilir, OKI dan Empat Lawang masuk zona kuning.

Untuk di Palembang kasus terkonfirmasi terkini 16.231 kasus, 698 orang meninggal dunia dan kasus sembuh 14.358 orang. Di Lahat, kasus terkonfirmasi 1.312 kasus, 66 orang meninggal dunia dan kasus sembuh 1032 orang.

Kemudian di Muba, ada kasus terkonfirmasi 1811 kasus, 82 orang meninggal dunia dan kasus sembuh 1582 orang. (Nat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed