Meskipun Tersandung Sengketa Lahan, KBM di SMKN Kayuagung Tetap Kondusif

- Redaksi

Senin, 26 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelajar melintasi pagar demi bisa menjalankan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Pelajar melintasi pagar demi bisa menjalankan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

SUARAPUBLIK.ID, KAYU AGUNG – Setelah
sempat viral videonya belum lama ini, saat para guru dan siswa di SMK Negeri 3 Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), rela melompat pagar demi bisa menjalankan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), suasana SMKN 3 kini tetap kondusif.

Hal tersebut dikarenakan terjadi pemblokiran dari sengketa atas lahan di kawasan hutan kota Kayuagung. Pihak keluarga ahli waris H. Jalil bin Dirga Dekana meminta pemerintah menyelesaikan sengketa di SMK 3 Kayuagung.

Diketahui pemblokiran jalan hutan kota menggunakan seng 7 kaki dan ranting pohon. Sementara itu, di bagian depan terdapat tulisan ‘Mohon Maaf kepada warga masyarakat aparat penegak hukum dan pihak berwenang, kami memagar seluruh tanah milik H. Jalil harap maklum dan terima kasih’.

Salah satu Guru SMKN 3 Kayuagung, yang namanya tidak mau disebutkan mengungkapkan pada Jumat (23/9/22) pagi, mereka sudah bisa lewat dari depan. Karena jalan masuk menuju sekolah diberi ruang untuk lewat walaupun cukup untuk tubuh saja.

“Saya tidak mengetahui pasti kapan permasalahan ini selesai. Meski terjadi penyegelan tersebut, KBM tetap seperti biasa,” ungkapnya.

Menurutnya, mungkin ahli waris merasa tidak puas dengan kebijakan Pemerintah daerah, makanya mereka segel. Bahkan sampai saat ini belum juga ada tanggapan atau kepastian dari pihak pemerintah.

“Kami hanya bisa menunggu, karena kami ini hanya menumpang saja, karena semangat para siswa untuk masuk ke dalam sekolah, kami para guru juga ikut semangat dalam aktivitas mengajar. Kita berharap semua dapat diselesaikan, karena adanya penyegelan ini,” ungkapnya. (Ali)

Berita Terkait

47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih
Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI
OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 
Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk
KUA-PPAS APBD 2027 OKI Disepakati, Belanja Daerah Fokus Prioritas

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:01 WIB

47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih

Selasa, 29 September 2026 - 10:21 WIB

Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 23 September 2026 - 15:41 WIB

Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 

Rabu, 23 September 2026 - 14:16 WIB

Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht

Berita Terbaru

Foto diduga Premanisme

Kota Palembang

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:05 WIB