Mendagri Dorong Penguatan Digitalisasi Adminduk

- Redaksi

Rabu, 25 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong digitalisasi layanan administrasi kependudukan (Adminduk) diperkuat. Penguatan itu terutama dari segi diigitalisasi infrastuktur meliputi bandwdith, storage hingga back-up data.

Hal ini disampaikannya saat membuka Rakornas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil 2023 bertema “Penguatan Dukcapil Untuk Pelayanan Publik Dan Suksesnya Pemilu Serentak 2024” di Hotel Novotel, Selasa (24/10/2023) malam.

“Upaya ini diperlukan untuk menghindari terjadinya kebocoran data yang bakal berdampak luas terhadap masyarakat. Di samping itu, upaya penguatan di sektor digital diharapkan bakal mempermudah implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE),” ujar Tito.

Mendagri mendorong Ditjen Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri untuk meningkatkan standar keamanan data kependudukan.

“Banyak sekali yang sudah menggunakan SPBE, di mana orang tidak perlu banyak berhubungan, dengan gadget dia bisa membuat SIM atau memperpanjang. Membuat rekening bank segala macam, Ini SPBE. Ini berarti semua lembaga negara paling tidak dengan pemerintah se-Indonesia, kabupaten/kota semua harus terkoneksi dalam satu sistem,” terangnya.

Menurutnya, pembentukan SPBE merupakan upaya menyinkronkan data pemerintah. Sebelumnya, di tiap lembaga pemerintahan memiliki inovasi digital masing-masing. Namun keberadaannya tidak terintegrasi satu sama lain yang berdampak pada kurang terpadunya data pemerintah.

Dia mengatakan, implementasi kebijakan SPBE memerlukan peran data Dukcapil. “Sistem pemerintahan berbasis elektronik, kuncinya basis data utamanya yang dipakai dalam sistem ini adalah NIK, datanya Dukcapil. Karena data yang paling lengkap yang memiliki fitur biometrik 3 Lapis, fingerprint, face recognition dan iris mata atau retina. Tidak ada tempat lain yang menggunakan sistem seperti itu,” bebernya.

Mendagri meminta Ditjen Dukcapil bersama Dinas Dukcapil di daerah untuk mengevaluasi layanan Adminduk. Kelebihannya dilanjutkan, sedangkan kekurangannya diperbaiki agar lebih Prima dan memudahkan pelayanan.

“Tolong nanti dari Dukcapil Kemendagri tidak hanya one way, tidak hanya top down informasinya, dua hari Rakornas ini agar daerah-daerah bisa menyampaikan aspirasi problem dan udulan masing-masing,” tukasnya.

Berita Terkait

Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan
Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks
Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi
Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang
Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan
Tiga Remaja Diduga Curi Kabel PJU di Palembang, Diamankan Polisi
Asap Tebal Selimuti Jalan Sudirman Palembang, Gedung Tinggi Nyaris Tak Terlihat

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:59 WIB

Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks

Jumat, 25 September 2026 - 17:57 WIB

Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel

Jumat, 25 September 2026 - 17:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi

Jumat, 25 September 2026 - 13:46 WIB

Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang

Jumat, 25 September 2026 - 11:57 WIB

Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan

Berita Terbaru

Sumsel

Hijaukan Lahan Wujudkan Ketahanan Pangan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:09 WIB