Jalan Hidupku sebagai Mahasiswa Masa Kini

- Redaksi

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Fahiratul Janah

NIM   : PO7133126097

Prodi : D3 Sanitasi

 

Jalan Hidupku sebagai Mahasiswa Masa Kini

 

Pancasila bukan sekadar lima kalimat yang dihafal saat upacara bendera di sekolah. Bagiku, Pancasila adalah cermin jati diri bangsa sekaligus pedoman hidup yang membentuk siapa diriku sebenarnya. Aku tumbuh di tengah keberagaman. Ada yang berbeda agama, berasal dari suku yang berbeda, tetapi kita tetap satu. Itulah makna sila pertama, yaitu meyakini bahwa di atas segala-galanya ada Tuhan Yang Maha Esa. Setiap tindakanku selalu diawali dengan niat baik dan keyakinan bahwa kejujuran serta ketakwaan adalah fondasi utama.

 

Sebagai manusia, aku percaya bahwa setiap orang memiliki martabat yang sama. Tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah hanya karena status atau latar belakang. Sesuai dengan sila kedua, aku berusaha untuk selalu menghargai orang lain, membantu teman yang mengalami kesulitan tanpa memandang siapa mereka, dan tidak pernah meremehkan siapa pun. Bagiku, keadilan dan kasih sayang terhadap sesama manusia harus tercermin dalam sikap sehari-hari, bukan sekadar kata-kata.

 

Indonesiaku kaya akan perbedaan, baik dalam bahasa, adat, maupun budaya. Sila ketiga mengajarkanku untuk mencintai tanah air di atas kepentingan pribadi atau golongan. Meskipun kita beragam, kita tetap satu Indonesia. Sebagai mahasiswa jurusan Kesehatan Lingkungan, aku ingin berkontribusi dalam menjaga lingkungan agar dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat, bukan hanya sebagian orang. Itulah salah satu wujud persatuan yang ingin aku terapkan.

 

Dalam berpikir dan mengambil keputusan, aku selalu berusaha mendengarkan pendapat orang lain terlebih dahulu, sesuai dengan sila keempat. Aku menyadari bahwa keputusan yang diambil bersama-sama akan lebih baik daripada keputusan yang hanya didasari oleh kehendak sendiri. Pada akhirnya, semua hal yang kulakukan harus berlandaskan prinsip keadilan sosial, tidak merugikan orang lain, serta memastikan bahwa ilmu yang kuperoleh kelak dapat berguna bagi masyarakat luas.

 

Pancasila bukanlah sesuatu yang kuno. Ia hidup dalam setiap langkahku. Menjadi mahasiswa yang taat pada nilai-nilai Pancasila, menghargai sesama, menjaga persatuan, berpikir secara bijaksana, dan berjuang demi kebaikan bersama adalah bentuk usahaku untuk mewujudkan Pancasila dalam kehidupan nyata.

Berita Terkait

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar
Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas
Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan
Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap
Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel
AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang
Polres Muba Tangkap Bandar Sekaligus Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Seberat 1.7 Kilogram Di Desa Tebing Bulan
Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:15 WIB

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang

Berita Terbaru

Empat Lawang

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:15 WIB