Investasi Semester I di Sumsel Tembus Rp26,39 Triliun, PMA Didominasi Sektor Kertas

- Redaksi

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumsel, Eko Agusrianto, selasa (26/8/2025). Foto Tia

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumsel, Eko Agusrianto, selasa (26/8/2025). Foto Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Realisasi investasi di Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) hingga pertengahan tahun 2025 tercatat mencapai Rp26,39 triliun atau menunjukkan pencapaian sebesar 62 persen dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebesar Rp42,5 triliun.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumsel, Eko Agusrianto menyebut jika dibandingkan dengan target nasional yang ditetapkan sebesar Rp78,85 triliun, capaian Sumsel baru berada di angka 33,47 persen.

“Meski begitu, tingkat kepatuhan pelaku usaha dalam melaporkan kegiatan usahanya mengalami peningkatan signifikan, dari 10.048 pelaku usaha pada 2024 menjadi 16.192 di tahun ini,” ujar Eko, Selasa (26/8/2025).

Eko mengatakan investasi Penanaman Modal Asing (PMA) paling signifikan berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dengan total nilai Rp4,61 triliun atau sekitar 55,3 persen dari total PMA.

“Investasi ini sebagian besar berasal dari proyek ekspansi pabrik OKI Pulp and Paper, termasuk pembangunan fasilitas pabrik tisu tahap II dan III,” katanya.

Sementara itu, penanaman modal dalam negeri (PMDN) tertinggi tercatat di Kota Palembang, mencapai Rp6,8 triliun atau 37,67 persen.

“Mayoritas berasal dari pembangunan Pabrik Pusri IIIB yang masih dalam tahap konstruksi,” tambahnya.

Ia merincikan untuk kategori PMA sektor industri kertas dan percetakan mendominasi dengan nilai Rp4,59 triliun.

Disusul oleh sektor ketenagalistrikan, gas, dan air (Rp1,84 miliar), industri makanan (Rp557 miliar), transportasi dan telekomunikasi (Rp352 miliar), serta industri kayu (Rp276 miliar).

Adapun PMDN paling banyak disalurkan ke sektor pertambangan (Rp4,62 triliun), industri kimia dan farmasi (Rp3,58 triliun), serta jasa lainnya (Rp2,42 triliun).

Kemudian, subsektor lainnya mencakup tanaman pangan dan peternakan (Rp2,21 miliar) serta industri makanan (Rp976 miliar).

Eko juga menyampaikan bahwa investasi yang masuk selama semester pertama tahun ini telah menciptakan lapangan kerja baru bagi 32.403 orang.

Negara-negara yang tercatat paling banyak menanamkan modalnya di Sumsel antara lain Singapura (Rp5,17 triliun), Tiongkok (Rp1,64 triliun), Malaysia (Rp567 miliar), Inggris (Rp229 miliar), dan Jepang (Rp229 miliar).

“Data tersebut diperoleh melalui pelaporan dari para pelaku usaha melalui sistem yang tersedia,” ungkap dia.

Berita Terkait

Terpergok Curi Motor AM Babak Belur Dihajar Warga 
Pelaku Pembacokan Ditangkap saat Berobat di RS Siti Fatimah
Teguran Berujung Maut, Lansia di Palembang Tewas Dibacok Tetangga
Oknum Anggota DPRD Muara Enim dan Anak Jalani Tahap II Kasus Dugaan Suap Proyek Irigasi
Kejati Sumsel Tahan Tersangka Korupsi KUR Bank Sumsel Babel di OKU Timur, 41 Saksi Sudah Diperiksa
Hampir Setahun Bergulir, Kasus Dugaan Penipuan FF Masuk Tahap Penyidikan, Kembali Diperiksa
Aliansi Mahasiswa Beri Kartu Merah ke Presiden saat Demo di DPRD Sumsel
PST dan SIRA Gelar Nazar Potong Sapi, Apresiasi KPK Ungkap Dugaan Gratifikasi Bupati Muara Enim

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:18 WIB

Terpergok Curi Motor AM Babak Belur Dihajar Warga 

Senin, 15 Juni 2026 - 20:42 WIB

Teguran Berujung Maut, Lansia di Palembang Tewas Dibacok Tetangga

Senin, 15 Juni 2026 - 20:38 WIB

Oknum Anggota DPRD Muara Enim dan Anak Jalani Tahap II Kasus Dugaan Suap Proyek Irigasi

Senin, 15 Juni 2026 - 20:37 WIB

Kejati Sumsel Tahan Tersangka Korupsi KUR Bank Sumsel Babel di OKU Timur, 41 Saksi Sudah Diperiksa

Senin, 15 Juni 2026 - 20:36 WIB

Hampir Setahun Bergulir, Kasus Dugaan Penipuan FF Masuk Tahap Penyidikan, Kembali Diperiksa

Berita Terbaru

Pelaku saat Berada di RSMH

Kota Palembang

Terpergok Curi Motor AM Babak Belur Dihajar Warga 

Selasa, 16 Jun 2026 - 11:18 WIB