Inisiasi Herman Deru Membangun Terminal Multimoda Dapat Lampu Hijau dari Menteri Perhubungan

- Redaksi

Rabu, 16 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK,Palembang – Upaya Gubernur Sumsel H Herman Deru untuk membuat terminal terpadu atau multimoda dengan memanfaatkan Terminal Tipe A Karya Jaya Kertapati Palembang yang saat ini telah ada nampaknya akan segera teralisasi.

Hal itu terungkap, saat HD menggelar rapat pembahasan terminal Karya Jaya bersama Kementerian Perhubungan melalui virtual, Rabu (16/9).

“Kita bukan ingin membuat terminal baru tapi memanfaatkan terminal yang sudah ada sehingga menjadi terpadu antara angkutan darat, sungai, dan kereta api,” kata HD.

Keberadaan terminal terpadu, lanjutnya, tentu akan menghidupkan lagi aktivitas terminal Karya Jaya yang belakangan memang sepi.

Pemprov Sumsel bersama Pemkot Palembang, disebut-sebut akan mengajukan permohonan terkait peningkatan terminal Karya Jaya menjadi terminal terpadu.

“Apalagi kereta juga sudah ada. Dengan adanya terminal terpadu, tentu aktivitas kereta mahasiswa yang kurang aktif, akan hidup kembali. Termasuk juga transportasi air dan angkutan darat seperti bus,” bebernya.

Keinginan HD untuk membuat terminal terpadu itu tercetus saat dirinya meninjau langsung kondisi terminal Karya Jaya, beberapa waktu lalu.

Dimana terminal yang berada di Jalan Lintas Palembang-Indralaya itu rencananya akan dibuat terintegrasi dengan angkutan darat, sungai maupun kereta api.

Meski saat ini tanggung jawab mengenai terminal masih dimiliki Kementerian Perhubungan, namun HD tidak mempermasalahkan hal itu. Sebab dengan adanya terminal multimoda, justru keberadaan terminal akan bisa dimanfaatkan masyarakat sebagaimana mestinya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tak mempermasalahkan jika terminal Karya Jaya dijadikan terminal terpadu.

“Untuk peningkatan dan pembangunan infrastruktur, tentu akan didukung asal manfaatnya yang akan dirasakan nantinya bisa terus menerus. Itu sesuai dengan instruksi presiden. Presiden tidak ingin setelah pembangunan infrastruktur itu menjadi terbengkalai,” tuturnya.(RIL)

Berita Terkait

Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya
Wyndham Opi Hotel Palembang Rayakan Ramadan dengan Gaya Oriental
Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds
Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid
Tertekan Kurs Dolar, PT DLU Desak Kemenhub Berikan Insentif Operasional
Harga Emas Perhiasan di Palembang Hari Ini Rp 16 Juta per Suku
Aryaduta Gencarkan Gaya Hidup Sehat Melalui Program Wellness “Tjakap Djiwa”
Revolusi Rasa Nusantara, Sarjana Kerupuk Palembang Mengubah Pempek dan Kerupuk Jadi Bisnis Online Pertama di Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:23 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:54 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Rayakan Ramadan dengan Gaya Oriental

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:22 WIB

Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:42 WIB

Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:56 WIB

Tertekan Kurs Dolar, PT DLU Desak Kemenhub Berikan Insentif Operasional

Berita Terbaru