Inilah Harta Kekayaan Bupati Muba Dodi Reza Alex

- Redaksi

Sabtu, 16 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tertangkapnya Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin oleh KPK, Jumat malam (15/10/2021), membuat masyarakat penasaran dengan harta kekayaan yang dimiliki orang nomor satu di Musi Banyuasin tersebut.

Dalam laporan LHKPN 2020 yang dihimpun Suarapublik, harta kekayaan bupati yang digadangkan untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumsel 2024 mendatang itu mencapai Rp 38,4 miliar.

Dodi juga memiliki sejumlah tanah dan bangunan yang berlokasi di Jakarta Selatan, Palembang, Bandung dan Australia dengan total Rp 31,5 miliar. Serta memiliki satu uni mobil Porsche sedan tahun 2012 senilai Rp 300 juta.

Lalu, Harta Bergerak Lain senilai Rp 600 juta, surat berharga Rp 2 miliar, kas setara las Rp 5,9 miliar dan hutang Rp 1,9 miliar. Sehingga di total angkanya menjadi Rp 38,464 miliar. Dan bila dibandingkan dengan LHKPN yang dilaporkan Dodi Reza 2019 lalu, yakni Rp 36,777 miliar.

Sementara itu, dikabarkan detik.com Dodi Reza dan lainnya, Sabtu pagi (16/10/2021) baru tiba di Jakarta. “Info baru saja mendarat ya (tersangkanya),” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Sabtu (16/10/2021).

Para tersangka nantinya akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mereka akan diperiksa di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Diberitakan sebelumnya, Jumat (15/10/2021) malam, Tim KPK berhasil mengamankan beberapa pihak dalam kegiatan tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Sumatera Selatan.

Bersama Dodi, ditangkap pula Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Musi Banyuasin.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyebut, OTT itu terkait pengadaan proyek infrastruktur.
“Kami mengamankan beberapa orang terkait pengadaan proyek infrastruktur, semua masih akan didalami keterlibatannya, tidak menutup kemungkinan akan berkembang, mohon bersabar terlebih dahulu kami masih bekerja,” tutur dia. (*)

Berita Terkait

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri
Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum
Hermison Hadir di Sidang Chromebook, SIRA-PST Pertanyakan Ketidakhadirannya di Perkara Air Lemutu

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Berita Terbaru

Pengurus dan anggota BKPRMI Sumsel foto bersama di Masjid Khairul Amal,Sabtu(03/09/2026).

Kota Palembang

Pengurus DPK BKPRMI Kalidoni Resmi Dilantik

Senin, 5 Okt 2026 - 06:18 WIB

Kota Palembang

Terbukti Abai terhadap Karhutla, Izin Usaha Terancam Dicabut

Minggu, 4 Okt 2026 - 18:53 WIB