Inflasi Tinggi, Minat Maskapai di Sumsel Turun 20 Persen

- Redaksi

Jumat, 23 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penumpang pesawat terbang di SMB II Palembang alami penurunan hingga 20 persen, adanya tingkat inflasi Sumsel yang tinggi membuat masyarakat enggan naik pesawat.
Foto: suci/FK

Penumpang pesawat terbang di SMB II Palembang alami penurunan hingga 20 persen, adanya tingkat inflasi Sumsel yang tinggi membuat masyarakat enggan naik pesawat. Foto: suci/FK

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel saat ini angka inflasi berada pada 5,15 persen. Angka persentase tersebut melebihi angka nasional yang hanya 4,94 persen.

Akibat dari kenaikan inflasi yang berdampak naiknya harga-harga barang membuat trafik pergerakan maskapai di Sumatera Selatan (Sumsel) menurun signifikan sejak Agustus 2022. Terutama untuk aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

“Pergerakan aktivitas angkutan udara terjadi penurunan sekitar 20 persen,” ungkap Manager Maskapai Sriwijaya Air SMB II Palembang Yudo, Jumat (23/9).

Menurutnya, penurunan aktivitas penerbangan di Bandara SMB II Palembang terjadi akibat angka inflasi di Sumsel yang semakin tinggi. Sehingga minat penumpang atau masyarakat menggunakan transportasi angkutan udara rendah.

“Rata-rata yang melakukan aktivitas penerbangan adalah mereka yang memang berkepentingan menggunakan maskapai. Lalu, ada kenaikan harga sejumlah sektor membuat minat masyarakat menurun untuk menggunakan moda udara,” ujarnya.

Selain karena angka inflasi yang tinggi, pengaruh turunnya minat publik menggunakan pesawat, juga turut diikuti masa penerbangan pada Agustus dan September 2022 berada pada musim low seasok atau kondisi rekreasi yang sepi pengunjung.

“Jika dibanding beberapa bulan lalu, Agustus dan September ini rata-rata pergerakan pesawat harian memang rendah,” tambahnya.

Padahal kata Yudo, pengelola maskapai di Bandara SMB II Palembang tidak menaikkan harga tiket secara besar-besaran, dan peningkatan harga disebut masih dalam batas normal.

“Mungkin penyebabnya (minat masyarakat turun) dikarenakan dampak ekonomi daerah dan mungkin anak-anak belum ada yang libur sekolah,” jelas dia.

Yudo menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir menggunakan pesawat, sebab maskapai memastikan tidak akan ada kenaikan harga tiket kembali.

“Harga sekarang masih normal belum ada kenaikan, termasuk untuk maskapai lain selain Sriwijaya Air,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160
Muhammad Suryadi Resmi Pimpin Bank Sumsel Babel, Siap Perkuat Kepercayaan dan Transformasi Digital
Muhamad Suryadi Resmi Jadi Dirut BSB, Siap Percepat Transformasi dan Ekspansi Bisnis
Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026
Honda Victory Meriahkan Perusahaan dan Instansi di Palembag
Rayakan Hari Kartini dengan “Kartini Treat” di THE 1O1 Palembang Rajawali
BRI Salurkan 25 Unit Mesin Pipil Jagung untuk Gapoktan di Sumatera Selatan
BRI Region 4 Palembang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Nasabah dan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:45 WIB

Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:16 WIB

Muhammad Suryadi Resmi Pimpin Bank Sumsel Babel, Siap Perkuat Kepercayaan dan Transformasi Digital

Senin, 8 Juni 2026 - 19:14 WIB

Muhamad Suryadi Resmi Jadi Dirut BSB, Siap Percepat Transformasi dan Ekspansi Bisnis

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:46 WIB

Honda Victory Meriahkan Perusahaan dan Instansi di Palembag

Berita Terbaru