Inflasi Sumsel Naik Jelang Idul Fitri 1446 H, Stabilitas Harga Tetap Terjaga

- Redaksi

Kamis, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Maret 2025 Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Provinsi Sumatera Selatan mencatatkan inflasi sebesar 1,53% (mtm) pada Maret 2025, setelah sebelumnya mengalami deflasi -0,41% pada Februari. Secara tahunan, inflasi Sumsel juga naik menjadi 1,77% (yoy), namun tetap berada dalam sasaran nasional sebesar 2,5±1%.

Peningkatan inflasi ini didorong oleh naiknya harga sejumlah komoditas utama, seperti tarif listrik, bawang merah, emas perhiasan, bawang putih, dan telur ayam ras. Komoditas-komoditas tersebut memberikan andil signifikan terhadap inflasi bulanan, terutama tarif listrik yang menyumbang hingga 0,96%. Hal ini dipicu oleh berakhirnya program diskon 50% untuk pelanggan rumah tangga dengan daya listrik kecil per akhir Februari 2025.

Selain itu, lonjakan harga pada bawang dan telur ayam ras mencerminkan naiknya permintaan selama bulan suci Ramadhan. Sementara itu, harga emas perhiasan melonjak seiring tren global dan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan aksesoris menjelang Lebaran.

Namun demikian, inflasi yang terjadi dinilai masih dalam batas wajar dan mencerminkan daya beli masyarakat yang tetap kuat. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Selatan berperan penting dalam menjaga stabilitas harga melalui strategi 4K: Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi yang efektif.

Berbagai langkah konkret terus dilakukan, seperti operasi pasar murah di berbagai daerah, Inspeksi pasar dan pemantauan stok pangan strategis, Subsidi biaya angkut bersama Bank Indonesia, BUMN, BUMD, dan swasta, Hingga koordinasi aktif antar instansi melalui High Level Meeting dan siaran pers.

Ke depan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan akan terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah melalui program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak se-Sumsel (GPISS) untuk menjaga inflasi tetap terkendali dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Bumi Sriwijaya.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dorong Ketahanan Pangan dan Pendidikan Masyarakat melalui Program Pemberdayaan di Kemang Agung
Aksi di Kejati Sumsel, SIRA–PST Desak Usut Aliran Dana Rp400 Juta dalam Kasus PUPR Muara Enim
Urai Macet di Jalur Betung, Dishub Sumsel Berlakukan Rekayasa Arus dan Larangan Truk Mulai 13 Maret
Atasi Keluhan Jalan Bergelombang, Tol Kayu Agung Siap Sambut Mudik 2026 dengan Diskon Tarif 30 Persen
Motor Milik Irpansyah Raib Didepan Counternya Sendiri
Saksi Sebut Minyak Milik Ibrahim, Kapal Diduga Milik Habibi dalam Sidang PMH di PN Palembang
BI Sumsel Hadirkan Layanan Penukaran Uang di Masjid Agung Palembang pada 9–12 Maret 2026
Pria di Kertapati Palembang Tewas Ditusuk, Pelaku Masih Diburu

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:12 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dorong Ketahanan Pangan dan Pendidikan Masyarakat melalui Program Pemberdayaan di Kemang Agung

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:57 WIB

Aksi di Kejati Sumsel, SIRA–PST Desak Usut Aliran Dana Rp400 Juta dalam Kasus PUPR Muara Enim

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:40 WIB

Urai Macet di Jalur Betung, Dishub Sumsel Berlakukan Rekayasa Arus dan Larangan Truk Mulai 13 Maret

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:37 WIB

Atasi Keluhan Jalan Bergelombang, Tol Kayu Agung Siap Sambut Mudik 2026 dengan Diskon Tarif 30 Persen

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:38 WIB

Saksi Sebut Minyak Milik Ibrahim, Kapal Diduga Milik Habibi dalam Sidang PMH di PN Palembang

Berita Terbaru