Harga Cabai di Palembang Turun jadi Rp30 Ribu, DKPP Sumsel Pastikan Petani Masih Untung

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Harga cabai merah keriting di sejumlah pasar tradisional Kota Palembang mengalami penurunan dari Rp40 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram akibat normalisasi permintaan pasca-libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Meskipun harga cabai turun, pemerintah daerah menegaskan kondisi ini justru menyeimbangkan daya beli masyarakat tanpa merugikan para petani di tingkat produsen.

Kepala DKPP Sumsel, Ruzuan Efendi membantah kekhawatiran mengenai harga yang dianggap anjlok, karena angka tersebut dinilai masih berada di jalur ekonomi yang sehat.

“Tidak (anjlok) kok, harga itu masih bagus. Kalau di bawah Rp15 ribu baru bisa dikatakan anjlok,” ujar Ruzuan saat dikonfirmasi, (Selasa (20/1/2026).

Penurunan harga ini merupakan imbas langsung dari berkurangnya permintaan konsumsi rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner yang sebelumnya melonjak tinggi di akhir tahun lalu.

“Permintaannya menurun secara bertahap seusai momen Nataru. Namun untuk produksi saat ini masih normal, tidak sampai terjadi penumpukan stok atau kekurangan barang,” imbuhnya.

Ia menjelaskan berdasarkan skema Harga Acuan Pembelian (HAP), posisi tawar petani saat ini masih sangat aman karena harga jual di tingkat lahan masih berada pada angka Rp22.000 hingga Rp29.600 per kilogram.

“Petani tidak bisa dikatakan rugi dengan harga saat ini, kalau dia jual di bawah Rp15 ribu barulah petani bisa dikategorikan rugi,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan yang dilakukan DKPP Sumsel, secara umum stabilitas bahan pangan pokok di Kota Palembang terpantau terkendali dengan stok yang mencukupi.

Meski harga cabai melandai, beberapa komoditas seperti daging ayam masih bertahan pada level harga yang cukup tinggi.

“Secara keseluruhan kondisi masih normal, namun untuk daging ayam memang terpantau masih dijual pedagang pada kisaran harga Rp38 ribu per kilogram,” tutupnya.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *