Hadapi Musim Kemarau, 180 Personel Polda Sumsel Gelar Pelatihan Penanganan Karhutla

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polda Sumsel, saat mengikuti pelatihan Karhutla. (Photo: Suci)

Personel Polda Sumsel, saat mengikuti pelatihan Karhutla. (Photo: Suci)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Menghadapi musim kemarau tahun 2025, Polda Sumsel menggelar pelatihan penanganan Karhutla di Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) Palembang selama tiga hari Senin 5 hingga 7 Agustus 2025.

Pelatihan Karhutla yang dilakukan personel Sumsel dan jajaran melibatkan Manggala Agni dan BPBD Sumsel ini bertujuan sebagai langkah antisipasi, mitigasi hingga penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana Karhutla.

Karoops Polda Sumsel Kombes Pol M Anis Prasetio Santoso mengatakan, pelatihan penanggulangan Karhutla tahun 2025 yang dilakukan Polda Sumsel berlangsung selama tiga hari yang melibatkan 180 personel dengan 8 orang instruktur.

“Personel yang terlibat dari Ditsamapta, Brimob, Ditpolairud, Ditreskrimsus ditambah dari personel Polres jajaran Polda Sumsel,” kata Anis, kepada wartawan, Selasa (5/8/2025).

Materi pelatihan yang diberikan lanjut Anis, melatih bagaimana rekan-rekan di kepolisian, mulai dari pengisian laporan, pelaksanaan mitigasi Karhutla, penegakan hukum terhadap pelaku pelaku pembakaran hutan dan lahan.

“Lalu ada juga materi yang akan diberikan dari Manggala Agni dan BPBD bagaimana cara dan teknik memadamkan api saat terjadi karhutla. Manggala Agni dan BPBD juga mengajarkan bagaimana sinergitas dalam pemadaman api saat terjadi karhutla,” terang Anis.

Personel Polda Sumsel dalam hal ini merupakan Satgas darat mendapatkan tugas dari gubernur bersama dengan TNI Manggala Agni dan BPBD manakala terjadi karhutla.

“Kita masih melihat situasi di lapangan karena saat ini masih kemarau basah. Kalau terpantau ada titik api maka personel yang ikut pelatihan inilah yang akan diterjunkan kelapangan langsung menghadapi api,” jelas Anis.

Masih dikatakan Anis, selain itu personel juga melakukan mitigasi serta himbauan himbauan ke masyarakat untuk tidak membakar lahan apalagi sengaja membuka lahan dengan cara dibakar.

“Sejauh ini jumlah titik api yang terpantau di Sumsel dari bulan Januari hingga Juli 2025 ada 232 titik api namun semuanya masih bisa kita kendalikan titik api yang terpantau titik api berada diluar perusahaan karena perusahaan punya SOP dalam penanganan Karhutla di lahannya,” tutur Anis. (ANA)

Berita Terkait

Aliran Rp12,4 Miliar Terungkap, KPK Dalami 13 Proyek yang Dikaitkan dengan Hermison
JPU KPK Ungkap Aliran Dana Rp13 Miliar, Mengalir ke Keluarga Abi Nurwardani hingga Edison
Pagar Alam Gaspol Benahi Layanan Publik, 5 OPD Jadi Lokus Prioritas PEKPPP 2026
Anak jadi Korban Penganiayaan, Ibu Lapor Polisi 
Cegah Meluas, Polsek Tebing Tinggi Bersama Tim Gabungan Lakukan Ground Chek dan Pemadam Karhutla
Antisipasi Kebakaran Lahan, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Mitigasi Karhutla
Wujudkan Pelayanan Prima, Polsek Buay Madang Timur Gelar Kurve Serentak
Kualitas Udara Tidak Sehat , Bupati HM Toha Tohet Instruksikan PJJ untuk Siswa se-Muba

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 21:06 WIB

Aliran Rp12,4 Miliar Terungkap, KPK Dalami 13 Proyek yang Dikaitkan dengan Hermison

Selasa, 15 September 2026 - 21:03 WIB

JPU KPK Ungkap Aliran Dana Rp13 Miliar, Mengalir ke Keluarga Abi Nurwardani hingga Edison

Selasa, 15 September 2026 - 21:00 WIB

Pagar Alam Gaspol Benahi Layanan Publik, 5 OPD Jadi Lokus Prioritas PEKPPP 2026

Selasa, 15 September 2026 - 20:58 WIB

Anak jadi Korban Penganiayaan, Ibu Lapor Polisi 

Selasa, 15 September 2026 - 20:53 WIB

Cegah Meluas, Polsek Tebing Tinggi Bersama Tim Gabungan Lakukan Ground Chek dan Pemadam Karhutla

Berita Terbaru

Anak jadi Korban Penganiayaan, Ibu Lapor Polisi itu

Kota Palembang

Anak jadi Korban Penganiayaan, Ibu Lapor Polisi 

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:58 WIB