Gegara Bersenggolan, Pengunjung GD Dikeroyok dan Ditembak

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Peristiwa penganiayaan dan pengeroyokan kembali terjadi di depan Gold Dragon di Jalan R Sukamto, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) III Palembang. Kali ini, ada dua korban yang melapor ke Polrestabes Palembang, Rabu (4/2/2026).

Korban pertama yakni Pedrosa Dinata (17), warga Babat Toman, Musi Banyuasin. Kepada petugas SPKT, korban menuturkan, sudah menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan yang terjadi pada Jum’at (30/1/2026), sekitar pukul 03.00 WIB.

Berawal, saat korban baru keluar dari gedung Gold Dragon, tiba-tiba dipanggil salah satu teman terlapor (berjumlah tiga orang – lidik), lantaran sebelumnya terjadi senggolan di dalam.

“Awalnya senggolan di dalam, lalu ketika saya keluar, dipanggil salah satu terlapor,” ungkapnya.

Ketika korban mendekati, salah satu terlapor langsung memukul korban dari belakang dan dua Terlapor lain juga ikut memukul.

“Saya mendekat. Saya kira hendak menyelesaikan masalah, tahu-tahunya saya diserang dan dikeroyok tiga terlapor,” ucapnya.

Panik dan takut, saat itu korban tidak melakukan perlawanan. Setelah dipukuli, salah satu pelaku mengeluarkan Air Softgun langsung menembak korban dibagian dada.

“Saya ditembak dengan air softgun oleh salah satu terlapor dibagian dada,” ungkapnya.

Beruntung, peristiwa ini diketahui pengujung lain. Alhasil langsung dilerai. Akibat peristiwa ini, korban mengalami pecah hidung, lebam di bagian kening, dan luka lecet dibagian dada karena ditembak mengunakan Air Softgun.

“Saya tak terima. Oleh itulah saya melapor, berharap pelaku ditangkap,” harapnya.

Di tempat yang sama, M. Nabil Alhafis (21) yang juga menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan, turut melaporkan peristiwa ini ke Polrestabes Palembang, Rabu (4/2/2026). Dia berharap atas laporannya pelaku ditangkap. (ANA)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *