Dugaan Pelecehan Seksual Oleh Salah Satu Kadis, Ini Kata PJ Bupati Muba Sandi Fahlevi

- Redaksi

Selasa, 21 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Dugaan adanya kejadian pelecehan seksual yang terjadi pada kamis (16/5) lalu membuat Pj Bupati Muba H Sandi Fahlevi angkat bicara terkait persaoalan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu instansi Pemkab Muba yang dilaporkan ke Polres Muba.

Dirinya baru mengetahui hal tersebut melalui media beberapa hari yang lalu.

“Setelah itu saya baru mendapatkan laporan dari inspektorat serta yang bersangkutan juga sudah melaporkan langsung secera resmi kepada saya,” ungkap Sandi, Selasa (21/5).

Menyikapi itu, Senin 20 Mei 2024, dirinya langsung memerintahkan inspektorat untuk memeriksa yang bersangkutan secara internal.

“Karena dia aktif (ASN), maka kita akan ambil kebijakan setelah menerima laporan dari inspektorat seusai pemeriksaan nanti,” ungkap dia.

Disinggung masalah tindakan hukum, Pj Bupati Sandi mengungkapkan, dirinya tetap menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

“Untuk hukum sendiri kita serahkan kepada pihak kepolisian, dan kita akan ambil tindakan setelah proses penyelidikan selesai,” ujarnya.

Namun, Sandi juga berharap dalam kasus ini asas praduga tak bersalah tetaplah diutamakan.

“Beberapa saat nanti mungkin saya akan mengunjungi dinas terkait, dan saya akan ajak seluruh stafnya rapat terkait kegiatan di dalam dinas tersebut seperti apa,” tandas dia.

Sebelumnya, Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu instansi Pemkab Muba dilaporkan ke Polres Muba, Kamis (16/5/2024).

Laporan tersebut, diduga oknum ASN berinisial IZ melakukan pelecehan seksual terhadap staf bawahannya yang membuat korban trauma dan menyulut emosi pihak keluarga yang tertuang bukti nomor laporan : STPL/162/V/2024/SPKT/POLRES MUSI BANYUASIN/POLDA SUMATERA SELATAN pada tanggal 16 Mei 2024.

“Ya, benar Kamis kemarin korban didampingi pihak keluarga telah memberikan laporan dan saat ini tengah kami lakukan penyelidikan,” ungkap Kasat Reskrim AKP Bondan Try Hoetomo STK SIK MH melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Muba, IPDA Zulpikri SH, Jumat (17/5/2024).

Ia menceritakan, korban mendapatkan perlakuan tidak pantas tersebut saat jam kerja. “Saat itu korban mengaku dilecehkan di ruang kerja pelaku (oknum ASN),” ungkap dia.

Berita Terkait

Selama libur Sekolah, SPPG di Muba Stop Beroperasi.
Sinergi Pasca-RDP Komisi IV DPRD Muba: Kadisnakertrans Imbau Seluruh Perusahaan Optimalkan Tenaga Kerja Lokal Melalui SIAPkerja dan Patuhi Regulasi Berlapis
Jadi Pelopor di Sumsel, Disnakertrans Muba Raih Penghargaan Program Perlindungan Pekerja Rentan
Pemkab dan HRD Muba Jadi Pelopor Gerakan Perlindungan Pekerja Rentan dan Pekerja Perempuan Rentan 
Ledakan Fasilitas Gas Alam di Babat Supat, Lima Pekerja Terluka Saat Uji Tekanan
Genset Menara Telekomunikasi Digondol, Tiga Pelaku Diburu hingga Lubuk Linggau dan Ditangkap
Bupati Toha Tegaskan Prioritas Tenaga Kerja Lokal, Disnakertrans Muba Buka 22 Lowongan Bersama PT AMS
Asyik Bermain Air di Sungai Musi, Bocah 11 Tahun Dilaporkan Hilang Terseret Arus
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Selama libur Sekolah, SPPG di Muba Stop Beroperasi.

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:13 WIB

Sinergi Pasca-RDP Komisi IV DPRD Muba: Kadisnakertrans Imbau Seluruh Perusahaan Optimalkan Tenaga Kerja Lokal Melalui SIAPkerja dan Patuhi Regulasi Berlapis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:15 WIB

Jadi Pelopor di Sumsel, Disnakertrans Muba Raih Penghargaan Program Perlindungan Pekerja Rentan

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:12 WIB

Pemkab dan HRD Muba Jadi Pelopor Gerakan Perlindungan Pekerja Rentan dan Pekerja Perempuan Rentan 

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:07 WIB

Ledakan Fasilitas Gas Alam di Babat Supat, Lima Pekerja Terluka Saat Uji Tekanan

Berita Terbaru