Dianiaya, Sopir Angkot Lapor Polisi

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Malang dialami seroang sopir Angkutan Kota (Angkot) jurusan Kertapati-Ampera ini. Ia yakni Komarudin (60). Dirinya sudah menjadi korban penganiayaan. Tak terima dengan peristiwa yang dialaminya membuat ia pun melapor ke Polrestabes Palembang, Rabu (17/9/2025).

Dihadapan petugas, Komarudin yang tercatat sebagai warga jalan Wahid Hasyim Lorong Oxindo Kelurahan 1 Ulu Kecamatan SU I, Palembang ini menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (14/9/2026), sekitar pukul 07.15 WIB, di depan jalan Kimergon tepatnya didepan Lorong Purba.

Berawal, saat korban sedang membawa angkot, pada saat itu korban mendadak mengerem mendadak, karena didepannya ada kendaraan berhenti secara mendadak. Sedangkan kendaraan angkot 105 yang ditumpangi oleh Terlapor (Lidik) juga ikut berhenti mendadak.

“Awalnya saya berhenti mendadak pak. Karena ada kendaraan didepan saat berhenti mendadak. Hal inilah membuat angkot ditumpangi Terlapor juga berhenti mendadak,” katanya.

Tiba-tiba, terlapor ini langsung turun dari mobil angkot yang ditumpanginya. “Terlapor ini turun pak. Tidak ada masalah langsung memukul saya sebanyak 1 kali dibagian hidung. Saya tanya apa masalahnya, lalu saya tanya apa salah saya,” katanya.

Namun, terlapor langsung mendekati korban dengan membawa sebilah pisau, karena panik korban pun mengambil besi yang ada di dalam mobilnya.

“Terlapor mendekati saya pak dengan bawa pisau, lalu saya ambil sebatang besi di dalam mobil,” ungkapnya, sambil mengatakan untuk jaga diri.

Sama-sama panik, terlapor pun saat itu langsung kabur. Akibat korban mengalami luka lebam di bagian hidung dan mengeluarkan darah. “Saya berharap atas laporan saya. Terlapor ini ditangkap,” katanya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Erwinsyah membenarkan adanya laporan korban terkait Penganiayaan. “Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas satreskrim unit Pidum, untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” tuturnya. (ANA)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *