Deskripsi Diri Saya Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila

- Redaksi

Jumat, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama: Maharini Ramanda

NIM   : PO7120426065

Prodi : STR Keperawatan Internasional

 

Deskripsi Diri Saya Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila

 

Pancasila bagi saya bukan hanya dasar negara yang dipelajari di bangku pendidikan, tetapi juga menjadi pedoman dalam membentuk sikap dan karakter dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai mahasiswa, saya masih terus belajar untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa, bertanggung jawab, dan mampu menghargai orang lain. Nilai-nilai Pancasila dapat saya terapkan melalui kebiasaan kecil, baik ketika berada di rumah, lingkungan kampus, maupun saat berinteraksi dengan masyarakat.

 

Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Saya berusaha menerapkan sila pertama dengan tetap menjalankan ibadah dan mengingat bahwa setiap kegiatan yang saya lakukan harus memiliki tujuan yang baik. Ketika sedang menghadapi kesibukan sebagai mahasiswa, saya berusaha tetap menyempatkan diri untuk beribadah. Saya juga menghargai orang lain dalam menjalankan ibadah dan keyakinannya. Menurut saya, keimanan tidak hanya terlihat dari ibadah, tetapi juga dari bagaimana seseorang menjaga sikap dan perbuatannya terhadap sesama.

 

Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Dalam kehidupan sehari-hari, saya berusaha menjadi orang yang dapat menghargai perasaan dan keadaan orang lain. Saya mencoba untuk tidak mudah menghakimi seseorang hanya berdasarkan apa yang saya lihat. Ketika ada teman yang membutuhkan bantuan, saya berusaha membantu sesuai dengan kemampuan saya. Saya juga belajar untuk menjaga perkataan karena terkadang perkataan yang dianggap sederhana dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman atau tersinggung. Bagi saya, memperlakukan orang lain dengan sopan dan penuh rasa hormat merupakan salah satu bentuk penerapan nilai kemanusiaan.

 

Sila ketiga, Persatuan Indonesia. Saya menyadari bahwa setiap orang memiliki perbedaan, mulai dari sifat, cara berpikir, kebiasaan, hingga latar belakang. Perbedaan tersebut seharusnya tidak menjadi penghalang untuk berteman dan bekerja sama. Di lingkungan perkuliahan, saya berusaha membangun hubungan yang baik dengan teman dan menjaga kekompakan ketika melakukan kegiatan bersama. Jika terdapat perbedaan pendapat, saya berusaha tidak menjadikannya sebagai alasan untuk bermusuhan. Menurut saya, persatuan dapat terwujud apabila setiap orang mau belajar menerima dan menghargai perbedaan.

 

Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Saya menerapkan sila keempat dengan belajar menghargai pendapat orang lain. Dalam kegiatan bersama atau mengerjakan tugas kelompok, saya tidak ingin keputusan hanya ditentukan oleh satu orang. Saya berusaha mendengarkan pendapat teman dan ikut menyampaikan pemikiran saya dengan cara yang baik. Apabila muncul perbedaan pendapat, saya lebih memilih membicarakannya bersama untuk menemukan jalan keluar yang paling sesuai. Dengan demikian, setiap anggota dapat merasa dihargai dan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi.

 

Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Dalam menerapkan sila kelima, saya berusaha menjalankan kewajiban dengan sebaik mungkin dan tidak merugikan orang lain. Dalam tugas kelompok, saya berusaha menyelesaikan bagian yang sudah menjadi tanggung jawab saya sehingga pekerjaan tidak hanya dibebankan kepada teman. Saya juga berusaha bersikap adil dalam berteman dan tidak memperlakukan seseorang secara berbeda hanya karena tingkat kedekatan. Menurut saya, keadilan juga berarti mampu menghargai hak orang lain sekaligus memahami kewajiban diri sendiri.

 

Bagi saya, menerapkan Pancasila merupakan proses yang harus dilakukan secara terus-menerus. Saya masih memiliki banyak hal yang perlu diperbaiki dalam diri, tetapi saya ingin menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai salah satu pedoman untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Saya percaya bahwa perubahan tidak selalu dimulai dari tindakan besar. Bersikap sopan, menghargai perbedaan, membantu orang lain, mau mendengarkan, dan bertanggung jawab terhadap kewajiban merupakan langkah sederhana yang dapat saya lakukan. Sebagai mahasiswa, saya berharap dapat terus mengembangkan diri dan menerapkan nilai Pancasila bukan hanya untuk memenuhi tugas, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan saya sehari-hari.

Berita Terkait

Wujudkan Lingkungan Sehat, IPTU Swisspo Pimpin Personil Polsek BMT Bersihkan Area Rumdin
Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya sebagai Mahasiswa
Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor
Deskripsi Diri Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya
Pancasila dalam Kehidupan Mahasiswa
Pengalaman nilai-nilai pancasila dalam kehidupan Sehari-hari

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:28 WIB

Wujudkan Lingkungan Sehat, IPTU Swisspo Pimpin Personil Polsek BMT Bersihkan Area Rumdin

Jumat, 4 September 2026 - 21:23 WIB

Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 20:33 WIB

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya sebagai Mahasiswa

Jumat, 4 September 2026 - 20:25 WIB

Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor

Jumat, 4 September 2026 - 20:08 WIB

Deskripsi Diri Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur (BMT) Iptu Swisspo, berfoto bersama tokoh agama dan warga usai melaksanakan kegiatan Safari Jumat di Masjid AL-Amiin, Desa Tambak Boyo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur.

OKU Timur

Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:23 WIB

Sumsel

Deskripsi Diri Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:08 WIB