Dapat Misi Tugas usai Diundang Gabung Grup di Telegram, Uang Puluhan Juta Malah Raib

- Redaksi

Rabu, 8 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pelaku penipuan kembali beraksi. Kali ini korban yakni Novi wulan Cahyani (23), warga Dusun ll, Kelurahan Sidorahayu, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Banyuasin, Sumsel.

Tidak terima jadi korban penipuan korban pun melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Palembang, Rabu (8/5/2024). Kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), korban menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/5/2024),  sekitar pukul 17.05 WIB.

“Kejadian ini terjadi saat saat sedang berada di jalan Rawa Jaya Lorong Bersama kecamatan Kemuning Palembang,” katanya.

Berawal saat korban dimasukan oleh pelaku di dalam aplikasi Telegram. Kemudian korban ditawarkan pekerjaan sampingan dengan menyelesaikan misi. Setelah misi tersebut selesai maka korban akan mendapatkan komisi keuntungan beserta modal akan di kembalikan.

“Jadi pelaku ini mengundang saya masuk grup Telegram. Lalu berikan pekerjaan oleh pelaku (kerja samping), untuk menyelesaikan misi dan mendapatkan imbalan,” ungkapnya, kepada petugas.

Lanjutnya, lalu saat itu dirinya membeli misi tersebut. Sebanyak 5 kali kemudian misi itu diselesaikan. Pada saat korban ingin mengambil keuntungan beserta modal pembelian misi di aplikasi yang telah diberikan pelaku, uang tersebut tidak dapat diambil. Kemudian korban pun baru menyadari telah tertipu.

“Jadi saya ini beli misi pak sebanyak 5 kali. Namun saat itu saya Tranfer secara bertahap ke pelaku hingga akhirnya saya baru sadar sudah tertipu oleh pelaku,” katanya.

Akibat kejadian ini, korban pun harus kehilangan uangnya dengan total Rp 30,1 juta. “Orang saya tidak tahu pak. Karena saya komunikasi lewat telegram. Sering kirim uang ia pun mengirim link. Tetapi kita saya mau ambil pelaku pun tidak mengirimkan ke rekening saya,” katanya.

Novi berharap atas laporannya pelaku dapat ditangkap. “Saya berharap pelaku ditangkap pak, dan uang saya bisa kembali,” katanya.

Sementara laporan korban sudah diterima petugas piket pengaduan, dan akan ditindaklanjuti oleh petugas Sat Reskrim Unit Pidana khusus (Pidsus) Polrestabes Palembang. (ANA)

Berita Terkait

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Nekat Akhiri Hidupnya, Fikri Sempat Kirim Pesan Kepada Keluarga
Polisi Bekuk Pemuda 21 Tahun, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan Anak di OKU
Motornya Digelapkan Teman Sendiri Arief Lapor Polisi
Maling 17 Aki Mobil Golf, Tiga Pelaku Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang
Kaca Mobil Dipecah  Uang Rp 4,8 Juta dan HP Raib
Viral di Media Sosial, Polda Sumsel Tangkap Pelaku Kekerasan Terhadap Anak
Dianiaya dan Kaca Mobil Dipecah Hengki Laporan ke Polisi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Senin, 21 September 2026 - 15:23 WIB

Polisi Bekuk Pemuda 21 Tahun, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan Anak di OKU

Senin, 21 September 2026 - 12:06 WIB

Motornya Digelapkan Teman Sendiri Arief Lapor Polisi

Senin, 21 September 2026 - 12:03 WIB

Maling 17 Aki Mobil Golf, Tiga Pelaku Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang

Sabtu, 19 September 2026 - 18:10 WIB

Kaca Mobil Dipecah  Uang Rp 4,8 Juta dan HP Raib

Berita Terbaru

Foto korban saat di TKP

Kriminal

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Senin, 21 Sep 2026 - 18:06 WIB