Category: Ogan Komering Ilir

  • Pemuda Batak Bersatu Dukung Pasangan JADI pada Pilkada OKI

    Pemuda Batak Bersatu Dukung Pasangan JADI pada Pilkada OKI

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemuda Batak Bersatu (PBB) Sumatera Selatan resmi menyatakan dukungan kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), HM Dja’far Shodiq dan Abdiyanto Fikri (JADI), dalam Pilkada OKI yang akan digelar pada 27 November 2024.

    Dukungan ini disampaikan setelah pertemuan antara pengurus DPD PBB Sumsel dan DPC PBB OKI  bersama pasangan JADI di Kayuagung, Senin (14/10/2024).

    Ketua DPD PBB Sumsel, Apriadi Sinaga, menyebut pasangan Shodiq-Abdiyanto sebagai sosok ideal untuk memimpin OKI.

    “Pasangan ini didukung oleh PKB dan PDI Perjuangan bersama partai lainnya, perpaduan antara nasionalis dan religius. Mereka adalah pemimpin yang bisa menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah keberagaman,” ujarnya.

    Apriadi menambahkan bahwa Shodiq dan Abdiyanto memiliki pengalaman yang mumpuni, baik di eksekutif maupun legislatif.

    “Pak Shodiq memulai kariernya sebagai kepala desa, dan Pak Abdiyanto berkiprah di PDI Perjuangan dari tingkat bawah. Mereka memahami persoalan masyarakat OKI, serta memiliki semangat egaliter dan toleransi yang tinggi,” tambahnya.

    Apriadi juga mengajak seluruh anggota Pemuda Batak Bersatu, baik yang beragama Kristiani, Muslim, maupun Katolik, untuk mendukung pasangan JADI.

    “Mereka adalah penjaga Pancasila yang mampu mengayomi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang,” katanya.

    Ia berharap, jika terpilih pasangan ini bisa memperhatikan kebutuhan masyarakat Batak di OKI, seperti penyediaan lahan pemakaman dan fasilitas ibadah.

    “Kami berharap mereka bisa memperjuangkan harapan kami, termasuk ruang untuk beribadah dan keberagaman sesuai semangat Pancasila,” ujar Apriadi.

    Apriadi pun menutup dengan mengimbau seluruh anggota PBB di wilayah OKI, termasuk yang berada di posisi strategis di berbagai perusahaan besar di Pantai Timur, untuk turut menyebarkan dukungan kepada pasangan JADI.

    “Mari bersama-sama memenangkan pasangan ini agar OKI dipimpin oleh sosok yang mampu membawa perubahan dan persatuan,” jelasnya.

    Menanggapi dukungan tersebut, HM Dja’far Shodiq mengucapkan terima kasih kepada Pemuda Batak Bersatu yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dan Abdiyanto.

    “Dukungan ini sangat berarti bagi kami. Kami berkomitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan di OKI, serta berjuang bersama-sama untuk membangun daerah ini dengan semangat gotong royong,” ujar Shodiq.

    Abdiyanto menambahkan, pihaknya menyadari bahwa OKI merupakan miniatur Indonesia dengan berbagai suku, agama, dan budaya.

    “Oleh karena itu, kami siap menjadi pemimpin yang mengayomi semua lapisan masyarakat, tanpa membedakan latar belakang. Dukungan dari Pemuda Batak Bersatu semakin menguatkan tekad kami untuk mewujudkan OKI yang adil, sejahtera, dan inklusif,” katanya.

    Shodiq dan Abdiyanto juga berjanji akan memperjuangkan kepentingan semua golongan di OKI, termasuk pemuda-pemudi Batak.

    “Kami akan memperhatikan aspirasi yang disampaikan, termasuk kebutuhan fasilitas ibadah dan pemakaman, serta memastikan setiap warga dapat merasakan keadilan dan kesejahteraan,” tegas Shodiq. (ANA)

  • Dituduh Lakukan Politik Uang Dalam Kampanye, Tim Hukum JADI: Perkara yang Dipaksakan

    Dituduh Lakukan Politik Uang Dalam Kampanye, Tim Hukum JADI: Perkara yang Dipaksakan

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Ketua Tim Pemenangan pasangan calon Haji Muhammad Jakfar Shodiq-Abdiyanto Fikri SH, MH (JADI), Juni Alpansuri, melalui Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Sepriadi Pirasad SH, MH, menegaskan bahwa kegiatan yang digelar di Desa Gading Raja, Kecamatan Pedamaran Timur, pada Jumat (11/10/2024), merupakan konsolidasi internal.

    Dikatakan dia. kegiatan tersebut adalah pengukuhan tim pemenangan dan relawan JADI, bukan kegiatan kampanye sebagaimana diutarakan Ketua Tim Badan Advokasi Hukum Paslon Nomor Urut 02, Muchendi – Supriyanto, Mualimin Pardi Dahlan SH CACP dan rekan dari Kantor Pengacara MPD Law firm, di berbagai media.

    “Menuduh paslon JADI melakukan politik uang di tengah kegiatan konsolidasi internal tim sendiri merupakan tuduhan yang dipaksakan,” ujarnya.

    Sepriadi menekankan, bahwa kegiatan ini berbeda dengan kampanye yang bersifat terbuka untuk umum. “Ini adalah konsolidasi internal, tertutup untuk tim dan relawan. Tidak ada ajakan memilih atau penyampaian program ke publik. Atas tuduhan bahwa ini adalah kegiatan kampanye tentunya tidak berdasar sama sekali,” tegasnya.

    Dikatakan Sepriadi, setiap kegiatan paslon JADI ditayangkan secara langsung di media sosial yang di kelola Media Centre. Dari awal prinsip transparansi yang di inginkan Paslon JADI. Dengan demikian masyarakat dapat langsung menyaksikan. Bahkan dapat dijadikan bahan gorengan.

    “Silahkan saksikan sendiri, dimana dalam tayangan tersebut berulangkali beberapa pihak menyebutkan status kegiatan adalah kegiatan pengukuhan. Menurut logika, kalau kami berbuat curang, tentu tidak ada siaran langsung,” bebernya.

    Sepriadi juga menyayangkan beberapa media mainstream yang terjebak dalam pemberitaan yang tidak akurat. Kami punya video kegiatan dari awal paslon JADI turun mobil hingga kegiatan tersebut selesai. Mungkin bisa kami kirimkan untuk mengetahui secara pasti kejadian sesungguhnya.

    “Media berkelas seharusnya lebih jeli dan tidak mudah terjebak dalam kepentingan politik tertentu,” tambahnya.

    Terkait pemberian hadiah berupa uang, Sepriadi menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi secara spontan. Shodiq memberikan apresiasi kepada petani lansia di Pedamaran Timur yang mampu menghafal Pancasila dengan fasih, bukan dalam konteks kampanye.

    Prinsip mendasar menurut Sepriadi, perbedaan antara pemberian hadiah seperti doorprize  dengan politik uang cukup mencolok. Dirinya menyebut hadiah merupakan penghargaan atas keberhasilan menuntaskan tantangan atau pertanyaan, sedangkan politik uang lebih kepada upaya transaksional berupa membeli suara dari pemilik suara yang sah.

    “Dengan kapasitas relawan seperti ibu yang dalam video, tentunya tidak perlu dibayar. Tenaga dan pikirannya pun ikhlas mereka berikan demi mendukung paslon JADI. Lebih dari itu, ini hanya sekadar gimmick penghargaan. Kalau pihak MURI bisa memberikan hadiah besar seperti rumah dan umroh dalam acara Senam Sehat, mengapa hadiah sederhana untuk petani lansia dipermasalahkan?,” ungkapnya.

    Lebih jauh, Sepriadi menyoroti bahwa tim hukum seharusnya bisa membedakan antara kampanye dan konsolidasi internal,

    “Bukti video kegiatan ini seharusnya cukup jelas. Kami tidak melanggar aturan, bahkan kegiatan ini dihadiri oleh ratusan orang, jauh dari skala kampanye. Jika kami kampanye, jumlah hadirin tentu akan jauh lebih besar,” ujarnya.

    Sepriadi juga menuding bahwa upaya ini bisa jadi hanya untuk menunjukkan kerja tanpa landasan hukum yang kuat. “JADI sangat patuh hukum, sementara ada yang mungkin ingin terlihat bekerja dengan memaksakan perkara yang seharusnya jelas terang benderang menjadi perdebatan yang tidak mesti terjadi,” terangnya. (ANA)

  • Warga OKI Kini Lebih Mudah, Alami Kedaruratan, Bisa Hubungi OKI Siaga 112

    Warga OKI Kini Lebih Mudah, Alami Kedaruratan, Bisa Hubungi OKI Siaga 112

    SUARAPUBLIK.ID, OKI—Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OK) kini bisa mengakses layanan panggilan darurat yang disiapkan pemerintah. Jika membutuhkan penanganan darurat, bisa menghubungi nomor 112.

    Layanan panggilan darurat itu baru saja diluncurkan Pemkab OKI pada Sabtu (12/102024), tepat sehari setelah Kabupaten OKI berusia 79 tahun.

    “Hari ini kita launching panggilan 112 darurat untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat OKI,” kata Pj. Sekda OKI, M. Refly.

    Refly mengatakan di dalam layanan itu, tersedia panggilan kedaruratan untuk keadaan mendesak seperti bantuan penanganan kebakaran, banjir, hingga layanan perempuan dan anak.

    “Insyaallah beroperasi 24 jam. Melayani saat terjadi kedaruratan yang benar-benar panik seperti kebakaran, banjir, sampai layanan perempuan dan anak,” kata Refly.

    Tahap awal OKI Siaga 112 melingkupi layanan darurat kebakaran oleh Sat Pol PP dan Damkar, layanan Dinas Kesehatan, Lingkungan hidup (persampahan), Kebencanaan BPBD, ketertiban lalu lintas, Dinas Perhubungan, layanan Dinas Sosial, Kedaruratan Narkoba (BNN), hingga layanan perempuan dan anak melalui Dinas PPPA.

    Selain panggilan kedaruratan, kata Refly, layanan ini bisa diperluas ke pelayanan administrasi kependudukan, perizinan, bidang usaha, serta perizinan lainnya yang dibutuhkan masyarakat.

    “Jadi ini single sign on pelayanan, kami siapkan dalam satu portal. Masyarakat bisa memasuki satu portal yang terintegrasi dalam satu aplikasi,” ujar Refly.

    Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) OKI, Adi Yanto mengatakan OKI Siaga 112 tidak menutupi atau menghentikan layanan lainnya seperti layanan darurat medis 119, kebakaran 113, dan call center yang sudah ada lainnya.

    “Fungsinya mengintegrasikan semua layanan yang ada, sehingga masyarakat cukup hubungi satu nomor dan gratis,” kata Adi.

    Setelah diluncurkan, kata Adi, layanan 112 itu akan melalui proses penyesuaian terlebih dahulu. Sembari akan dilakukan sosialisasi bagi masyarakat sebagai penggunanya.

    “112 setelah launching ada proses penyesuaian dulu. Kita ingatkan juga untuk masyarakat, gunakan layanan ini dengan baik. Jangan iseng, jangan modus, jangan hoax. Intinya gunakan dengan baik sesuai kebutuhan mendesak,” ucap Hendra.

    Pengampuh layanan OKI Siaga 112, Kepala Bidang E-Goverment Diskominfo OKI, Muttaqin Syarif menjelaskan saat masyarakat menghubungi 112, call taker akan meminta detail informasi seperti nama pelapor, lokasi, apakah ada korban, jalur akses ke lokasi.

    “Agar memudahkan penanganan keadaan darurat Call taker akan menyalurkan laporan ke OPD/ pihak terkait, pihak terkait akan menerjunkan petugas lapangan untuk penanganan di lokasi.” Terang dia.

    Petugas lapangan di lokasi tambahnya dapat dipantau melalui dashboard berbasis peta, dan melaporkan penanganan sampai selesai.

     

    Proses peluncuran layanan darurat 112 itu ditandai dengan uji coba tes panggilan oleh Pj. Sekda OKI yang berhasil terhubung ke petugas layanan di Kantor Diskominfo OKI

    Peluncuran ini juga dihadiri oleh perwakilan Direktorat Pengembangan Pitalebar, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, serta penyedia layanan 112 PT Jasnita.

  • Bawaslu OKI Rekomendasikan Pelanggaran Netralitas Oknum Lurah Jua-jua ke BKN Palembang

    Bawaslu OKI Rekomendasikan Pelanggaran Netralitas Oknum Lurah Jua-jua ke BKN Palembang

    SUARAPUBLIK.ID,OKI — Setelah melalui serangkaian kajian mendalam, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) merekomendasikan dugaan pelanggaran netralitas Lurah Jua-jua, Abdullah, dilanjutkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VII Palembang. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang diajukan oleh Tim Hukum dan Advokasi pasangan calon JADI (Dja’far Shodiq-Abdi Yanto SH MH) pada Selasa, 8 Oktober 2024.

    Ketua Bawaslu OKI, Romi Maradona, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian kajian terkait dugaan pelanggaran netralitas Abdullah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurut Romi, hasil kajian yang tertuang dalam Laporan Nomor: 005/LP/PB/Kab/06.12/X/2024 ini menguatkan indikasi pelanggaran, sehingga Bawaslu menerbitkan rekomendasi untuk melanjutkan proses hukum ke BKN Regional VII Palembang.

    “Pelanggaran netralitas ASN dalam pilkada ini akan ditindaklanjuti oleh BKN, sesuai dengan aturan yang berlaku bagi ASN dalam konteks pilkada,” jelas Romi, Sabtu (12/10/2024).

    Romi menyesalkan keterlibatan ASN dalam pusaran politik praktis Pilkada OKI. Menurutnya, pelanggaran terberat berkemungkinan berujung pada sanksi pidana pemilu. Ia juga mengatakan bahwa Bawaslu OKI akan bertindak tegas dalam menangani setiap pelanggaran pilkada, terutama yang melibatkan ASN.

    “Kami mengimbau agar ASN dan pihak terkait lainnya menahan diri dan tidak terlibat dalam politik praktis. Sejauh ini, beberapa pengaduan terkait netralitas ASN yang masuk ke Bawaslu OKI, baik dari kalangan pegawai negeri, kepala desa, maupun tenaga kesehatan. Kami pastikan diproses secara serius,” tegas Romi.

    Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan JADI, Juni Alpansuri, melalui Ketua Tim Hukum dan Advokasi JADI, Sepriadi Pirasad SH MH, mengapresiasi respons cepat Bawaslu OKI dalam menindaklanjuti laporan pelanggaran netralitas ASN. Ia berharap ketegasan yang ditunjukkan Bawaslu OKI juga diterapkan oleh BKN Regional VII Palembang.

    “Pelanggaran netralitas ASN tidak hanya mencederai semangat demokrasi, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap kualitas hasil pilkada. ASN harus netral dan tidak berpihak pada kepentingan politik manapun,” tegas Sepriadi.

    Ia menambahkan, Badan Kepegawaian Negara harus menjatuhkan sanksi yang tegas kepada aparatur yang terbukti melanggar netralitas, baik berupa sanksi administratif maupun hukuman yang lebih berat. “Netralitas ASN adalah fondasi keadilan dalam demokrasi. Jika fondasi ini goyah, kepercayaan masyarakat terhadap hasil pilkada menciptakan keraguan,” ujar Sepriadi.

    Seperti yang diberitakan sebelumnya, tersebar foto yang memperlihatkan 15 wanita dan dua pria berpose di depan baliho pasangan calon Muchendi-Suprianto (MURI), yang diduga sebagai bentuk keberpihakan ASN terhadap salah satu paslon Pilkada OKI. Salah satu ASN dalam foto tersebut adalah Lurah Abdullah, yang diduga melanggar aturan netralitas ASN.

    Ini bukan pertama kalinya ASN di OKI terlibat dalam pelanggaran netralitas. Sebelumnya, seorang ASN berinisial RD juga terbukti melanggar netralitas dan telah diproses oleh BKN Regional VII Sumsel pada 10 September 2024. Namun demikian, pelanggaran netralitas justru berkembang secara masif. Bahkan kurang dari sepekan, sedikitnya 4 kasus telah dilaporkan Tim Hukum dan Advokasi JADI ke Bawaslu OKI.

  • Tim Hukum dan Advokasi JADI Laporkan 4 Kasus Pelanggaran Netralitas ASN

    Tim Hukum dan Advokasi JADI Laporkan 4 Kasus Pelanggaran Netralitas ASN

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Tim Hukum dan Advokasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati HM Dja’far Shodiq – Abdi Yanto SH, MH (JADI), kembali mendatangi Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Ogan Komering Ilir (OKI), untuk melaporkan dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara, Jum’at (11/10/2024).

    Tim Hukum dan Advokasi JADI Sepriadi Pirasad, SH, M.H didampingi Bayu Cuan, SH, MH mengutarakan pihaknya telah melaporkan Bidan desa atas nama Kasminah. Terlapor bertugas di Penanggoan Duren, Kecamatan Tulung Selapan.

    Laporan itu, menurut dia berdasarkan pada temuan bahwa Kasminah diduga terlibat dalam kegiatan politik praktis, yang jelas bertentangan dengan aturan netralitas ASN dalam Pilkada serentak.

    “Berbagai barang bukti terkait dugaan pelanggaran ini telah kami serahkan. Termasuk dokumentasi pendukung dari keterlibatan oknum tersebut. Laporan tersebut telah memenuhi semua persyaratan formil untuk diproses lebih lanjut oleh Gakkumdu,” terangnya.

    Pelanggaran netralitas aparatur, disebut Sepriadi seperti fenomena yang perlahan berkembang secara masif. Dirinya justru khawatir  akan menjadi hal serius yang berpotensi mengancam prinsip demokrasi bila keberpihakan kepada calon tertentu dilakukan berbagai pihak yang semestinya menjunjung tinggi netralitas itu sendiri.

    “Berbagai kasus baru terus bermunculan. Tak kurang dari sepekan,  ada 4 kasus baru terkait pelanggaran netralitas. Semuanya telah dilaporkan ke Bawaslu,” ungkapnya.

    Atas beberapa laporan tersebut, Tim Hukum JADI berharap laporan ini segera diproses oleh Gakkumdu dan pihak terkait, termasuk Badan Kepegawaian Negara (BKN), untuk memberikan sanksi tegas kepada terlapor.

    “Kami berharap kasus ini dapat diproses dengan cepat dan adil, sehingga ada efek jera bagi ASN lain yang mencoba melanggar aturan netralitas dalam pilkada,” tegasnya.

    Sementara itu, Ketua Bawaslu OKI, Romi Maradona, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut dan akan segera melakukan penyelidikan.

    “Kami akan melakukan kajian mendalam atas laporan ini. Jika terbukti bahwa oknum tersebut melanggar aturan netralitas ASN, kami akan mengeluarkan rekomendasi tindakan tegas,” ujar Romi.

    Tanpa keraguan, Romi mengutarakan pihaknya tetap berpegang teguh dengan sejumlah peraturan netralitas aparatur negara. Ketegasan itu telah dibuktikan Bawaslu dengan mengeluarkan rekomendasi terhadap salah satu pegawai negeri, inisial RD menjalani proses di Badan Kepegawaian Negara.

    “Bawaslu OKI akan tegak lurus dengan peraturan. Dengan demikian kami dapat pastikan pelanggaran yang terdeteksi dalam pilkada OKI akan di proses hingga dikeluarkan rekomendasi resmi yang menyesuaikan hasil akhir dari kajian yang telah kami lakukan sebelumnya,” tandasnya. (ANA)

  • Menangkan JADI, Ratusan Warga Pampangan Berikan Dukungan Secara Masif

    Menangkan JADI, Ratusan Warga Pampangan Berikan Dukungan Secara Masif

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Sekitar 500 warga Desa Kandis, Pampangan, mendeklarasikan tekad mereka untuk memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), HM Dja’far Shodiq dan Abdi Yanto (JADI), pada Kamis (10/10/2024).

    Dukungan secara masif ini menunjukkan semakin kuatnya basis politik pasangan JADI di daerah strategis OKI, dengan pembentukan Tim Pemenangan Kecamatan dan Relawan Sahabat JADI Pampangan yang langsung dikukuhkan oleh Abdi Yanto.

    Dalam suasana yang penuh antusiasme, acara ini juga dihadiri oleh Fikri Juhan, politisi kawakan asal Pantai Timur yang merupakan ayah dari Abdi Yanto. Kehadirannya menegaskan dukungan penuh dari keluarga besar Abdi, memperkuat posisi JADI sebagai pasangan yang solid secara politik dan sosial.

    Lebih dari sekadar formalitas, pengukuhan ini memantapkan strategi pemenangan di tingkat akar rumput, menggarisbawahi pentingnya kerja nyata dari relawan.

    Tokoh masyarakat OKI, H. Comrie Maison, yang juga hadir dalam acara tersebut, memberikan pernyataan tegas bahwa pasangan JADI adalah pilihan terbaik untuk memimpin OKI.

    Menurutnya, visi dan misi yang ditawarkan oleh pasangan ini secara langsung menjawab masalah-masalah mendasar yang dihadapi masyarakat, terutama soal infrastruktur yang buruk, kurangnya akses pendidikan yang layak, dan pelayanan publik yang masih minim.

    “JADI tidak sekadar bicara. Program prioritas mereka sudah jelas—peningkatan infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan dasar adalah fokus utama mereka. Yang lebih penting lagi, Pak Shodiq paham betul apa itu kesusahan rakyat. Beliau berasal dari keluarga yang hidup di bawah garis kemiskinan, dan pengalaman hidup seperti itu yang membuat beliau mampu merasakan penderitaan rakyat,” tegas Comrie.

    Pernyataan Comrie tersebut bukan tanpa alasan. Dja’far Shodiq dikenal sebagai sosok yang memulai karir politiknya dari bawah, dari seorang kepala desa hingga akhirnya menjabat sebagai Wakil Bupati.

    Pengalaman hidupnya yang keras menjadi modal besar dalam memahami kebutuhan riil masyarakat. Dalam situasi di mana banyak politisi dianggap jauh dari realitas rakyat, Shodiq hadir dengan kredibilitas yang sulit diragukan.

    Amid Redi, koordinator Relawan Sahabat JADI Kecamatan Pampangan, menekankan bahwa dukungan meluas terhadap JADI bukan hanya hasil dari janji-janji politik, tetapi karena komitmen pasangan ini untuk bekerja keras dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat.

    Amid menyebut bahwa tim relawan bertekad untuk mendulang suara secara maksimal pada Pilkada 27 November mendatang.

    “Kami tidak sekadar kampanye. Kami meyakinkan masyarakat dengan pendekatan yang nyata, bahwa pasangan JADI adalah pilihan terbaik. Misi dan program kerja prioritas jelas, visi bisa dilihat, bukan hanya kata-kata kosong,” ujarnya dengan penuh semangat.

    Dukungan penuh juga datang dari Ketua Tim Pemenangan Kabupaten OKI, Juni Alpansuri. Ia menegaskan bahwa strategi tim pemenangan JADI harus fokus pada meyakinkan masyarakat lewat pendekatan yang personal dan langsung.

    “Kita harus memastikan setiap orang di sekitar kita—keluarga, teman, tetangga,b bahwa JADI adalah pasangan yang paling siap memimpin OKI,” kata Juni, yang juga politisi senior Partai Hanura.

    Lebih jauh, Juni menilai Pilkada kali ini adalah momentum bersejarah bagi OKI. Ini adalah kali pertama dua tokoh dari wilayah Pantai Timur dan Lintas Timur bersatu dalam satu pasangan calon. Keduanya menyatukan visi yang sama: membangun OKI secara menyeluruh, tanpa sekat wilayah.

    Juni juga menekankan bahwa rekam jejak pasangan JADI tidak bisa diremehkan. Shodiq memiliki pengalaman panjang di birokrasi, mulai dari kepala desa, anggota DPRD, hingga wakil bupati.

    Sementara Abdi Yanto dikenal sebagai politisi yang sudah lima kali berturut-turut terpilih sebagai anggota dewan, menunjukkan bahwa ia memiliki kapasitas yang luar biasa dalam bidang legislatif.

    “Ini bukan soal pencitraan atau popularitas semata. Shodiq dan Abdi Yanto adalah kombinasi yang luar biasa. Mereka saling melengkapi, satu dengan pengalaman birokrasi, satu lagi dengan pengalaman legislatif. Mereka bukan orang baru di politik. Hal ini yang membedakan dari pasangan JADI,” ujarnya.

    Calon Wakil Bupati, Abdi Yanto menegaskan bahwa pengukuhan Tim Pemenangan Kecamatan dan Tim relawan ini adalah langkah awal menuju perjuangan bersama yang harus sampai ke akar rumput.

    Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan menjalankan politik yang santun. Abdi juga mengingatkan bahwa tim relawan harus fokus pada penyampaian visi, misi, serta 18 program prioritas JADI kepada masyarakat.

    “Kita harus meyakinkan masyarakat bahwa kami siap bekerja. Salah satu komitmen paslon JADI adalah memastikan seluruh jalan poros dan jembatan di Kabupaten OKI dalam kondisi baik pada 2027. Ini bukan janji kosong. Jika dalam dua tahun anggaran kami gagal mewujudkan ini, kami siap dievaluasi, termasuk mempertimbangkan mundur dari jabatan,” tegasnya.

    Abdi menegaskan bahwa pasangan JADI bukanlah tipe pemimpin yang hanya bisa mengumbar janji. Di tengah derasnya arus informasi saat ini, ia sekedar mengingatkan masyarakat untuk lebih selektif dan kritis terhadap calon yang hanya berbicara tanpa bukti.

    “Sudah tidak zamannya pemimpin hanya mengumbar janji manis. Kami hadir dengan program yang terukur, dengan tenggat waktu yang jelas. Kalau kami gagal, kami siap dievaluasi. Masyarakat Pantai Timur harus jeli memilih, jangan terbuai oleh janji-janji yang tidak jelas,” jelasnya. (ANA)

  • Dja’far Shodiq Kukuhkan Tim Pemenangan dan Relawan JADI di Mesuji Makmur

    Dja’far Shodiq Kukuhkan Tim Pemenangan dan Relawan JADI di Mesuji Makmur

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Lebih dari 300 tim pemenangan dan relawan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), HM Dja’far Shodiq dan Abdiyanto (JADI), resmi dikukuhkan pada Senin (7/10/2024), di kediaman H. Komarudin, Desa Bina Karsa, Kecamatan Mesuji Makmur.

    Acara yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB ini dihadiri para tokoh masyarakat, pemuda, dan penggiat agama setempat, serta para relawan yang bersemangat menyambut pengukuhan tersebut.

    Dalam sambutannya, H. Suratman, salah satu tokoh masyarakat Mesuji Makmur, mengungkapkan aspirasi dan harapan besar masyarakat kepada pasangan JADI.

    Beberapa usulan yang diajukan oleh masyarakat antara lain adalah pemekaran wilayah Mesuji Makmur, perbaikan jalan poros yang sangat dibutuhkan warga, serta perhatian khusus terhadap kesejahteraan para guru ngaji, ustaz-ustazah, marbot Masjid, dan penggiat keagamaan lainnya.

    “Kami, masyarakat Mesuji Makmur, sudah sangat matang dalam menyikapi perbedaan pandangan politik. Namun satu hal yang pasti, kami percaya bahwa pasangan JADI adalah yang paling tepat untuk memimpin OKI. Kami berharap pasangan ini bisa membawa perubahan nyata, terutama dalam hal infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat,” ujar H. Suratman.

    Ia menyatakan kebanggaannya bahwa warga Mesuji Makmur, yang sebagian besar merupakan keluarga transmigran, bisa mendukung putra transmigrasi seperti HM Dja’far Shodiq untuk menjadi Bupati OKI.

    Acara pengukuhan ini juga menjadi ajang deklarasi dukungan penuh masyarakat Mesuji Makmur untuk pasangan JADI. “Kami ingin menjadi saksi sejarah bahwa anak transmigrasi, yang datang ke wilayah ini dengan perjuangan berat, dapat menjadi bupati OKI,” tambah H. Suratman, penuh semangat.

    Ketua Tim Pemenangan Kabupaten, Juni Alpansuri, menambahkan bahwa pengukuhan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat jaringan relawan di seluruh kecamatan.

    “Setelah pengukuhan ini, kami akan langsung bergerak untuk memastikan bahwa dukungan kepada pasangan JADI semakin solid di seluruh wilayah OKI, termasuk di pelosok desa,” ujarnya.

    Juni menekankan bahwa tim pemenangan sudah menyusun strategi khusus untuk memaksimalkan kampanye dan menyosialisasikan visi-misi pasangan JADI kepada masyarakat luas.

    Dalam sambutannya, HM Dja’far Shodiq menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Mesuji Makmur atas dukungan mereka yang tulus. Ia menegaskan bahwa ia memiliki ikatan yang kuat dengan Mesuji karena dirinya adalah putra dari keluarga transmigrasi asal Jawa yang datang dan membangun kehidupan di wilayah ini.

    “Saya lahir dan besar dari keluarga transmigrasi yang datang ke Mesuji dengan segala tantangan. Saya memahami betul apa yang dirasakan masyarakat di sini. Dengan dukungan dan amanah dari masyarakat, saya memiliki keinginan besar untuk membangun OKI menjadi lebih baik, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini kurang mendapatkan perhatian,” tegas Dja’far.

    Ia juga menambahkan bahwa permintaan masyarakat, seperti pemekaran wilayah dan perbaikan jalan, sudah masuk dalam visi-misi pasangan JADI.

    “Apa yang disampaikan oleh Bapak H. Suratman mewakili suara hati masyarakat Mesuji Makmur, dan itu sudah menjadi bagian dari prioritas kami. Insya Allah, jika diberi amanah, kami akan bekerja keras untuk merealisasikannya. Selain itu, kami akan memberikan perhatian lebih kepada para guru ngaji, ustaz, marbot masjid, dan tokoh agama lainnya karena mereka memiliki peran penting dalam membangun moral dan spiritual generasi muda kita,” lanjutnya.

    Sebagai putra daerah yang berasal dari kalangan transmigrasi, Dja’far Shodiq juga menekankan komitmennya untuk memperjuangkan peningkatan infrastruktur di wilayah pedesaan. Ia percaya bahwa pembangunan infrastruktur, seperti jalan yang baik, akan membuka akses ekonomi dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat pedesaan.

    “Jalan yang baik bukan hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi, memperkuat akses pendidikan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh OKI,” ungkapnya.

    Acara pengukuhan ini diakhiri dengan doa bersama dan deklarasi dukungan penuh dari seluruh tim pemenangan dan relawan yang hadir. Mereka berjanji untuk bekerja keras dalam memenangkan pasangan JADI pada Pilkada OKI 2024, sembari tetap menjaga semangat kebersamaan dan gotong-royong.

    Dengan dukungan besar dari masyarakat Mesuji Makmur, HM Dja’far Shodiq dan Abdiyanto kini semakin optimis bahwa mereka akan mampu meraih kemenangan dalam Pilkada OKI 2024 dan membawa perubahan yang nyata bagi seluruh masyarakat OKI. (Rel/ANA)

  • Inflasi OKI September 2024 Terjaga di 1,72 Persen

    Inflasi OKI September 2024 Terjaga di 1,72 Persen

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi secara tahunan atau year on year (y-on-y) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada September 2024 sebesar 1,72 persen.

    Kepala BPS OKI, Anugerahani, melalui Ketua Tim Pengelola Data, Zahid Muttaqin, mengatakan inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, terumata pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.

    “Kelompok perawatan pribadi berperan andil 0,77 persen. Komoditas penyumbang inflasi pada kelompok ini adalah emas perhiasan,” jelasnya, di Kantor Bupati OKI.

    Kelompok penyumbang inflasi lainnya adalah kelompok perumahan, listrik dan bahan bakar rumah tangga dengan andil 0,45 persen dengan penyumbang utama bahan bakar rumah tangga.

    “Berdasarkan hasil pemantauan BPS OKI terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,98 pada September 2024,” terangnya.

    Sementara tingkat deflasi month to month (m-to-m) OKI bulan September 2024 sebesar 1,72 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) bulan September 2024 sebesar 0,21 persen.

    Penjabat (Pj.) Bupati OKI, Asmar Wijaya menyebutkan, inflasi di Kabupaten OKI masih terkendali. Ia berharap, ke depan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) OKI dapat mempertahankan laju inflasi Kota Malang hingga akhir tahun 2024.

    “Selain menjaga laju inflasi kita harus bisa mempertahankan daya beli masyarakat,” jelasnya.

    Beberapa peristiwa turut mempengaruhi terjadinya deflasi yang di Kabupaten OKI pada periode September 2024. Salah satu yang sangat mempengaruhi adalah komoditas bahan pangan yang mengalami penurunan harga di bulan September ini.

    “Seperti misalnya cabai rawit yang pada dua bulan lalu menjadi komoditas penyumbang inflasi tertinggi, tapi di bulan september ini mengalami penurunan, kemungkinan karena adanya panen cabai serentak. Sama juga dengan beras,” ujarnya. (ANA)

  • Satukan Visi, 350 Anggota Tim Pemenangan JADI di Mesuji Dikukuhkan

    Satukan Visi, 350 Anggota Tim Pemenangan JADI di Mesuji Dikukuhkan

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Konsolidasi dan penguatan jaringan dalam pemenangan Pilkada serentak 2024, paslon JADI terus bergerak. Semangat semakin membara di Kecamatan Mesuji, Ogan Komering Ilir (OKI) pada Jumat (4/10/2024).

    Sebanyak 350 anggota tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati OKI, HM Dja’far Shodiq dan Abdiyanto (JADI), dari 17 desa di Mesuji resmi dikukuhkan dalam acara yang berlangsung di Posko Pemenangan Desa Surya Adi, Kecamatan Mesuji.

    Tokoh masyarakat setempat, H. Syahbudin, memberikan orasi penuh semangat dan harapan besar kepada warga Mesuji. Ia mengajak seluruh warga untuk mendukung pasangan JADI, yang menurutnya sangat memahami kebutuhan warga, terutama terkait infrastruktur jalan yang selama ini menjadi masalah utama.

    “Saat musim hujan, jalanan penuh lumpur, sementara saat panas berdebu. Kita butuh sosok pemimpin yang memahami ini, dan HM Dja’far Shodiq adalah orang yang tepat. Beliau dekat dengan rakyat, bahkan ketika diundang acara yasinan, ia selalu hadir,” ujar Syahbudin, penuh keyakinan.

     

    HM Dja’far Shodiq: Mesuji, Basis Kemenangan JADI

    Dalam kesempatan itu, HM Dja’far Shodiq menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya kepada seluruh tim pemenangan dan masyarakat Mesuji. Sebagai warga Mesuji, ia menyatakan bahwa sudah seharusnya Mesuji menjadi salah satu basis utama kemenangan pasangan JADI.

    “Mari kita rapatkan barisan. Mesuji adalah  tempat yang sangat berarti bagi saya. Kita akan mewujudkan keinginan masyarakat Mesuji bersama-sama,” tegas Dja’far dengan semangat.

    Selain itu, ia memaparkan visi misi serta program kerja yang diusungnya. Pengalaman sebagai Wakil Bupati OKI, kata Dja’far, menjadi modal berharga.

    “Sebagai Wakil Bupati, saya banyak belajar, terutama dalam memperkuat jaringan dan melobi. Meskipun kewenangan terbatas, kesempatan yang diberikan oleh Pak Iskandar SE sangat berharga. Semua pengalaman itu akan saya manfaatkan untuk membangun OKI yang lebih baik,” tambahnya dengan penuh optimisme.

     

    Seruan untuk Soliditas Lintas Timur

    Ketua Tim Pemenangan JADI, Juni Alpansuri S.Si., M.Si., turut menyerukan pentingnya soliditas di antara tim pemenangan. Ia meminta seluruh tim yang dikukuhkan segera bergerak melakukan sosialisasi dan konsolidasi di basis massa masing-masing demi mengamankan kemenangan pasangan JADI.

    “Sudah saatnya masyarakat lintas timur bersatu dan solid untuk mewujudkan harapan besar ini,” tegas Alpansuri, penuh percaya diri.

    Namun, ia juga mengingatkan adanya ancaman terkait keamanan data pribadi.

    “Kami mendapat informasi bahwa ada pihak-pihak yang turun ke desa-desa untuk mendata warga. Saya imbau kepada seluruh warga untuk tidak sembarangan memberikan data pribadi, karena hal ini bisa disalahgunakan,” ungkapnya.

    Acara pengukuhan ini menjadi titik tolak semangat perjuangan tim pemenangan JADI di Mesuji. Dengan dukungan penuh dari masyarakat, tim pemenangan, serta visi yang jelas dari pasangan JADI, kemenangan di Pilkada OKI 2024 semakin di depan mata. (ANA)

  • Safari Politik Pasangan JADI: Merajut Harapan Baru untuk OKI

    Safari Politik Pasangan JADI: Merajut Harapan Baru untuk OKI

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Dalam rangkaian kampanye Pilkada serentak 2024, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), HM Dja’far Shodiq-Abdi Yanto, SH, MH, terus melakukan safari politik ke berbagai wilayah. Paslon JADI menyapa masyarakat SP 1 hingga SP 3, Kecamatan Teluk Gelam, terpusat di Kediaman tokoh masyarakat Nyoman Warsayasa, di Desa Harapan Jaya, Rabu (3/10/2024).

    Bagi pasangan JADI, kampanye ini adalah kesempatan emas untuk menyerap aspirasi warga sekaligus memaparkan program prioritas yang mereka tawarkan sebagai solusi bagi Kabupaten OKI.

    Ketua Tim Pemenangan JADI, Juni Alpansuri, dalam orasinya menekankan bahwa antusiasme warga yang hadir di acara tersebut adalah bukti jelas adanya kerinduan akan perubahan. Menurutnya, Paslon JADI bukan hanya sekadar alternatif di antara calon lain, melainkan pilihan paling tepat berdasarkan pengalaman dan kompetensi.

    “Memilih pemimpin itu bukan seperti memilih kontes bujang gadis. Ini bukan soal tampang, tapi soal kemampuan dan pengalaman. Tanpa kedua hal ini, kepemimpinan akan pincang,” tegasnya.

    Ia melanjutkan bahwa baik Shodiq maupun Abdi Yanto adalah figur yang memiliki rekam jejak kepemimpinan yang mumpuni di bidangnya masing-masing.

    “Pilihlah pasangan yang berpengalaman, berkomitmen, dan mampu membawa perubahan nyata. JADI adalah pilihan untuk masa depan Ogan Komering Ilir yang lebih baik,” imbuhnya.

    Sambung dia, HM Dja’far Shodiq berpengalaman sebagai wakil Bupati, sementara Abdi Yanto telah lama berkecimpung di dunia legislatif dan menjadi Ketua DPRD OKI. Keduanya juga memegang peran penting di partai politik, sehingga paham betul bagaimana mengelola pemerintahan dengan baik.

    “Mereka tidak datang dengan janji kosong, tapi dengan bukti konkret pengalaman dan kemampuan yang sudah teruji,” tambah Alpansuri.

    Lintas Timur dan Pantai Timur merupakan salah satu alasan penting mengapa masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir harus memilih pasangan JADI adalah karena mereka mewakili dua wilayah besar yang sangat penting bagi daerah ini: Lintas Timur dan Pantai Timur.

    Alpansuri mengatakan, hal ini bukan hanya soal wilayah, tetapi juga soal kepentingan strategis masyarakat yang ada di dua kawasan tersebut.

    “Dengan pengalaman dan keterikatan mereka di kedua wilayah ini, JADI adalah pasangan yang mampu mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan masyarakat luas di Ogan Komering Ilir,” tegas Alpansuri.

    Hal menarik bila mencermati kehadiran sesepuh dan tokoh masyarakat Kayuagung Haji Comrie Maison Sidakersa. Dimana ia dikenal sebagai pendukung Bupati OKI H Ishak Mekki pada masanya.

    Menurut pandangan Comrie, sosok HM Dja’far Shodiq yang Religius, Sederhana dan Merakyat dengan tidak membedakan disebutnya  berpikiran rasional yang tidak membedakan suku, agama, dan ras.

    “Berbagai pertimbangan dengan melihat visi dan misi serta program JADI. Kami yakin kedua pemimpin ini akan bekerja dengan amanah. Sudah tepat kalau kita bersama memilih pasangan JADI,” ucapnya.

    Sementara itu, HM Dja’far Shodiq menyampaikan refleksi mendalam tentang perjalanan hidup dan kariernya. Ia berbicara dengan penuh kerendahan hati tentang bagaimana berbagai pengalaman, mulai dari menjadi tukang ojek hingga pernah menjabat bupati, dimana menurut dia, telah mengajarka  banyak hal tentang kehidupan dan pelayanan masyarakat.

    “Pengalaman itu adalah guru terbaik, bukan hanya bagi saya pribadi, tapi juga dalam memahami kebutuhan dan keluhan masyarakat. Dengan latar belakang ini, saya tahu betul apa yang dibutuhkan masyarakat Ogan Komering Ilir untuk mencapai perubahan yang lebih baik,” jelas Shodiq.

    Menurutnya, pengabdian adalah panggilan yang harus dijawab dengan kerja nyata. “Kami berdua berkomitmen untuk membawa perubahan yang nyata, bukan hanya janji, tetapi tindakan konkret bagi masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir,” tambahnya.

    Shodiq menegaskan bahwa kebijakan yang akan mereka ambil sebagai bupati dan wakil bupati nantinya selalu akan berpihak pada kepentingan rakyat banyak, terutama dalam bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

    “Kami ingin membuat jalan lebih baik, fasilitas kesehatan lebih mudah diakses, dan pendidikan yang berkualitas untuk anak-anak kita. Ini adalah prioritas utama kami,” tegasnya.

    Seolah menjawab takdir dengan keyakinan, Shodiq juga mengaitkan perjalanan politiknya dengan meyakinkan takdir telah mengarahkan langkahnya menuju kepemimpinan ini.

    Diungkapkan Shodiq, pada periode sebelumnya, ia berpasangan dengan Iskandar dan dikenal dengan sebutan ISO (Iskandar-Shodiq), yang dalam bahasa Jawa berarti “bisa”. Kini, bersama Abdi Yanto, mereka dikenal dengan sebutan JADI, yang berarti terwujud atau menjadi kenyataan.

    “Dalam bahasa Jawa, ISO berarti bisa. Dan sekarang, kami berpasangan dengan Abdi Yanto dengan sebutan JADI. Jadi, bisa disimpulkan: ISO JADI Bupati. Ini adalah isyarat kuat bahwa kami berdua adalah pilihan yang tepat untuk membawa perubahan,” kata Shodiq setengah berkelakar, namun penuh keyakinan.

    Ia berharap para pendukung pasangan ISO di masa lalu dapat melihat keberlanjutan perjuangan ini dan beralih mendukung pasangan JADI.

    “Mari kita satukan kekuatan. Pendukung ISO, mari kita rangkai ISO JADI. Mudah-mudahan, dengan izin Allah dan dukungan masyarakat, kami dapat menjadi pemimpin yang membawa kemajuan bagi kabupaten ini,” ajaknya.

    Shodiq juga mengingatkan kepada tim pemenangan dan relawan untuk menyampaikan ke khalayak umum agar tidak mudah memberikan dokumen kependudukan baik berupa Kartu Tanda Pengenal maupun Kartu Keluarga dan sejenisnya.

    Ia mengaku khawatir, pendataan seperti itu akan disalahgunakan, terutama digunakan sebagai bukti dukungan dengan imbalan sejumlah uang.

    “Masyarakat diberikan edukasi jangan terpengaruh dengan iming-iming sejumlah uang. Apalagi sampai menyerahkan KTP atau Kartu Keluarga. Hal ini beresiko disalahgunakan. Terlebih di masa pilkada seperti sekarang,” terangnya. (ANA)

  • Pemkab OKI Salurkan Bansos CSR untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem

    Pemkab OKI Salurkan Bansos CSR untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Dalam upaya mengatasi kemiskinan ekstrem, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI), bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan lokal, seperti Bank Sumsel Babel dan OKI Pulp and Paper, melaksanakan program pembagian sembako.

    Kegiatan ini diadakan di Kantor Lurah Kedaton dan dibuka secara resmi Pj. Bupati OKI, Asmar Wijaya, dengan tujuan untuk pengentasan angka kemiskinan ekstrem di Sumsel, Khususnya di Kabupaten OKI.

    “Bantuan sembako yang diberikan terdiri dari beras dan mie instan. kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Ogan Komering Ilir dan mengentaskan angka kemiskinan ekstrem,” ujar Asmar Wijaya, dihadapan warga para penerima bantuan di Kantor Lurah Kedaton Kayuagung, Rabu (2/10/2024).

    Asmar menyatakan, bahwa program ini diinisiasi Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi, dengan melibatkan perusahaan-perusahaan, khususnya yang ada di Sumsel, untuk berkontribusi dalam membantu masyarakat di seluruh wilayah.

    “Kami sangat menghargai kepedulian perusahaan terhadap masyarakat OKI,” ungkapnya.

    Seperti diketahui tingkat kemiskinan di Ogan Komering Ilir saat ini mencapai 12,08%, dan Asmar menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Ia berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak yang signifikan dalam pengentasan kemiskinan.

    “Meski bantuan yang diberikan saat ini tentu saja jauh dari kata cukup, Saya berharap bahwa bantuan ini akan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini menjangkau 30 desa di 15 kecamatan yang ada di Ogan Komering Ilir, sebagai bagian dari program yang lebih luas yang mencakup 250 desa di seluruh Sumatera Selatan,” ungkap Asmar.

    Kepedulian dari perusahaan-perusahaan seperti Bank Sumsel Babel dan OKI Pulp sangat diharapkan untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi masalah sosial.

    “Terimakasih kepada semua pihak yang berkontribusi dalam kegiatan ini,” kata Asmar Wijaya.

    Dengan adanya acara ini, diharapkan angka kemiskinan ekstrem di Ogan Komering Ilir dapat berkurang secara signifikan. Serta masyarakat dapat memperoleh kehidupan yang lebih layak melalui program-program yang berkelanjutan dan kolaboratif ini.

    “Kegiatan pembagian sembako ini mencerminkan komitmen pemerintah dan sektor swasta untuk hadir di tengah masyarakat. Mari kita terus bersinergi untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat OKI,” tutur Asmar. (ANA)

  • Tim Pemenangan 5 Desa di Pesisir Kecamatan Tulung Selapan Siap Menangkan JADI

    Tim Pemenangan 5 Desa di Pesisir Kecamatan Tulung Selapan Siap Menangkan JADI

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H.M. Dja’far Shodiq-Abdiyanto SH MH, resmi dikukuhkan di lima desa pesisir Pantai Timur OKI.

    Desa-desa yang menjadi bagian dari pengukuhan ini antara lain Simpang Tiga Abadi, Simpang Tiga Jaya, Simpang Tiga Makmur, Kuala 12, dan Rantau Lurus, yang semuanya terletak di Kecamatan Tulung Selapan.

    Acara pengukuhan berlangsung di kediaman salah seorang warga di Desa Sungai Pedada, Rabu (2/10/2024).

    Pengukuhan dipimpin oleh Ketua Tim Pemenangan Kabupaten, Juni Alpansuri S.Si., M.Si., dan dihadiri  Abdiyanto yang juga calon Wakil Bupati OKI.

    Masyarakat dari lima desa pesisir ini menyambut dengan antusias dukungan resmi tersebut, dan siap mengawal kemenangan pasangan JADI (Dja’far Shodiq – Abdiyanto) dalam Pilkada OKI 2024.

    Dalam sambutannya, Abdiyanto menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat Pantai Timur yang terus memberi dukungan. Ia menegaskan bahwa dari kedua pasangan calon, hanya pasangan JADI yang mewakili wilayah pesisir Pantai Timur OKI.

    “Saya rela melepaskan jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD OKI terpilih untuk maju sebagai Wakil Bupati, karena saya memiliki tujuan besar, yaitu mempercepat pembangunan dan pemekaran Pantai Timur yang selama ini tertinggal dari daerah lain,” tegas Abdiyanto.

    Ia juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan di wilayah pesisir yang selama ini sering terabaikan, termasuk perbaikan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Juni Alpansuri menambahkan bahwa tim pemenangan di desa-desa pesisir memiliki peran strategis dalam memastikan program dan visi misi pasangan JADI tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

    “Kami berharap tim pemenangan ini bisa bekerja maksimal dan merangkul seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama memperjuangkan perubahan di OKI,” kata Juni.

    Acara yang berlangsung dengan penuh semangat ini diakhiri dengan doa bersama sebagai simbol harapan agar Pilkada OKI 2024 berjalan lancar dan damai. (ANA)

  • Pengalaman Birokrasi dan Legislatif, Kuatkan Pasangan JADI Wujudkan Perubahan OKI

    Pengalaman Birokrasi dan Legislatif, Kuatkan Pasangan JADI Wujudkan Perubahan OKI

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Ketua Tim Pemenangan pasangan HM Dja’far Shodiq dan Abdi Yanto, SH MH (JADI), Juni Alpansuri, menegaskan bahwa pasangan calon ini merupakan kombinasi sempurna antara pengalaman birokrasi dan politik, yang akan membawa Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menuju perubahan yang nyata.

    Dalam acara pengukuhan Tim Pemenangan JADI di Kecamatan Pangkalan Lampam dan Tulung Selapan, di Balai Desa Tulung Selapan, Selasa (1/10/2024), Alpansuri menyampaikan optimisme tinggi terhadap pasangan yang menurutnya saling melengkapi satu sama lain.

    Hadirnya kedua sosok ini dinilai Alpansuri sebagai momentum emas bagi warga OKI. Dja’far Shodiq, yang berpengalaman luas di dunia birokrasi, memiliki modal besar untuk menggerakkan roda pemerintahan dengan efektif dan berpihak pada rakyat.

    “Pengalaman Shodiq dalam birokrasi sudah teruji dari berbagai tingkatan, mulai dari kepala desa, anggota dewan, hingga posisi strategis sebagai Wakil Bupati. Ini semua adalah modal kuat dalam memimpin pemerintahan,” ujarnya.

    Menurutnya, pengalaman mumpuni ini sendiri, dikatakan Alpansuri menjadikan Shodiq sebagai sosok yang sangat memahami birokrasi dan kebijakan yang pro-rakyat.

    “Dengan rekam jejak yang telah dilalui, Shodiq tentu akan mampu menghasilkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat luas, terutama dalam sektor pelayanan publik, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi,” tambahnya.

    Senada dengan sosok Abdi Yanto, yang baru saja meletakkan jabatan sebagai Ketua DPRD OKI, dianggap sebagai tokoh politik yang memiliki koneksi kuat dengan masyarakat.

    Alpansuri lalu mengungkapkan kekagumannya menyaksikan bagaimana Abdi Yanto telah berhasil mendapatkan kepercayaan rakyat selama lima periode berturut-turut sebagai anggota DPRD.

    “Ini bukan hal yang mudah. Terpilih lima kali menunjukkan betapa masyarakat yakin akan kemampuan dan integritas Abdi Yanto dalam memperjuangkan aspirasi mereka,” katanya.

    Meski demikian, Alpansuri menyoroti kendala yang dihadapi Abdi Yanto selama ini dalam upaya memajukan wilayah Pantai Timur. Menurutnya, tanpa dukungan penuh dari pemerintah daerah, langkah-langkah Abdi Yanto dalam memperjuangkan kesejahteraan wilayah tersebut sering kali terhambat.

    “Kita bisa lihat selama ini, perjuangan Abdi Yanto di legislatif belum sepenuhnya terwujud karena kurangnya sinergi dengan pemerintah daerah. Hal ini juga lalu sering di framing seolah tidak sedikitpun kiprah beliau selama di DPRD. Padahal urusan birokrasi terkadang tidak segampang membalikkan tangan,” ujarnya.

    Pasangan JADI, lanjut Alpansuri, merupakan representasi dari dua wilayah besar di Kabupaten OKI, yaitu Lintas Timur dan Pantai Timur. Kehadiran keduanya sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati memberikan peluang besar bagi masyarakat Pantai Timur untuk bangkit dan mencapai kemajuan yang selama ini mereka idam-idamkan.

    “Ini adalah kesempatan emas bagi masyarakat Pantai Timur untuk memiliki wakil yang benar-benar mengerti dan berkomitmen untuk membangun wilayahnya. Dengan memilih pasangan JADI, Abdi Yanto akan memiliki posisi strategis di eksekutif, yang memungkinkan beliau memaksimalkan perjuangannya untuk memajukan kawasan Pantai Timur,” jelasnya.

    Alpansuri juga menyinggung isu pemekaran wilayah Kabupaten Ogan Pantai Timur yang selama ini menjadi aspirasi masyarakat setempat.

    Menurutnya, selain menunggu keputusan mengenai pembatasan moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB), tidak ada lagi halangan besar untuk mewujudkan kabupaten baru tersebut.

    Ia menyebutkan bahwa Abdi Yanto, dalam kapasitasnya sebagai anggota DPRD, telah memperjuangkan pemekaran ini dengan sungguh-sungguh.

    “Jika pasangan JADI terpilih, dan selaras dengan kebijakan moratorium baru, kita akan memiliki peluang besar untuk mewujudkan pemekaran ini. Ini adalah mimpi yang sudah lama diperjuangkan, dan sudah saatnya kita mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di Pantai Timur,” terangnya.

    Akhir sambutannya, Alpansuri mengajak Tim Pemenangan dan seluruh masyarakat untuk bersatu mendukung pasangan JADI.

    “Satukan langkah kita! Sudah waktunya kita menghimpun kekuatan yang tersebar dan mendekatkan apa yang jauh. Pasangan JADI adalah harapan baru untuk mewujudkan apa yang selama ini belum tercapai,” imbuhnya.

    Alpansuri menegaskan bahwa Tim Pemenangan JADI akan terus bekerja keras untuk meyakinkan masyarakat bahwa pasangan ini adalah pilihan terbaik bagi masa depan Kabupaten OKI.

    “Gunakan kesempatan terbaik ini. Pilihlah pemimpin yang berpengalaman dan memiliki rekam jejak nyata. Pilih pasangan JADI untuk membawa perubahan!,” tandasnya. (ANA)

  • Pengukuhan Tim Pemenangan JADI Mesuji Raya Komitmen Perubahan

    Pengukuhan Tim Pemenangan JADI Mesuji Raya Komitmen Perubahan

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pengukuhan Tim Pemenangan HM Dja’far Shodiq – Abdi Yanto (JADI) di Kecamatan Mesuji Raya, pada Senin kemarin (30/9/2024), berlangsung dalam suasana yang sederhana, namun penuh makna. Puluhan loyalis yang hadir dengan semangat tinggi diambil ikrar secara langsung HM Dja’far Shodiq.

    Mereka berkomitmen untuk memperjuangkan kemenangan pasangan JADI dalam Pilkada Serentak Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang akan digelar pada 27 November mendatang.

    Acara yang digelar di Desa Mataram Jaya ini sendiri bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari tekad pasangan JADI untuk membawa perubahan dan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten OKI.

    Dalam sambutannya, Shodiq secara tegas mengemukakan bahwa program-program yang diusung JADI berfokus pada kebutuhan mendasar warga, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

    “Kami memahami bahwa masyarakat Kabupaten OKI memerlukan layanan kesehatan yang lebih baik, pendidikan yang merata, dan infrastruktur jalan serta jembatan yang memadai. Ini bukan janji kosong, tapi komitmen kami untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” ungkap Shodiq, di hadapan para relawan dan pendukung setianya.

    Shodiq menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur, yang menjadi tulang punggung kemajuan ekonomi di daerah pedesaan.

    Menurutnya, akses jalan yang baik akan membuka peluang ekonomi yang lebih luas, memudahkan distribusi hasil pertanian, dan mempercepat mobilitas warga. Termasuk pembangunan Exit Toll Mesuji Raya, akan didukung sepenuhnya.

    “Jalan dan jembatan yang layak adalah prioritas kami. Begitu juga pembangunan Exit toll Mesuji Raya tentu kami dukung penuh. Kami tahu betapa sulitnya warga beraktivitas jika infrastruktur rusak. Kami berjanji untuk memperbaiki kondisi tersebut,” katanya.

    Tak hanya soal infrastruktur, pasangan JADI juga akan menaruh perhatian besar pada layanan kesehatan. Shodiq menjelaskan, akses terhadap layanan kesehatan yang memadai merupakan hak dasar setiap warga, dan JADI berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas kesehatan di pelosok desa.

    Ia berharap setiap warga, tak peduli seberapa jauh tempat tinggalnya, bisa mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

    “Tidak ada lagi cerita ibu hamil yang harus berjuang melintasi jalan berlubang untuk sampai ke puskesmas. Kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang baik tersedia bagi setiap orang, tanpa terkecuali,” tambahnya.

    Di bidang pendidikan, JADI berjanji untuk mendorong pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Kabupaten OKI. Menurut Shodiq, pendidikan yang baik adalah kunci untuk mencetak generasi muda yang siap bersaing dan membawa perubahan positif bagi daerah.

    Ia mengungkapkan bahwa salah satu fokusnya adalah memperbaiki sarana pendidikan di desa-desa, serta meningkatkan kualitas guru dan fasilitas belajar mengajar.

    “Kami ingin anak-anak kita di OKI memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak di kota besar. Mereka berhak atas pendidikan yang bermutu dan layak. Dengan pendidikan yang baik, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang siap membawa OKI lebih maju,” ujar Shodiq.

    Shodiq juga menekankan pentingnya menciptakan suasana kampanye yang kondusif dan damai, terutama mengingat Pilkada kali ini hanya diikuti oleh dua pasangan calon. Ia mengingatkan para relawan agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh provokasi, serta lebih memilih untuk fokus menyampaikan program-program yang positif dan pro-rakyat.

    “Kita tidak perlu membalas ejekan atau hinaan dari pihak lain. Lebih baik kita fokus berkarya dan menunjukkan bahwa program-program JADI adalah yang terbaik untuk kesejahteraan masyarakat. Biarkan masyarakat melihat apa yang kita tawarkan, dan buat mereka percaya bahwa kita adalah pilihan yang tepat,” tutur Shodiq, sambil mengimbau para pendukungnya agar tetap menjaga etika dalam berpolitik.

    Menurutnya, perbedaan pilihan politik bukan alasan untuk memecah persatuan. Ia bahkan menyarankan agar seluruh pendukung JADI tidak hanya berkampanye, tetapi juga menyertakan doa dan zikir agar proses kampanye dan Pilkada berjalan lancar.

    “Kita bisa berkarya sambil bershalawat, memohon kepada Allah agar segala ikhtiar kita diridhoi,” ujarnya.

    Pengukuhan tim pemenangan ini menjadi langkah awal yang penting bagi JADI untuk memperluas jaringan dan menyampaikan visi serta misi mereka kepada masyarakat.

    Sementara itu, Ni Wayan Siti Sunaryase, politisi perempuan dari PDI-P, turut memberikan dukungannya. Ia menyampaikan pandangannya mengenai komitmen Shodiq untuk mengabdi lebih luas kepada masyarakat.

    “Kehadiran Pak Shodiq sebagai calon Bupati adalah kesempatan bagi kita semua untuk berbenah dan bersinergi demi kemajuan Mesuji. Saya melihat bahwa meskipun beliau berasal dari Jawa, semangatnya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Mesuji adalah yang terpenting,” ujarnya.

    Ni Wayan menegaskan bahwa politik bukan tentang perbedaan suku, melainkan tentang kesamaan visi untuk membangun daerah.

    “Jangankan Pak Shodiq yang berasal dari Jawa, saya sendiri telah menjadi anggota dewan selama tiga periode dan hati serta pikiran saya tetap berjuang untuk Mesuji, meskipun saya bukan dari Jawa. Ini adalah saatnya kita bersatu, mendukung pasangan JADI untuk memajukan daerah kita,” tambahnya.

    Namun, Ni Wayan juga mengingatkan tentang tantangan yang seringkali dihadapi dalam politik, seperti praktik politik uang yang dapat merugikan masyarakat. Kita harus cerdas dalam memilih pemimpin.

    “Jangan mau suara kita ditukar dengan uang. Memang terkadang menggiurkan, tetapi itu hanya akan berdampak jangka pendek. Berbeda dengan memilih pasangan JADI, itu adalah investasi bagi kemakmuran warga dalam jangka panjang,” terangnya. (ANA)

  • Abdiyanto Sambangi Wilayah Perairan OKI, Warga Sambut Antusias

    Abdiyanto Sambangi Wilayah Perairan OKI, Warga Sambut Antusias

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang dikenal sebagai salah satu kabupaten terluas di Sumatera, memiliki kondisi geografis yang kompleks. Mulai dari daratan, hingga pesisir laut. Tantangan wilayah ini menuntut strategi matang bagi calon kepala daerah dalam menjangkau seluruh wilayah pemilihnya.

    Calon Wakil Bupati OKI, Abdiyanto Fikri, terus menunjukkan komitmennya untuk mengunjungi pelosok daerah. Abdiyanto tercatat sering menyambangi wilayah-wilayah perairan dan terpencil di OKI, termasuk wilayah pesisir yang berbatasan dengan Selat Bangka dan wilayah perairan di Kecamatan Sungai Menang, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

    Abdiyanto hadir di Desa Bumi Pratama Mandira, Kecamatan Sungai Menang. Kehadirannya dalam rangka memenuhi undangan pernikahan warga, Robi Anggara dan Dea, disambut hangat oleh masyarakat yang berbaris di tanggul-tanggul tambak udang milik warga setempat.

    “Kami datang memenuhi undangan pernikahan, hari ini tidak ada agenda kampanye karena ini bukan zona kampanye kami. Namun, kesempatan ini kami manfaatkan untuk bersilaturahmi dengan warga sekitarnya,” terangnya, Minggu (29/9/2024).

    Perjalanan menuju desa tersebut tidaklah mudah. Dari pusat kota Kayuagung, Abdiyanto harus melintasi Wiralaga wilayah Provinsi Lampung, sebelum akhirnya menggunakan speedboat untuk menyusuri sungai menuju desa-desa di wilayah tersebut.

    “Ini adalah realita dari luasnya Kabupaten OKI yang penuh keberagaman. Oleh karena itu, diperlukan tekad dan komitmen yang kuat untuk membangun OKI menjadi lebih baik,” tegasnya.

    Sementara itu, Yuslan (60), warga Desa Bumi Pratama Mandira, mengingatkan para calon kepala daerah untuk tidak hanya memberikan janji-janji manis kepada masyarakat. Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini adalah aksi nyata.

    “Kami sudah bosan dengan janji politik. Cukup datang dan berikan bukti kepada masyarakat,” ujarnya dengan logat khas daerah.

    Meski demikian, Yuslan menyambut baik kehadiran Abdiyanto yang merupakan calon Wakil Bupati mendampingi Ja’far Sodiq sebagai calon Bupati. Ia menilai hubungan Abdiyanto dengan warga sudah terjalin lama.

    “Kalau beliau berdua (Ja’far-Abdi) kami sudah kenal baik. Semoga jika terpilih nanti, mereka bisa membawa perubahan untuk Kabupaten OKI,” tambahnya.

    Senada, Wani (50), warga Desa Sungai Ceper, juga menyatakan kegembiraannya atas kehadiran Abdiyanto. Menurutnya, sosok pemimpin yang peduli dan mau turun langsung ke lapangan adalah harapan masyarakat.

    “Kami sangat senang ada calon pemimpin yang hadir langsung ke sini. Kami yakin Pak Abdiyanto ini akan menang,” tuturnya. (ANA)

  • Pasangan JADI Janjikan Pemerataan Pembangunan dan Berkelanjutan

    Pasangan JADI Janjikan Pemerataan Pembangunan dan Berkelanjutan

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Dalam menjalankan pemerintahan birokrasi yang semakin kompleks, pasangan HM Dja’far Shodiq dan Abdi Yanto SH, MH, (JADI) hadir dengan visi besar, berakar pada pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

    Pasangan JADI memahami bahwa kemajuan Kabupaten Ogan Komering Ilir tidak bisa dicapai hanya dengan langkah-langkah biasa, tetapi membutuhkan sebuah strategi yang terintegrasi dan menyeluruh, yang mencakup seluruh aspek kehidupan masyarakat.

    Juru Bicara Tim Pemenangan JADI, Nurmuin mengutarakan,

    visi “Bersatu Wujudkan Kabupaten Ogan Komering Ilir PERMATA” tidak hanya sebuah slogan, melainkan merupakan manifestasi dari cita-cita untuk menjadikan Bumi Bende Seguguk sebagai daerah paling berkilau di Sumatera Selatan.

    “Dengan fokus pada pembangunan yang integratif dan merata, JADI ingin menciptakan pondasi yang kuat untuk kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang, sejalan dengan semangat Indonesia Emas,” terangnya di Posko Media Centre, Kayuagung, Minggu (29/9/2024).

    Mengenai misi Paslon JADI, Nurmuin menguraikan, peningkatan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan transparan, hingga penguatan pelayanan publik di berbagai sektor, menurut dia, merupakan penegasan tata kelola birokrasi yang hendak dibawa paslon JADI lima tahun mendatang.

    “Termasuk kualitas infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama, dengan tujuan memastikan bahwa seluruh jalan poros dan jembatan di Kabupaten Ogan Komering Ilir akan dalam kondisi baik pada tahun 2027,” katanya.

    Paslon JADI berkomitmen untuk memajukan pembangunan wilayah yang tidak hanya sekadar fisik, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan.

    Tak hanya fokus pada infrastruktur, sambung Nurmuin, Paslon JADI juga ingin memperkuat kapasitas sumber daya manusia di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Ia lantas menyebut, bidang  pendidikan, kesehatan, dan keterampilan berbasis sains dan teknologi digital menjadi bagian dari misi untuk menciptakan generasi masa depan yang unggul dan mampu bersaing di era global.

    “Begitu juga pemerataan ekonomi melalui optimalisasi potensi lokal seperti pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, hingga pariwisata, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah kabupaten OKI,” bebernya.

    Program prioritas yang diusung pasangan JADI mencakup berbagai sektor strategis. Pembangunan infrastruktur yang berkualitas menjadi landasan utama, diikuti dengan program bedah rumah untuk 5.000 unit rumah tidak layak huni, yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu.

    Dalam sektor pertanian, Paslon JADI bertekad memperluas areal tanam dan memastikan distribusi bibit serta pupuk yang merata, agar sektor pertanian dapat menjadi lebih produktif dan berdaya saing.

    Bantuan sosial dan tunai juga menjadi perhatian penting bagi pasangan JADI, terutama dalam rangka memberikan jaring pengaman bagi masyarakat yang membutuhkan. Program pelatihan keterampilan kerja dan kewirausahaan akan terus digencarkan untuk memberikan kesempatan bagi para pencari kerja dan mendorong tumbuhnya ekonomi mikro dan kewirausahaan di daerah.

    Dukungan untuk kegiatan keagamaan tidak ketinggalan dalam program kerja paslon JADI. Peningkatan bantuan untuk pondok pesantren, pemberian insentif bagi ustaz, ustazah, imam, dan marbot masjid menunjukkan bahwa paslon JADI sangat peduli dengan penguatan nilai-nilai keagamaan dan moral di masyarakat.

    Dalam sektor pendidikan, paslon JADI juga telah merancang program bantuan seragam dinas bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, sebagai bentuk penghargaan dan dukungan terhadap peran penting mereka dalam mencerdaskan generasi penerus.

    Lalu, lanjut Nurmuin, di bidang kesehatan, kami berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan yang berkualitas dan memberikan insentif bagi tenaga medis di daerah terpencil, sehingga kesehatan masyarakat dapat lebih terjamin.

    Dalam upaya menyejahterakan perangkat desa, paslon JADI berjanji untuk memastikan gaji dan tunjangan perangkat desa dibayarkan tepat waktu. (ANA)

  • PDIP OKI Konsolidasi Pemenangan Pilkada, Abdiyanto Tekankan Jati Diri Partai

    PDIP OKI Konsolidasi Pemenangan Pilkada, Abdiyanto Tekankan Jati Diri Partai

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar rapat konsolidasi dalam rangka menghadapi Pilkada November 2024, yang diikuti Perwakilan Anak Cabang (PAC), Ranting, dan Anak Ranting yang ada di dua kecamatan, Teluk Gelam dan Tanjung Lubuk.

    Kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir, Jum’at (27/9/2024), dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan, Abdiyanto SH, MH, Sekretaris Jenderal (Sekjend) PDI Perjuangan, Pebriansyah Wardana, dan beberapa pengurus PAC, Ranting dan Anak Ranting serta beberapa kader PDI Perjuangan lainnya.

    Untuk diketahui, pada kontestasi Pilkada OKI 2024 ini, PDI Perjuangan mengusung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Djakfar Shodik-Abdiyanto. Pasangan ini dikenal dengan singkatan JADI.

    Saat dikonfirmasi usai kegiatan, Abdiyanto mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menyampaikan agenda-agenda kedepan dan kerja-kerja politik partai.

    “Untuk semua kader harus mempunyai tanggungjawab untuk menyukseskan semua program kerja politik partai,” ujarnya.

    “Kami ingin memastikan semua kader PDI Perjuangan memahami arah dan strategi partai dalam menghadapi Pilkada,” tambah Abdiyanto.

    Abdiyanto berpesan kepada seluruh kader PDI Perjuangan bahwa harus tetap menunjukan jati diri partai bahwa PDI Perjuangan adalah partai wong cilik yang harus hadir ditengah-tengah masyarakat, yang harus tahu denyut nadi penderitaan masyarakat dan selalu berusaha untuk menjadi solusi semua persoalan-persoalan di tengah masyarakat.

    “Dalam konteks pilkada ini semua kader PDI Perjuangan kita berikan tugas semaksimal mungkin untuk berusaha merebut hati rakyat dengan cara-cara yang santun dan tidak boleh ada kegiatan ataupun perbuatan-perbuatan yang merusak kepercayaan masyarakat dapat menyakiti hati masyarakat dan itu kita tekankan dengan seluruh kader PDI Perjuangan. Bagaimana PDI Perjuangan harus kembali ditengah-tengah masyarakat sebagai partai wong cilik,” tegasnya.

     “Kami ingin PDI Perjuangan tetap menjadi partai yang memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegas Abdiyanto.

    Calon Wakil Bupati OKI 2024-2029 ini juga berharap semua kader harus dapat bersama-sama untuk menyukseskan pilkada ini dengan cara-cara yang damai dengan cara-cara yang beretika serta tidak terpancing provokasi dari pihak manapun untuk memecahbelah Kabupaten OKI yang sudah kondusif.

    “Setiap perhelatan demokrasi selalu dapat kita jaga kedamaiannya, walaupun dengan keberagaman suku. Harmoni dalam keberagaman menjadi kekuatan bagi OKI dalam banyak perbedaan. Semua kader PDI Perjuangan harus dapat melaksanakan itu dan meraih kemenangan dengan cara-cara yang terhormat,” tandasnya.

    “Kami ingin Pilkada di OKI berjalan dengan damai dan terhormat,” kata Abdiyanto. (ANA)

  • Bawaslu OKI: Masyarakat Punya Peran Penting Awasi Tahapan Kampanye Pilkada

    Bawaslu OKI: Masyarakat Punya Peran Penting Awasi Tahapan Kampanye Pilkada

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu OKI, Syahrin, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan tahapan kampanye Pilkada OKI 2024. Pernyataan ini ia sampaikan dalam Sosialisasi Pengawasan Pemilu yang digelar oleh Panwaslu Kecamatan (Panwascam) Teluk Gelam, Rabu (25/9/2024).

    Sehari sebelumnya, KPU OKI telah menggelar kegiatan Deklarasi Kampanye Damai. Syahrin menyoroti bahwa pada hari ini menandai dimulainya masa kampanye pasangan calon Pilkada OKI 2024.

    “Mulai dari hari ini, 25 September hingga 23 November, adalah masa kampanye. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Teluk Gelam, untuk bersama-sama mengawasi proses ini,” ujar Syahrin.

    Menurutnya, kegiatan sosialisasi seperti ini penting untuk segera dilaksanakan. Ia berharap masyarakat yang hadir dalam sosialisasi dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarkan informasi yang diterima kepada kerabat, tetangga, dan keluarga mereka mengenai pentingnya pengawasan pemilu.

    “Kegiatan sosialisasi ini sangat penting. Kita berharap, apa yang disampaikan di sini bisa segera diteruskan ke masyarakat yang lebih luas. Terutama di wilayah Teluk Gelam, kita ingin masyarakat menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan informasi pengawasan pemilu ini kepada keluarga, tetangga, dan kerabat mereka,” ungkap Syahrin.

    Lebih lanjut, Syahrin menyebutkan bahwa selama ini partisipasi masyarakat di Kabupaten OKI dalam pemilu cenderung tinggi pada saat pemungutan suara. Namun, ia mengingatkan bahwa ada satu peran penting yang sering terlupakan, yaitu pengawasan terhadap setiap tahapan pemilu yang dijalankan oleh penyelenggara, dalam hal ini KPU.

    “Selama ini, partisipasi masyarakat dalam pemilu cukup besar, khususnya dalam hal datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan memberikan suara. Namun, yang sering terlupakan adalah pengawasan terhadap setiap tahapan pemilu, termasuk masa kampanye. Ini adalah peran yang sangat penting,” jelas Syahrin.

    Syahrin juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran selama masa kampanye. Ia menegaskan bahwa pengawasan bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

    “Kita sering lupa bahwa pengawasan juga adalah bagian dari tanggung jawab masyarakat. Masyarakat harus berani melaporkan jika melihat adanya dugaan pelanggaran kampanye, baik itu oleh calon, tim kampanye, maupun penyelenggara pemilu itu sendiri. Semua proses ini perlu diawasi secara ketat agar Pilkada berjalan dengan jujur, adil, dan transparan,” pesannya.

    Dengan dimulainya masa kampanye, diharapkan masyarakat Teluk Gelam semakin aktif dalam melakukan pengawasan demi terciptanya proses Pilkada yang bersih dan berintegritas. (ANA)

  • Bawaslu OKI Ajak Gen Z Terlibat Aktif Dalam Partisipasi Pilkada

    Bawaslu OKI Ajak Gen Z Terlibat Aktif Dalam Partisipasi Pilkada

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Memasuki masa kampanye Pilkada 2024, Anggota Bawaslu OKI, Syahrin, mengajak masyarakat Kecamatan Pedamaran Timur, khususnya para pemilih pemula dari generasi Z (Gen Z), untuk turut aktif dalam pengawasan partisipatif.

    Dalam Sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang digelar Panwaslu Kecamatan (Panwascam) Pedamaran Timur, Rabu (25/9/2024), Syahrin menekankan pentingnya peran pemilih muda dalam menjaga jalannya pesta demokrasi yang transparan dan adil.

    “Kami harap peran pemilih pemula Gen Z ikut peduli mengawasi dalam tahapan Pilkada 2024. Pemahaman dan peningkatan tentang pengawasan partisipatif perlu terus dilakukan melalui forum-forum seperti ini, melibatkan siswa, mahasiswa, dan masyarakat umum,” ujarnya.

    Sebagai Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu OKI, Syahrin mengungkapkan bahwa keterlibatan pemilih pemula, terutama dari kalangan mahasiswa, sangat dibutuhkan dalam setiap tahapan Pilkada. Menurutnya, mereka tidak hanya berperan sebagai pemilih, tetapi juga dapat menjadi bagian dari penyelenggara pemilu.

    “Mahasiswa bisa terlibat mulai dari pemutakhiran data pemilih, pemungutan suara, hingga tahapan penghitungan suara. Bawaslu selalu mengharapkan keterlibatan mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya sebagai perpanjangan tangan dalam melakukan kerja-kerja pengawasan,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Syahrin menyoroti pentingnya pengawasan partisipatif sebagai fondasi demokrasi yang sehat. Ia percaya bahwa pendidikan bagi para pengawas partisipatif dapat menjadi investasi penting dalam menjaga integritas pemilu.

    “Pendidikan pengawas partisipatif adalah investasi yang sangat penting dalam menjaga integritas pemilu dan memastikan bahwa pemilu berlangsung dengan transparan, jujur, dan adil. Melalui pendidikan yang baik, pengawas partisipatif dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam mendukung proses demokrasi,” jelasnya.

    Mengutip data dari KPU, Syahrin menjelaskan bahwa pada Pemilu 2024, jumlah pemilih dari Gen Z dan milenial mencapai angka signifikan, yaitu 113.622.550 orang. Gen Z tercatat sebanyak 46.800.161 orang atau 22,85 persen dari total pemilih, sedangkan generasi milenial mencapai 66.822.389 orang atau 33,60 persen. Kedua kelompok ini menyumbang 56,45 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2024, sehingga peran mereka dalam pengawasan partisipatif menjadi sangat strategis.

    Dengan dorongan dan keterlibatan aktif dari generasi muda, Bawaslu OKI berharap proses Pilkada 2024 dapat berjalan dengan lebih transparan dan akuntabel, serta terhindar dari pelanggaran yang dapat mencederai demokrasi. (ANA)

  • Bawaslu-KPU OKI Terima Logistik Pilkada

    Bawaslu-KPU OKI Terima Logistik Pilkada

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Bawaslu – KPU OKI telah menerima sejumlah logistik penting untuk Pilkada 2024 di gudang penyimpanannya. Tim Pengawasan Logistik dari Bawaslu OKI turun langsung ke lokasi untuk memantau proses penerimaan tersebut pada Rabu (25/9/2024).

    Didi Masda Riandri selaku Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan, dan Pelatihan Bawaslu OKI, menjelaskan bahwa pengawasan ini adalah bagian penting dari upaya memastikan kelancaran pelaksanaan Pilkada.

    “Sejumlah 55.232 keping segel, 14.928 buah kabel ties, dan 2.488 botol tinta telah diterima oleh KPU OKI di gudang mereka. Bawaslu OKI akan terus melakukan pengawasan pada setiap tahapan Pilkada 2024, termasuk logistik,” ujarnya saat berada di Gudang KPU OKI.

    Dalam proses ini, Bawaslu OKI berkoordinasi dengan KPU OKI untuk memastikan segala sesuatunya berjalan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku. Pengawasan langsung di gudang logistik, kata Didi, bertujuan untuk menjamin kualitas serta kecukupan barang yang diterima.

    “Urgensi pengawasan logistik ini sangat besar. Kita tidak bisa hanya mengandalkan laporan tertulis. Kehadiran langsung di lapangan sangat penting untuk memverifikasi kondisi barang, memastikan tidak ada kerusakan atau kekurangan, dan memastikan semuanya sesuai standar,” katanya.

    “Setiap tahap dalam pengiriman dan penerimaan logistik harus diawasi dengan ketat. Ini termasuk memeriksa kondisi gudang, apakah memenuhi syarat untuk penyimpanan logistik yang rentan seperti tinta dan segel,” timpalnya.

    Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya ketelitian dalam pengawasan. Menurutnya, logistik Pilkada bukan hanya soal ketersediaan, tetapi juga menyangkut kualitas dan keandalan barang yang akan digunakan saat pemilihan.

    “Pengawasan ini tidak hanya soal kuantitas. Kita harus pastikan bahwa kualitas logistik memenuhi standar, karena logistik yang tidak layak akan berpotensi mengganggu proses pemungutan suara. Misalnya, jika segel rusak atau tinta tidak cukup, ini akan menyebabkan masalah pada hari pemilihan,” jelasnya.

    Dengan adanya pengawasan dari Bawaslu OKI, diharapkan semua kebutuhan logistik untuk Pilkada 2024 dapat terpenuhi dengan baik dan pelaksanaan Pilkada berjalan lancar sesuai dengan harapan. (ANA)

  • Jelang HUT TNI, Kodim 0402/OKI Lakukan Pembersihan Pasar Rakyat

    Jelang HUT TNI, Kodim 0402/OKI Lakukan Pembersihan Pasar Rakyat

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-79, Kodim 0402/OKI bersama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir melaksanakan kegiatan Karya Bakti membersihkan sampah di Pasar Kayuagung Kabupaten OKI.

    Kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat dengan tujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman di area pasar yang menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, Kamis (26/9/2024).

    Komandan Kodim 0402/OKI Letkol Inf Yontri Bhakti, S.H., M.H, menyampaikan bahwa Karya Bakti ini tidak hanya ditujukan untuk memperingati HUT TNI, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

    “Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat OKI dapat merasakan kehadiran dan kepedulian TNI dalam menjaga lingkungan serta mendukung kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

    Letkol Inf Yontri Bhakti, mengungkapkan harapannya agar kegiatan Karya Bakti ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Kabupaten OKI untuk terus menjaga kebersihan Pasar dan keindahan lingkungan secara berkelanjutan.

    “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat. Kebersihan dan kerapian pasar adalah tanggung jawab bersama, dan TNI siap mendukung setiap upaya untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi semua,” ungkapnya.

    Dia juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

    “Semangat kebersamaan seperti ini harus terus kita jaga. Hanya dengan bekerja sama, kita bisa membangun lingkungan yang lebih baik, mendukung kesejahteraan masyarakat, dan menjaga persatuan bangsa,” tambah dia.

    Kami Pemerintah Kabupaten OKI menyambut Positif kegiatan karya bakti bersih-bersih sampah yang ada di area pasar kayuagung, dalam rangka memperingati HUT TNI Ke-79, kata Pj Bupati OKI. Asmar Wijaya, M.Si.

    “Kami berharap dengan adanya Karya Bakti ini bisa membantu masyarakat dalam menjaga kebersihan di lingkungan pasar kegiatan inu sebagai wujud TNI dekat dengan masyarakat, semoga ini menjadi contoh untuk masyarakat agar selalu menjaga kebersihan pasar,” harapnya. (ANA)

  • Deklarasi Damai, Pj. Bupati OKI Ajak Wujudkan Pemilukada Bermartabat

    Deklarasi Damai, Pj. Bupati OKI Ajak Wujudkan Pemilukada Bermartabat

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ogan Komering Ilir (KPU OKI) gelar deklarasi pilkada damai bersama dua Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati di Halaman Gor Perahu Kajang Kayuagung, Selasa (24/9/2024).

    Deklarasi damai tersebut guna menciptakan suasana pilkada yang kondusif dan aman di Kabupaten Ogan Komering Ilir jelang tahapan kampanye serta pilkada serentak 27 November 2024 mendatang.

    Pj Bupati OKI Ir. Asmar Wijaya, M.Si menyampaikan deklarasi pilkada damai ini bertujuan untuk menyatukan tekad, menciptakan pilkada yang aman, damai dan kondusif.

    “Hendaknya kepada para paslon berkampanyelah dengan santun, tidak menyebar fitnah, hoax dan menyerang pribadi paslon lawan. Sampaikan visi dan misi masing-masing, biarkan masyarakat yang menilai. Mari kita hindari konflik dan wujudkan pilkada damai di Kabupaten Ogan Komering Ilir,” jelas Asmar.

    Lebih lanjut, Pj Bupati OKI, Ir. Asmar Wijaya, M.Si menghimbau dan mengajak masyarakat agar turut berpartisipasi menggunakan hak suaranya untuk mendukung Kabupaten OKI yang lebih maju.

    “Saya juga mengimbau dan mengajak kepada semua masyarakat, agar turut berpartisipasi dan menyukseskan pilkada serentak tahun 2024 ini dengan menggunakan hak suaranya untuk mendukung Kabupaten OKI yang lebih maju,” jelasnya.

    Sementara itu, Ketua KPU OKI Muhammad Irsan dalam sambutannya menyampaikan bahwa mulai besok pada tanggal 25 September sampai dengan 23 November 2024 sudah dimulai tahapan kampanye bagi kedua paslon.

    “Mulai besok sudah dimulai tahapan masa kampanye, sehingga pada hari ini kita semua menjadi saksi bahwa pelaksanaan kampanye oleh masing-masing paslon akan dilaksanakan dengan damai, jujur dan adil, maka kita yakin kepada paslon sudah mengabdikan pada diri sendiri untuk siap menang dan siap kalah,” ujar Irsan.

    Selanjutnya, Irsan juga menyampaikan tahapan kampanye merupakan kesempatan bagi para paslon untuk menyampaikan visi dan misi, menunjukan kesadaran berpolitik yg cerdas dan berkualitas.

    “Mari kita jaga sama-sama agar tahapan kampanye dan pilkada berjalan kondusif dan aman, kegiatan ini merupakan pesta demokrasi sesungguhnya, kami harap tahapan pilkada serentak 2024 di Kabupaten OKI akan dilaksanakan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,” tutur Irsan. (ANA)

  • KPU OKI Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati 2024

    KPU OKI Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati 2024

    SUARAPUBLIK.ID, OKI — Setelah menetapkan dua pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ogan Komering Ilir (KPU OKI) gelar rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati OKI yang akan maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024.

    Pengundian nomor antrean dilakukan terlebih dahulu oleh Calon Wakil Bupati dari masing-masing paslon, setelah itu Calon Bupati dari tiap paslon mengambil nomor urut berdasarkan hasil undian tersebut.

    Setelah proses pengundian, KPU OKI secara resmi menetapkan hasil pengundian nomor urut yang telah diundi oleh Calon Bupati dari tiap paslon sebagai berikut:

    1. H. M. Dja’far Shodiq dan Abdiyanto S.H., M.H Nomor urut 1

    2. H. Muchendi Mahzareki, S.E., M.Si dan Supriyanto Nomor urut 2.

    “Kita telah memasuki rangkaian tahapan pengundian dan penetapan nomor urut pemilihan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten OKI dan alhamdulillah rangkaian telah kita lakukan, dimana kita turut berbahagia serta berharap akan terciptanya Pilkada yang aman dan damai,” ujar Ketua KPU OKI, Muhammad Irsan, pada rapat pleno di Aula KPU OKI, Senin (23/9/2024).

    Ketua KPU OKI, Muhammad Irsan, juga menyampaikan pada tanggal 25 September 2024 sudah akan dilaksanakan masa kampanye bagi para paslon serta menekankan agar para paslon bisa mengendalikan pendukung masing-masing agar berjalan kondusif dan menjadi pilkada yang berkualitas.

    “Kita harapkan kepada masing-masing paslon, dimasa kampanye mendatang agar bisa mengendalikan pendukung masing-masing agar pilkada kali ini menjadi pilkada yang berkualitas, sehingga nantinya pemimpin di OKI juga berkualitas. Mari kita jaga sama-sama agar pemilihan kepala daerah berjalan kondusif, kita yakin pilkada di OKI akan berjalan baik dan lancar,” jelasnya. (ANA)

  • Ratusan Relawan Siap Menangkan JADI: Semangat Menggema di SP Padang

    Ratusan Relawan Siap Menangkan JADI: Semangat Menggema di SP Padang

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Tim Pemenangan dan Relawan dikukuhkan langsung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, HM Dja’far Shodiq-Abdiyanto Fikri SH MH (JADI).

    Dalam pengukuhan ini dihadiri langsung Tim pemenangan Wilayah II yang meliputi Kecamatan Sirah Pulau Padang, Jejawi, Pampangan, ratusan simpatisan, dan relawan. Tidak ketinggalan barisan partai beserta kader PKB, PDI Perjuangan, Partai Hanura, PBB, Partai Ummat, PKN dan Partai Gelora memenuhi lapangan pabrik padi yang kebetulan milik anggota DPRD terpilih dari PKB di Desa Serdang Menang, Kecamatan SP Padang, Kabupaten OKI.

    Ketua Tim Pemenangan Juni Alpansuri mengatakan Tim Pemenangan JADI terus bergerak ke depan dalam memberikan informasi kepada masyarakat agar lebih kenal dan memahami visi dan misi dari paslon JADI dalam membawa pemerintah lima tahun mendatang.

    Alpansuri mengatakan alam seolah merestui pergerakan Paslon JADI dalam meneruskan pengabdian lebih luas lagi  kepada masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir.

    “Sebelum hadir disini, tadi pagi kami mengawal paslon JADI memilih nomor urut di KPU. Kemenangan awal Paslon JADI dengan meraih nomor satu sebagai alam merestui untuk meraih kemenangan berikutnya,” ujarnya.

    Alpansuri mengakui bahwa dengan mengusung nomor satu, paslon JADI merupakan kesempurnaan kepemimpinan, yakni keduanya berasal dari birokrasi dan legislatif.

    “Nomor satu merupakan yang terdepan. Kita bukan kaleng-kaleng. Kita juga bukan yang kedua. Apalagi seken. Tapi kita yang pertama. Hari ini seluruh tim pemenangan, baik tim pemenangan Kabupaten, beberapa Kecamatan dan relawan sudah sama-sama dikukuhkan oleh paslon JADI. Saya selaku ketua tim pemenangan Kabupaten  mengajak kita semua untuk bersemangat dengan penuh keikhlasan memenangkan pasangan JADI,” ajaknya.

    Menurut Alpansuri, pengalaman panjang Shodiq dan Abdi Yanto dimana keduanya sudah kenyang ditempa kerumitan masing-masing, namun berhasil dilalui hingga mengantarkan Shodiq menjadi wakil Bupati. Ia menyebut analogi ketangguhan kepimpinan dengan menyebut analogi “Nahkoda yang tangguh itu dilahirkan bukan dari laut yang tenang, melainkan dari terpaan gelombang badai dahsyat”.

    “Bahkan Abdi Yanto dipercaya hingga lima kali berturut-turut terpilih menjadi wakil rakyat. Untuk itu, kepada tim, saya minta Paslon JADI di sosialisasikan kepada keluarga, handai taulan lainnya,” katanya.

    Sementara itu, Ketua Tim pemenangan Wilayah II yang juga merupakan Wakil Ketua 1 dari Fraksi PDI Perjuangan Febriansyah Wardana mengatakan dengan pengukuhan tim pemenangan JADI meliputi Kecamatan SP.Padang, Jejawi, Pampangan Febriansyah siap memenangkan pasangan JADI untuk jadi Bupati OKI periode berikutnya.

    Ketua Relawan Kecamatan SP.Padang Nyuji mengungkapkan dengan adanya paslon JADI terpilih maka program petani sejahtera termasuk salah satu program kerja yang akan direalisasikan oleh paslon JADI yakni merajut kembali sawah dan Semangka terbesar di Sumsel yang selama ini menjadi salah satu penghidupan masyarakat di Kecamatan Sirah Pulau Padang yang sejak tahun 2000-an tidak berproduksi karena berbagai faktor yang dialami.

    Tokoh masyarakat SP. Padang Fikra Jaya mengatakan meminta masyarakat dapat memenangkan paslon JADI. Ia berkeyakinan meski ditengah cuaca terik panas, pihaknya akan tetap bersamangat dan bertekad untuk memenangkan pasangan JADI untuk memimpin OKI dalam 5 tahun kedepan. (ANA)

  • Raih Nomor Urut 1, Paslon JADI: Simbol Menang Sejak Awal

    Raih Nomor Urut 1, Paslon JADI: Simbol Menang Sejak Awal

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, HM Dja’far Shodiq dan Abdi Yanto SH, MH (JADI), menilai  perolehan nomor urut satu dalam Pilkada sebagai lebih dari sekadar angka.

    Nomor urut ini disebut mencerminkan kesiapan penuh Shodiq-Abdi Yantk dalam menjalankan kepemimpinannya kelak.

    Kesiapan itu sendiri. Kesiapan tersebut dilanjutkan dengan Pengukuhan Tim Pemenangan JADI dan Relawan di Desa Serdang Menang, Senin (23/9/2024).

    Juru bicara Tim Pemenangan JADI, Nurmuin, menuturkan bahwa nomor urut satu bukan hanya identitas, tetapi simbol pemenang sejak awal di mata pemilih.

    “Dalam banyak Pilkada, nomor urut satu sering dianggap sebagai simbol calon unggulan, pemimpin pertama yang siap menggerakkan perubahan nyata. Ini juga ibarat panggilan alam dalam mengemban amanah masyarakat OKI dengan penuh tanggungjawab,” jelasnya.

    Lanjut dia, pasangan JADI akan mengusung visi besar untuk memajukan Ogan Komering Ilir di berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, layanan publik, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    “Kami berkomitmen untuk menjadikan nomor urut satu sebagai kekuatan utama dalam memperkuat  dan menjalin kedekatan dengan pemilih di seluruh wilayah OKI,” katanya.

    Pengundian nomor urut ini juga dianggap sebagai momentum penting dalam kontestasi Pilkada, di mana persepsi masyarakat terhadap nomor urut dapat mempengaruhi dinamika kampanye.

    Tim JADI menganggap nomor satu sebagai simbol keunggulan dan kesiapan, memberikan mereka landasan yang kokoh untuk lebih menegaskan posisi sebagai pemimpin yang diharapkan masyarakat.

    Di tengah persaingan yang ketat, terus dia, pasangan JADI tetap optimistis bahwa perolehan nomor urut satu akan menjadi faktor penguat dalam meraih simpati pemilih,

    “Kami percaya, dengan rekam jejak dan komitmen yang jelas, pasangan HM Dja’far Shodiq dan Abdi Yanto SH, MH, adalah pilihan terbaik untuk membawa Ogan Komering Ilir ke arah yang lebih baik,” tegas Nurmuin.

    Ketua Komisi Pemilihan Umum Muhammad Irsan mengatakan pengambilan nomor urut dilakukan sendiri oleh masing-masing calon secara terbuka.

    Menurut Irsan, sesuai pengambilan nomor urut masing-masing pasangan calon ditetapkan bahwa pasangan nomor urut satu ditempati HM Dja’far Shodiq-Abdiyanto Fikri (JADI), kemudian Muchendi, SE dan Supriyanto (MURI).

    “Ketentuan nomor urut kedua paslon kemudian diplenokan oleh Komisi untuk dibuat surat keputusan dan akan segera diumumkan ke publik,” tandasnya. (ANA)

  • Baik Tata Transportasi Publik, OKI Terima Penghargaan WTN

    Baik Tata Transportasi Publik, OKI Terima Penghargaan WTN

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI menganugerahkan penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) 2024 kategori Kota Kecil di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/9) lalu.

    Anugerah berupa sertifikat dan piala tersebut diserahkan Kepala Dinas Perhubungan OKI, Dr. M. Iqbal kepada Pj. Bupati OKI, Asmar Wijaya sebagai apresiasi pemrintah pusat kepada pemerintah daerah yang berhasil mengelola sistem transportasi publik dengan baik.

    Penghargaan ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada provinsi, kota/kabupaten yang mampu menata transportasi dan fasilitas publik dengan baik dari Kementerian Perhubungan RI.

    “Penghargaan ini pada hakikatnya diberikan kepada seluruh masyarakat OKI, serta seluruh stakeholder yang telah bersinergi dalam mewujudkan tata kelola transportasi yang baik di Kabupaten OKI,” ujar Pj Bupati OKI, Ir. Asmar Wijaya, M.Si saat ditemui di Ruang Rapat Bupati, Rabu (11/9/2024).

    Asmar mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi, serta berharap kolaborasi dan sinergitas untuk terus memacu peningkatan kesadaran kolektif semua elemen dalam tertib berlalu lintas.

    “Atas nama pemerintah, saya mengapresasi dan terus berharap agar kolaborasi dan sinergitas untuk terus memacu peningkatan kesadaran kolektif semua elemen dalam tertib berlalu lintas. Sehingga kita bisa mewujudkan rasa aman dan nyaman dalam berlalu lintas,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten OKI M. Iqbal mengatakan penghargaan ini menjadi bukti nyata konsistensi dan komitmen Kabupaten OKI dalam menata transportasi serta fasilitas publik yang nyaman, aman, dan tertib.

    “Ini adalah hasil kerja keras dan konsistensi dan komitmen bersama antara pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan lainnya,” ungkap Iqbal.

    Dengan penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten OKI berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem transportasi demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

    “Komitmen Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam memberikan inovasi dan program unggulan, diantaranya terkait lalu lintas, prasarana, sumber daya manusia, angkutan dan sarana prasarana,” jelasnya. (ANA)

  • Kebut Optimasi Lahan, Petani OKI Tanam Padi IP 300

    Kebut Optimasi Lahan, Petani OKI Tanam Padi IP 300

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Petani di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mulai menerapkan sistem pola tanam Indeks Pertanaman 300 (IP 300) atau tanam tiga kali setahun dalam satu kawasan. Peningkatan Indeks Pertanaman ini bagian dari program optimasi 51 ribu hektare  lahan pertanian di Ogan Komering Ilir.

    “Disini ada 4.960 Ha yang melakukan IP 300. Lempuing dan Lempuing Jaya punya potensi 12 ribu hektare ditambah kecamatan lain dengan IP 200,”Ujar Kepala Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura OKI, Ir. Sahrul, M. Si saat penanaman perdana padi IP 300 di Desa Sungai Belida Kecamatan Lempuing Jaya, OKI, Selasa (10/9/2024).

    Melalui peningkatan indeks pertanaman ini, Sahrul memprediksi akan ada peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) di wilayah Kecamatan Lempuing Jaya  mencapai 34.342 ribu ton GKG Tahun 2024 ini.

    “Akan ada penambahan produksi mencapai 34.342 ton gkg dgn provitas 7 ton GKG per ha,” jelas dia.

    Pj. Bupati OKI, Asmar Wijaya mengaku bangga karena petani di OKI telah berhasil mengelola lahan pertanian dengan baik, ditandai dengan musim tanam padi yang dilaksanakan hingga tiga kali tanam setahun yang berdampak pada peningkatan produksi padi.

    “Dengan meningkatnya produktivitas padi di sini diharapkan menjadi motivasi petani di kecamatan lain yang memiliki sistem irigasi/pompanisasi untuk menerapkan pola tanam padi IP 300 ini,” kata Asmar.

    Bantu Petani Olah Lahan IP 300

    Asmar yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian OKI ini mengatakan untuk mengoptimalisasi indeks pertanaman (IP), perlu dilakukan sejumlah penyesuaian agar lahan bisa ditanami tiga kali. Di antaranya dengan optimalisasi alat mesin pertanian (alsintan) dan pemilihan bibit.

    “Untuk membantu petani IP 300, melalui program opla di Kec Lempuing Jaya ini  pemerintah membantu petani sebanyak 575 unit pompa air, 122 ton benih padi serta 1.226 ton dolomit,” jelas Asmar.

    Dia menambahkan, salah satu sasaran utama optimasi lahan rawa yang dilakukan di OKI yakni meningkatkan indeks pertanaman yang masih rendah yakni dari IP 100 menjadi IP200 bahkan sampai IP300 dalam setahun. Sehingga pada tahun 2024 ini diharapkan  ada tambahan produksi gabah  sekitar 250 ribu ton GKG  khusus dari OKI.

    “Dari sini OKI berkontribusi bagi negara khususnya soal pangan, sehingga kita menjadi salah satu daerah penyangga pangan nasional,” ucap Asmar.

    Selain menanam padi IP 300 pj Bupati OKI bersama Dandim 0402 OKI juga melakukan panen cabai dan penanaman bawang merah. “Kalau cabai dan bawang sebagai upaya kita mengendalikan inflasi,” tuturnya. (ANA)

  • Lancarkan Kucuran Dana Pusat, Pemkab OKI Tingkatkan Kualitas SPM dan LPPD

    Lancarkan Kucuran Dana Pusat, Pemkab OKI Tingkatkan Kualitas SPM dan LPPD

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus berupaya meningkatkan penyusunan program pembangunan daerah yang berorientasi pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan meningkatkan kualitas Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), sebagai dasar pemerintah pusat untuk menyalurkan Dana Alokasi Umum (DAU).

    Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, pasal 130 ayat 1 menyebutkan bahwa Dana Alokasi Umum (DAU) digunakan untuk memenuhi pencapaian SPM berdasarkan tingkat capaian kinerja layanan daerah. Sehingga kualitas penyusunan SPM yang dibuat pemerintah daerah akan berpengaruh terhadap kucuran dana pusat tersebut.

    Sehubungan dengan hal tersebut, jajaran Pemkab OKI dipimpin Pj. Sekretaris Daerah, Muhammad Refly, belajar peningkatan kualitas penyusunan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Laporan Penyelenggaran Pemerintah Daerah (LPPD) ke-Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Rabu (4/9/2024).

    “Melalui pertemuan ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pemerintah daerah kabupaten OKI, khususnya dalam penerapan SPM, serta penyusunan LPPD dan LKPJ. Serta memberikan manfaat yang besar bagi pembangunan urusan wajib pelayanan dasar di Kabupaten OKI,” ujar Refly.

    Kegiatan tersebut diikuti oleh Tim Penerapan SPM Kabupaten OKI, serta para perencana pada Organisasi perangkat daerah di Kabupaten OKI.

    Sebagai daerah yang masih memilki ketergantungan tinggi kepada pemerintah pusat terkait pendanaan Pembangunan, Pemkab OKI ujar Refly terus berupaya meningkatkan target-target pemerintah pusat yang menjadi kewajiban pemerintah daerah.

    “Oleh karena itu kami terus berupaya melakukan perbaikan-perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah, baik dokumen laporan, akuntabilitas pemerintahan maupun target-target pelayanan dasar tadi,” ujarnya.

    Sementara Asisten bidang pemerintahan kesejahteraan rakyat Kabupaten Garut Drs. H Bambang Hafid, M.Si mengatakan, penerapan standar pelayanan minimal (SPM)  sangat penting karena menjadi hak konstitusional seluruh masyarakat.

    “Kita sebagai abdi negara sesuai dengan tupoksi kita sebagai penyelenggara negara berkewajiban memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat, maka pelayanan terbaik itu sangat penting,” kata dia.

    Sementara terkait LPPD Kabupaten Garut merupakan peringkat 16 se Indonesia. “Ini tentunya ada komitmen yang kuat Pimpinan dengan kepala OPD dan pemerintah kabupaten dalam penyusunannya,” ujar dia.

    Pemkab Garut, kata dia, rutin melaksanakan bimbingan teknis dengan menghadirkan narasumber dari Provinsi dan Kemendagri.

    “Dalam melaksanakam bimtek tersebut dari seluruh OPD berdiskusi sehingga mengetahui hal-hal mana saja yang bisa dioptimalkan,” tuturnya. (ANA)

  • Dampingi Dja’far Shodiq di Pilkada OKI, Abdiyanto Mundur dari Legislatif

    Dampingi Dja’far Shodiq di Pilkada OKI, Abdiyanto Mundur dari Legislatif

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Muhammad Irsan, didampingi komisioner sudah menerima pendaftaran dari pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, HM. Dja’far Shodiq-Abdiyanto Fikri atsu JADI. Berkas pasangan ini dinyatakan telah memenuhi persyaratan dan telah lengkap.

    Menurut Irsan, meski dinyatakan lengkap, selanjutnya berkas pasangan tersebut akan diverifikasi terkait keabsahan, seperti ijazah ataupun berkas lainnya.

    Sementara itu, Dja’far Shodiq selaku bakal calon Bupati OKI merasa bersyukur, pihaknya sudah memenuhi persyaratan mendaftar untuk maju di Pilkada OKI. Dan berkas pendaftaran sudah dinyatakan lengkap.

    “Kita mendaftar sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati OKI. Alhamdulillah, berkas kami dinyatakan lengkap oleh pihak KPU. Mohon dukungan serta doanya,” ujar Dja’far Shodiq.

    Calon Wakil Bupati OKI pasangan Dja’far Shodiq, Abdiyanto Fikri menambahkan, pihaknya telah memenuhi persyaratan untuk mendaftar diri sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati OKI.

    “KPU menyatakan berkas kami sudah diperiksa dan lengkap, sehingga kami bisa mengikuti tahapan-tahapan selanjutnya,” terang Abdiyanto.

    Jelas Abdiyanto, terkait surat pengunduran dirinya sebagai anggota legislatif terpilih pada Pileg lalu dan Ketua DPRD OKI, sudah dilakukan.

    “Untuk proses sudah memperoleh persetujuan dari partai, dan sudah disampaikan ke KPU. Sehingga selanjutnya, untuk pergantian antar waktu (PAW) sudah diproses apa yang menjadi hak dibawah peringkat, tinggal lagi menunggu keputusan dari DPP,” ucap Abdiyanto. (ANA)