Category: Kecelakaan

  • Truk Fuso Diduga Alami Rem Blong Akibatkan Kecelakaan Beruntun, Satu Korban Dilarikan ke RS

    Truk Fuso Diduga Alami Rem Blong Akibatkan Kecelakaan Beruntun, Satu Korban Dilarikan ke RS

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kecelakaan beruntun kembali terjadi. Kali ini berawal diduga remnya blong Mobil Truk Fuso nopol BG 8033 ZI yang dikemudikan Hidayat (56), warga Dusun Suka Bandung II Desa Pardasuka Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu, menabrak Mobil Daihatsu Terios BG 1127 OG yang dikemudikan Mediansyah (33), kembali menabrak dua mobil lagi, dan 1 motor.

    Peristiwa kecelakaan beruntun ini terjadi di Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, tepatnya simpang Malintu Palembang Kamis (20/2/2025), sekitar pukul 18.30 WIB, usai maghrib.

    Di mana berawal Mobil Fuso bernopol BG 8033 ZI yang di kemudikan Hidayat (56), berjalan dari arah Simpang Poligon mengarah Simpang Malintu Palembang saat mendekati TKP (tempat kejadian perkara), diduga rem tidak berfungsi/blong sehingga menabrak Mobil Daihatsu Terios BG-1127-OG yang di kemudikan Mediansyah (33).

    Selain itu, juga mobil Daihatsu Sigra benopol BG 1287 U yang dikemudikan Sugiarto (63), serta menabrak motor Honda Vario bernopol BG 2191 ACM yang dikendarai Bambang (68) dan mobil Nissan Livina bernopol BG-1209-ZK yang dikemudikan Sugiyarto (56), berjalan dari arah sama.

    “Benar terjadinya kecelakan beruntun tersebut terjadi di Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara tepatnya simpang Malintu, Palembang, diduga rem blong,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yenny Dearty melalui Kanit Laka, AKP Ar Sikakum, Jumat (21/2/2025).

    Ar Sikakum mengatakan, 20 meter sebelum tiba di TKP kecelakaan mobil Truk Fuso BG-8033-ZI yang berjalan di lajur sebelah kanan mengalami rem blong. Kemudian menabrak Mobil Daihatsu Terios BG-1127-OG terdorong kedepan menabrak Mobil Daihatsu Sigra BG-1287-U yang sedang mengantri lampu merah di jalur mengarah Simpang Palem.

    “Kemudian pengemudi Mobil Truk Fuso BG-8033-ZI membanting stir kemudi kearah kanan mobil truk fuso menaiki trotoar median tengah jalan menabrak motor Honda Vario BG-2191-ACM,” katanya.

    Lanjutnya, setelah itu menabrak Mobil Nissan Livina BG-1209-ZK Yang sedang menunggu lampu merah di jalur mengarah jalan Parameswara. Akibat peristiwa ini korban luka dan kerusakan benda.

    “Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun Pengendara motor Bambang harus dilarikan ke RS, lantaran mengalami punggung kaki kanan remuk, luka lecet di lutut kiri, tangan kanan dan kiri,” bebernya.

    Ditangkap Ar Sikakum, terkait barang bukti, mobil dan pengemudi sudah diamankan ke pos Laka. “Untuk dimintai keterangan terkait insiden kecelakaan beruntung ini ,” tuturnya. (ANA)

  • Pengandara Kawasaki Ninja Hantam Truk Tangki, Korban Alami Luka Berat

    Pengandara Kawasaki Ninja Hantam Truk Tangki, Korban Alami Luka Berat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Diduga mengantuk dan dalam kecepatan tinggi, seorang pengendara motor Kawasaki Ninja ZX bernopol BG-6715-RVz yakni Faadil Almasa Fiqri (22), warga Jalan Nusa Indah blok C1 no.287 RT.001/001, Kelurahan Gumawang, Kecamatan Belitang, OKU Timur, menabrak bagian belakang truk Tangki BG-8645-UC.

    Akibat kejadian ini, Faadil harus dilarikan ke RS Mohamad Hosein Palembang, lantaran mengalami luka berat. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (19/2/2025), sekitar pukul 12.00 WIB.

    Peristiwa laka lantas yang dialami korban Faadil, terjadi di Jalan Mayjend Yusuf Singadekane, tepatnya di Perputaran TPA 110 Keramasan, Kecamatan Kertapati Palembang, pada Rabu (19/2/2025), sekitar pukul 11.00 WIB.

    Dimana berawal, saat pengendara motor Kawasaki Ninja ZX BG-6715-RV yakni Faadil, datang dari arah Simpang citra land hendak menuju kearah Simpang TPA Keramasan Kertapati Palembang.

    Setiba di TKP menabrak bagian belakang kanan Mobil Truck Tangky BG-8645-UC yang dikemudikan oleh Fahrizal (59) dan penumpangnya Fahriansyah (27), yang datang dari arah simpang Citra Land hendak berbelok ke arah simpang Citra Land.

    Diduga mengantuk, dan berkecepatan tinggi, alhasil kecelakaan pun terjadi. “Benar adanya peristiwa laka lantas tersebut . Antara pengendara motor Kawasaki Ninja yakni Faadil menabrak belakang truk yang dikemudikan Fahrizal,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Yenny Dearty, melalui Kanit Laka AKP Ar Sikakum.

    Lanjutnya, akibat kejadian ini korban Faadil mengalami luka berat dan langsung dievakuasi ke RS Mohamad Hosein Palembang. “Korban sudah kita evaluasi ke RSMH. Lantaran mengalami luka berat,” katanya.

    Sedangkan untuk barang bukti, ditambahkan Ar Sikakum, sudah diamankan ke Pos Laka. “Barang bukti motor korban dan mobil Truk tersebut sudah kita amankan. Dan pengemudinya kita ambil keterangan terkait Laka Lantas ini,” tuturnya. (ANA)

  • Pick up Tabrak Truk Fuso, Satu Orang Tewas

    Pick up Tabrak Truk Fuso, Satu Orang Tewas

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Korban laka lantas kembali bertambah. Kali seorang penumpang mobil Pick up B-9791-BAZ yakni Tommy (31), warga Jalan Gunung Lawu, Yoborejo Kecamatan Metro Timur Lampung, harus meregang nyawa.

    Peristiwa laka lantas ini terjadi di Jalan Sriwijaya Raya, tepatnya di depan Gudang Pupuk Mahakam Kertapati Palembang, Minggu (16/2/2025), sekitar pukul 03.30 WIB.

    Berawal saat Mobil Pick-Up Isuzu B-9791-BAZ yang dikendarai Ivan (28), warga Desa Rejo Mulyo Kel Rejomulyo Kecamatan Metro Selatan Lampung, bersama rekannya Tommy yang datang dari arah Terminal Karya Jaya, hendak menuju kearah simpang Fly Over Nilakandi KertapatiPalembang.

    Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), diduga kurang konsentrasi kecelakaan pun terjadi lantaran terlalu ke kiri sehingga menabrak bagian belakang Mobil Truck Fuso, yang hingga kini belum diketahui plat Polisi.

    Diketahui, mobil truck Fuso tersebut saat peristiwa ini terjadi sedang terparkir di sisi kiri Jalan. Akibat peristiwa ini korban yakni Tommy meninggal dunia mengalami mata kiri lecet, dada memar, perut memar dan lecet.

    Sedangkan, pengemudi truk truck Fuso yang belum di ketahui nopol usia kejadian melarikan diri berikut kendaraan nya. “Jadi benar adanya peristiwa laka lantas ini, Mobil Pick-Up Isuzu B-9791-BAZ yang dikendarai oleh Ivan menabrak truck Fuso yang sedang terparkir di sisi kiri Jalan,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yenny Dearty melalui Kanit Laka, AKP Ar Sikakum, Senin (17/2/2025).

    Lanjutnya, kecelakaan ini terjadi lantaran diduga kurang konsentrasi sopir Mobil Pick-Up Isuzu, karena banyak ke kiri akhirinya menabrak truk Fuso yang terparkir. Akibat peristiwa ini penumpangnya meninggal dunia,” ungkapnya.

    Ditambahkan Ar Sikakum, untuk barang bukti sudah diamankan. “Barang bukti sudah kita amankan. Dan untuk pengendara truk puso kami sedang lakukan pengejaran,” tuturnya. (ANA)

  • TKI Asal Palembang Meninggal di Jepang, Ibu Korban: Tidak Ada Firasat

    TKI Asal Palembang Meninggal di Jepang, Ibu Korban: Tidak Ada Firasat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Duka mendalam menyelimuti keluarga Tris Risky Akbar Reformansyah (26) di Jalan Silaberanti, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring Palembang.

    Risky atau yang akrab dipanggil Kiki, merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mengalami kecelakaan kerja saat bekerja konstruksi di Negara Jepang.

    Saat dibincangi di kediamannya, Kakak Kandung korban Herci Basepko Lidintama (34) mengatakan, jika dirinya pertama menerima kabar meninggalnya Kiki dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI pada Senin (27/1/2025).

    “Saat itu saya sedang nyetir, ditelpon langsung dari Kemenaker RI mengabarkan adiknya mendapatkan musibah dan meninggal,” katanya, Rabu (29/1/2025).

    Herci mengatakan jika adiknya sudah sekitar 7 bulan berada di Jepang untuk bekerja. “Sebelumnya dia bekerja di Palembang, kemudian resign untuk mengikuti seleksi program kerja di Jepang, dan lulus, berangkat sejak akhir Juni 2024,” terangnya.

    Namun Herci belum bisa merincikan kronologi kejadian yang dialami adiknya tersebut. “Untuk penjelasan terkait kronologi kami serahkan kepada adik yang berada di Bangka. Sebab kami disini masih fokus untuk mengurus kepulangan dan pemakaman jenazah kiki nanti,” jelasnya.

    Lanjutnya, pihak perusahaan kini sudah berkodinasi dengan Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) Osaka untuk proses pemulangan jenazah. “Diinfokan Sabtu (1/2) jenazah akan diberangkatkan dari Jepang, dan diperkirakan Minggu (2/2) pagi tiba dan akan di makamkan di TPU Mahameru,” tuturnya.

    Sementara itu, Cik Imah (55) Ibu Almarhum Risky tak kuasa menahan tangis saat menceritakan tentang anak ketiganya tersebut.

    “Tidak ada firasat apapun kalau Kiki akan meninggal, sebab Sabtu dan Minggu sempat komunikasi, dan video call,” ujarnya.

    Cik Imah mengatakan awalnya ia tidak percaya akan kabar yang diterimanya. “Saya ditelpon oleh temannya yang sama sama kerja di Jepang, mengatakan jika Kiki mendapat musibah,” jelasnya.

    Bahkan dirinya sempat menghubungi keluarga teman anaknya tersebut untuk meminta nomor telpon teman anaknya tersebut.

    “Takutnya Hoax, dan sangkin tidak percaya dengan kabar itu, saya tanyakan nomor HP ke keluarga teman anak saya yang menelpon, untuk memastikan apakah benar nomor itu nomor teman anaknya,” ungkapnya.

    Ternyata memang benar itu nomor teman anaknya, dan tidak lama dirinya mendapatkan kabar dari anak pertama saya, kakaknya Kiki yang mengatakan jika kiki mendapatkan musibah.

    “Saya tidak pernah menyangka kiki akan pergi secepat itu, dia anak baik pak, perhatian sama keluarga,” ucapnya. (ANA)

  • Pick up L300 Hantam Truk, Satu Korban Meninggal Dunia

    Pick up L300 Hantam Truk, Satu Korban Meninggal Dunia

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Diduga mengantuk, pengemudi Mobil Mitsubishi L300 bernopol BG 8237 BS, menghantam (menabrak) sebuah Truk dari belakang yang belum diketahui identitasnya. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu kemarin (25/1/2025).

    Akibat peristiwa tersebut, seroang penumpang Mobil L300 ini yakni Samsu Alam (46), warga Dusun III Kelurahan Gajah Muda, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin, meninggal dunia saat diperjalanan hendak dilarikan ke Rumah Sakit Mohamad Hosein (RSMH) Palembang.

    Sementara, pengemudinya yakni Robi (43), harus mengalami luka di tangan dan telapak kiri luka robek, paha sebelah kiri robek. Namun saat ini dalam kondisi sadar.

    Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di seberang gudang exavator Doosan Palembang, pada

    Sabtu (25/1/2025), sekitar pukul 05.30 WIB.

    Di mana, berawal terjadi laka lantas antara mobil truk warna kuning yang tidak di ketahui identitasnya  berjalan dari arah Simpang Malintu mengarah Simpang Palem Palembang.

    Lalu, setiba di TKP (tempat kejadian perkara) kecelakaan pun terjadi, diduga mengantuk dan tertidur pengemudi mobil Mitsubishi L300 BG-8237-BS yakni Robi menabrak mobil truk didepannya dari arah yang sama.

    Oleng tak terkendali, lalu membuat setinya ke arah kanan menghantam median tengah jalan dan tersangkut di trotoar median.

    “Benar adanya peristiwa kecelakaan tersebut. Penumpang yakni Samsu meninggal dunia saat hendak dilarikan ke RSMH,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yenny Diarty melalui Kanit Laka, AKP Ar Sikakum, Minggu (26/1/2025), saat dikonfirmasi.

    Lanjutnya, laka lantas ini terjadi alami pengemudi mobil L 300 tersebut  dalam keadaan mengantuk. Alhasil menabrak mobil truk didepan dan oleng ke kanan. “Pengemudi tersebut ngantuk jadi menghantam mobil Truk didepannya. Untuk mobil Truk tersebut belum diketahui indetitas karena kabur,” ungkapnya.

    Hingga saat ini, ditambahkan Ar Sikakum, untuk barang bukti mobil L 300 sudah diamankan dan Robi pengemudinya sudah diambil keterangan. “Hingga kini masih dalam proses pengembangan dan penyelidikan,” tuturnya. (ANA)

  • Pasang Kanopi Masjid, Pria di Palembang Tersengat Aliran Listrik

    Pasang Kanopi Masjid, Pria di Palembang Tersengat Aliran Listrik

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang pria bernama Aryadi (31), warga Lorong Panca Usaha, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, mengalami kecelakaan kerja Tersengat Aliran Listrik saat melakukan pemasangan kanopi di Masjid Darut Taqwa Palembang, di Jalan Panca Usaha, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, pada Jumat (24/1/2025), sekira pukul 15.00 WIB.

    Korban Aryadi tersengat listrik dan dievakuasi warga dari atas kanopi yang sedang ia pasang. Peristiwa ini, pun sempat diabadikan salah seorang warga sekitar, sehingga kejadian tersebut sempat membuat panik warga yang melihatnya.

    Akibat peristiwa itu korban mengalami luka di bagian tangan kiri, perut, kepala, serta kedua kakinya mengalami luka bakar yang membuatnya cedera serius. Sehingga langsung dievakuasi warga ke Rumah Sakit Bari Palembang.

    Pantauan di Rumah Sakit Bari Palembang, terlihat korban  Aryadi kondisinya sudah mulai membaik, meskipun belum bisa diajak berkomunikasi lebih jauh.

    Istri Korban Rani (31) menceritakan bahwa suaminya sedang membantu pemasangan kanopi masjid ketika insiden tersebut terjadi.

    “Tiba-tiba ada kabel yang mengeluarkan api dan langsung menyambar suami saya,” ujar Rani saat ditemui di RS Bari Palembang, Sabtu (25/1/2025).

    Beruntung, warga sekitar yang melihat langsung memberikan pertolongan dan membawa Aryadi ke Rumah Sakit Bari Palembang untuk mendapatkan perawatan medis.

    Ditambahkan Rani pada saat kejadian dirinya tidak berada di lokasi. Ia baru mengetahui insiden tersebut setelah diberitahu oleh warga setempat.

     “Saya diberitahu warga sekitar Masjid bahwa suami saya kena setrum dan allhamdulillah sudah dibawa ke rumah sakit,” kata Rani. (ANA)

  • Diserempet Bus Pariwisata, Sopir Bentor Tewas di Tempat

    Diserempet Bus Pariwisata, Sopir Bentor Tewas di Tempat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang sopir Bentor di Palembang tewas di tempat usai diserempet Bus AKAP. Korban meninggal dunia karena mengalami luka di bagian kepala.

    Peristiwa lakalantas maut terjadi di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, Kecamatan Kertapati Palembang, pada Minggu, 19 Januari 2025, sekira pukul 15.30 WIB.

    Seorang sopir Becak Motor (Bentor) M Teguh (56) warga Lorong Kapuk Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Kertapati Palembang tewas di tempat kejadian perkara (TKP) usai diserempet Bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi).

    Korban alami luka pada bagian kepala akibat peristiwa lakalantas melibatkan Bentor yang dikemudikan korban dengan Bus AKAP Ramayana jurusan Yogyakarta – Palembang – Jambi ini.

    Mengetahui korban tewas, sanak keluarga berteriak histeris melihat jenazah saat dievakuasi ke Kamar Mayat RS Bari Palembang.

    Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yenni Diarty melalui Kanit Gakum AKP AR Sikakum menjelaskan bahwa peristiwa lakalantas antara Bus AKAP dengan seorang pengemudi Bentor ini terjadi di Jalan M Yusuf Singadekane tepatnya didepan sebuah gudang beras.

    Saat itu, Bus Pariwisata yang dikemudikan Oki Triono (54) warga Magelang Jawa Tengah datang dari arah Jalan Mayjend M Yusuf Singadekane menuju arah TPA.Sementara, korban M Teguh juga mengemudikan Bentor miliknya dari arah yang sama.

    “Saat di TKP Sopir Bus  ini mungkin tidak mengetahui ada korban disisi sebelah kirinya sehingga terjadi lakalantas,” ungkap AR Sikakum, Senin (20/1/2025).

    Sementara ini, Sopir Bus dan kendaraan berpenumpang puluhan orang sudah diamankan di Pos Laka setempat untuk diminta keterangan lebih lanjut, sedangkan untuk pengendara bentor teguh, telah dibawa pulang kerumah oleh keluarganya untuk dimakamkan. (ANA)

  • Pajero Sport Ringsek Hantam Tiang LRT

    Pajero Sport Ringsek Hantam Tiang LRT

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Diduga melaju dengan kecepatan tinggi, sebuah mobil jenis SUV, Mitshubishi Pajero Sport berwarna putih dengan nopol AB 1001 AK, ringsek setelah menghantam tiang Light Rail Transit (LRT) No P – 569, Kamis (10/10/2024).

    Peristiwa laka lantas ini terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya didepan Pasar Cinde Palembang, sekitar pukul 05.00 WIB.

    Pantauan di lokasi kejadian, mobil ini sudah ada sejak subuh dengan keadaan rusak bagian depan, kaca depan retak, terlihat juga kantong udara (airbag) pada kursi depan telah mengembang.

    Selain itu, tampak juga petugas kepolisian dari Satlantas Polrestabes, Palembang masih melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan mengidentifikasi kendaraan.

    “Kita baru mengecek TKP. Kita juga belum tahu persis kejadian ini seperti apa,” ungkap petugas piket Lakalantas Polrestabes Palembang, ketika dikonfirmasi.

    Sementara, salah juru parkir Pasar Cinde Hartawan ketika ditemui mengatakan, peristiwa laka lantas ini terjadi pada subuh hari.

    “Saat menabrak tiang LRT tadi ada suara dentuman keras. Saya pun langsung kaget mendengarnya. Karena ingin tahu jadi saya keluar, ketika saya lihat ada sebuah mobil menabrak dan akibatnya kendaraan itu naik ke pembatas jalan. Peristiwa itu sekitar jam 5 subuh,” ungkapnya.

    Lanjut Hartawan, untuk penumpang mobil itu tidak ada yang terluka, hanya kerusakan pada mobil saja.

    “Isi di dalam mobil itu ada empat orang pak, pria semua. Mungkin karena panik mereka langsung keluar dari mobil dan meninggal mobil disini,” tuturnya. (ANA)

  • Motor dan Mobil Adu Kambing di Jembatan Musi VI, 2 Pelajar Patah Kaki

    Motor dan Mobil Adu Kambing di Jembatan Musi VI, 2 Pelajar Patah Kaki

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Malang dialami tiga orang siswa SMK 2 di Palembang ini. Ketiga menjadi korban laka lantas saat melintas di Jembatan Musi VI Palembang, pada Rabu (25/9/2024), sekitar pukul 10.30 WIB.

    Peristiwa kecelakaan tersebut berawal saat ketiga siswa itu berbonceng tiga mengendarai sepeda motor Yamaha Gear Bernopol BG 2169 ADT warna merah, melihat di arah Ilir menuju Ulu.

    Lalu, saat hendak menyalip, sepeda motor tersebut yang dikendarai Wisnu Pratama (16), dan dua penumpangnya yakni M. Adib Abian (16) dan Muhamad Fahrul (15), tiba-tiba dari arah berlawanan datang mobil Mazda bernopol BG 53 R yang dikendarai  Dede (35).

    Tak bisa dielakkan lagi, laka lantas pun terjadi. Alhasil, keduanya pun beradu kambing. Ini mengakibatkan pengendara motor tersebut Wisnu terbalik berserta penumpangnya.

    “Benar adanya peristiwa laka lantas di atas Jembatan Musi 6 Palembang, antara pengandara motor dan pengendara mobil Mazda,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yenny Dearty melalui Kanit Laka Iptu Ar Sikakum.

    Lanjut Ar Sikakum, terjadi laka lantas ini diduga pengandara motor yang ketiga masih berstatus pelajar hendak menyalip kendaraan di depannya dari arah Ilir ke Ulu. Sedangkan pengendara mobil ini dari Ulu ke Ilir.

    “Nah pengandara motor itu hendak menyalip dari arah berlawanan, pengendara mobil itu juga hendak menyalip hingga terjadi laka tersebut,” ungkapnya.

    Akibat kejadian ini, dua orang pelajar yakni Wisnu dan Adib mengalami patah kaki sebelah kanan dan temannya Fahrul mengalami luka lecet di kaki sebelah kanan. “Status ketiga masih pelajar SMK 2 kelas 10 dan 11,” jelasnya.

    Ketika ditanya soal pengendara mobil dan barang bukti, ditambahkan Ar Sikakum, sudah diamankan. “Barang bukti sudah diamankan di Pos Laka Pakjo. Sedangkan pengendara mobil juga masih kita ambil keterangan terkait peristiwa tersebut,” tuturnya. (ANA)

  • Diduga Mengantuk, Penumpang Kaisar Bermuatan Bawang Tewas Terjatuh di Fly Over

    Diduga Mengantuk, Penumpang Kaisar Bermuatan Bawang Tewas Terjatuh di Fly Over

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Lantaran terjatuh ke jalan, seorang penumpang pengendara motor kaisar meninggal dunia tempat kejadian perkara (TKP). Peristiwa ini terjadi pada Minggu malam (22/9/2024).

    Insiden itu terjadi di Jalan Gubernur H Bastari, tepatnya di turunan pangkal Fly Over Jakabaring Palembang. Di mana, berawal saat pengendara motor kasir bernopol BG 3237 ACU, bermuatan bawang putih yang dikendarai Barahi (48), warga Jalan KH Azhari Lorong Masjid, Kelurahan 11 Ulu Kecamatan SU II Palembang, bersama penumpangnya yakni M Ilham yang datang dari arah Jembatan Ampera hendak mengarah ke Mapolrestabes Palembang.

    Lalu, setiba di TKP, laka lantas terjadi sewaktu berjalan,  penumpang motor kaisar BG-3237-ACU terjatuh ke jalan yang mengakibatkan korban mengalami luka-luka dan meninggal dunia.

    “Benar adanya peristiwa tersebut tempat di turunan Fly Over Jakabaring,” ungkap Kasat lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yenny Dearty, melalui Kanit Laka Iptu Ar Sikakum, Senin (23/9/2024).

    Lanjutnya, untuk penyebab penumpang itu terjatuh masih dalam penyelidikan. “Tetapi dugaan sementara penumpang tersebut mengantuk dan tidak berpegangan. Alhasil terjatuh,” terang Ar Sikakum.

    Sambungnya, akibat kejadian ini, M Ilham mengalami luka robek di dahi, luka robek bibir atas, luka robek pelipis mata kanan, gigi patah, keluar darah dari hidung. “Meninggal dunia di TKP, dan langsung kita evakuasi di Rs Bari dan sudah dibawa Keluarganya,” ungkapnya.

    Sementara, untuk pengendara tersebut, Barahi, sudah diambil keterangan oleh petugas penyidik Satlantas Polrestabes Palembang, terkait peristiwa tersebut. “Masih kita ambil keterangan terkait peristiwa ini. Untuk motor kaisar sudah kita amankan,” katanya. (ANA)

  • Tabrak Belakang Truk Parkir, Pengandara Motor Tewas

    Tabrak Belakang Truk Parkir, Pengandara Motor Tewas

    SIARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Korban laka lantas kembali bertambah. Kali ini pengendara sepeda motor Honda Vario bernopol BG-3305-ACG tewas di tempat kejadian perkara (TKP), setelah menabrak truk yang terparkir di bahu jalan.

    Pengendara motor tersebut yakni M Karisman (29), warga Lorong Peraturan Darat Kecamatan 12 Ulu Kelurahan 12 Ulu, Palembang. Perisriwa laka lantas tersebut terjadi pada Kamis (19/9/2024), sekitar pukul 23.45 WIB, di Jalan SMB II, Depan Bima Sakti Convention.

    Dimana, laka lantas terjadi antara pengandara sepeda motor Honda vario BG 3205 ACG yang dikendarai oleh korban Karisman yang datang dari arah terminal Simpang Kades hendak mengarah Simpang Talang Betutu.

    Lalu, setiba di TKP menabrak bagian belakang sebelah kanan truck fuso hino BG-8134-MU yang sedang berhenti di Bahu belah kiri  jalan.

    “Sudah dilakukan olah TKP. Untuk korban meninggal dunia di TKP,” Ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Yenny Dearty melalui Kanit Laka Iptu Ar Sikakum, Jumat (20/9/2024).

    Lanjutnya, sedang untuk pengemudi truck fuso hino BG-8134-MU belum diketahui tidak berada di lokasi kejadian. “Barang bukti sudah kita amankan. Sedang pengemudi truk masih kita lakukan penyelidikan punya siapa,” katanya.

    Sementara, korban meningal dunia lantaran mengalami luka lecet di kening, pelipis kiri robek, tangan kiri patah, pipi kiri luka lecet, keluar darah dari hidung, mulut, dan telinga.

    “Hingga kini sudah dibawa keluarga nya pulang ke rumah duka untuk di makamkan,” tuturnya. (ANA)

  • Terjatuh, Pengendara Motor Tewas Dilindas Truk

    Terjatuh, Pengendara Motor Tewas Dilindas Truk

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Laka Lantas kembali menelan korban jiwa. Kali ini terjadi di jalan Letjend Harun Sohar tepatnya di dekat Simpang Bandara SMB II Palembang, Kamis (12/9/2024).

    Informasi yang dihimpun, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi antara Mobil Truk Mitsubishi Colt Diesel BG-8269-RT yang dikemudikan oleh Yusuf (50), yang datang dari Simpang Talang Jambe hendak menuju Simpang Asrama Haji kota Palembang.

    Lalu, setiba di TKP (tempat kejadian perkara), laka lantas pun terjadi pada saat berpindah lajur dari arah kanan kekiri telah menyerempet bagian kanan Sepeda Motor Yamaha Mio Soul BG-4838-OP yang dikendarai oleh Deddy Dulkarim (67), yang datang dari arah Simpang TPA belok kekiri hendak menuju kearah Simpang Asrama Haji.

    Akibat peristiwa tersebut pengendara Sepeda Motor tersebut terjatuh dan terlindas ban belakang sebelah kiri Mobil Truck Colt Diesel. Akibat korban meninggal dunia dan kerusakan benda.

    “Korban ini hendak berbelok, lalu saat itu diserempet mobil truk, akibat korban terjatuh, alhasil langsung dilindas ban belakang truk yang dikemudikan oleh Yusuf,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Yenny Dearty melalui Kanit Laka Iptu Ar Sikakum, Jumat (13/9/2024), malam usia melakukan oleh TKP.

    Lanjut, akibat laka lantas tersebut korban meninggal dunia di TKP lantaran mengalami kepala pecah, muka robek dan  tangan kanan lecet. “Korban sudah dievakuasi di bawa ke kamar mayat dan hingga kini keluarga korban sudah dihubungi untuk membawa jenazah korban ke rumah dulu,” ungkapnya.

    Sementara untuk barang bukti, ditambahkan Ar Sikakum, motor dan mobil truk tersebut sudah diamankan ke Pos Laka. “Sudah kita amankan untuk barang bukti motor korban dan mobil truk tersebut. Sementara untuk pengemudi truk masih tengah diperikaa,” tuturnya. (ANA)

  • Kecelakaan Beruntun Depan SMA 3, Empat Mobil Ringsek

    Kecelakaan Beruntun Depan SMA 3, Empat Mobil Ringsek

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ilir Timur I Palembang, pada Kamis (5/9/2024) sekitar pukul 09.00 WIB.

    Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan berawal saat mobil Toyota Kijang Innova 1611 XO, keluar dari Jalan Kopral Umar Said hendak mengarah simpang Polda Sumsel.

    Diduga melaju dengan kecepatan tinggi, mobil tersebut lantas menabrak pembatas jalan hingga menabrak tiga mobil lainnya. Tiga mobil yang ditabrak yakni, Toyota Avanza putih 1609 AJ, Daihatsu Sirion BG 1385 IV dan Honda Mobilio putih 1348 IN.

    Kondisi mobil Kijang Innova Hitam tersebut mengalami kerusakan yang berat, sementara sopir Kijang Innova dan Sirion beserta penumpang dikabarkan mengalami luka-luka.

    Kasubnit Turjawali Satlantas Polrestabes Palembang Iptu Sugeng Palembang mengatakan bahwa telah terjadi kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan. Untuk tiga orang korban jiwa sudah dibawa ke RS Umum Palembang untuk mendapatkan perawatan.

    “Tadi ada tiga orang sudah dibawa ke RS, untuk sopir Innova yang menabrak tiga kendaraan lainnya selamat tidak terluka,” kata Turjawali.

    Sementara untuk kronologinya, berawal mobil Innova keluar dari jalan simpang Kopral Umur Said keluar ke jalan utama karena mobil matic diduga sang pengemudi tidak terlalu mahir sehingga tancap gas full menabrak mobil hingga menabrak marka jalan kembali menabrak dua mobil di jalur lainnya.

    “Karena pengemudi mobil Innova tidak mahir mengendarai matic sehingga menancap gas. menebar satu kendaraan lalu meloncat marka jalan menabrak dua mobil di jalur lainnya,” terang Sugeng.

    Atas kejadian ini sempat terjadi kemacetan di Jalan dari simpang Polda menuju ke arah simpang Charitas. Kemudian mobil yang ringsek akan dibawa ke pos lakalantas Pakjo Palembang. (ANA)

  • Pengandara Motor Tewas usai Hantam Tiang LRT

    Pengandara Motor Tewas usai Hantam Tiang LRT

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Korban laka lantas tunggal kembali bertambah. Akibat peristiwa laka lantas yang terjadi di Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di depan Sari Mulia Palembang, salah satu pengendara motor harus merenggang nyawa.

    Informasi yang dihimpun, peristiwa laka itu terjadi pada Minggu (19/8/2024), sekitar pukul 00.30 WIB. Dimana berawal saat pengendara sepeda motor Honda Beat bernopol BG 6604-ADA yang belum diketahui identitasnya datang dari arah simpang Cinde menuju air mancur.

    Setiba di seputaran depan Sari Mulia, pengendara tersebut tidak dapat menguasai kendaraan hingga hilang keseimbangan dan menabrak tiang LRT. Akibatnya, korban luka-luka meninggal dunia dan kerusakan benda.

    “Diduga pengendara motor ini saat mengendarai motor ngebut dengan kecepatan tinggi. Lantaran tidak bisa menguasai motor jadi menabrak tiang LRT,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yenny Dearty, melalui Kanit Laka Iptu Ar Sikakum, Senin (19/8/2024).

    Lanjuta Ar Sikakum, untuk indetitas pengendara motor dan penumpang belum diketahui. “Idetitas belum kita ketahui, namun pengendara motor tersebut meninggal di TKP, lantaran kepala pecah dan pendarahan di hidup dan telinga,” katanya.

    Sedangkan untuk penumpangnya, sambung Ar Sikakum, juga tidak sadar diri dan pendarahan mulut maupun kepala. “Hingga saat ini keduanya masih berada di RS AK Gani Palembang, ” ungkapnl Ar Sikakum.

    Bagi masyarakat Palembang yang mengetahui atau mengenali korban dengan mengunakan motor Honda beat bernopol BG 6604-ADA, segera mendatangi RS AK Gani Palembang. (ANA)

  • Diduga Lalai saat Berbelok, Dua Pengendara Motor Saling Hantam

    Diduga Lalai saat Berbelok, Dua Pengendara Motor Saling Hantam

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi. Kali ini terjadi antara dua pengendara sepeda motor saling bertabrakan, Jumat (26/7/2024), sekitar pukul 23.50 WIB, di Jalan MP Mangkunegara, tepatnya di depan Paramount.

    Informasi yang dihimpun, kecelakaan ini diduga terjadi berawal antar pengendara sepeda motor R16 bernopol

    BG-4321-ACK yang dikendarai M Ridho (26), warga Jalan Dr M Isa, Lorong Bintara Kecamatan IT I Palembang, berjalan dari arah simpang Abiasan mengarah ke simpang BLK.

    Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), pada saat hendak berbelok ke kanan mengarah di Paramount, tiba-tiba ditabrak pengendara motor Honda beat bernopol BG-4844-NG yang dikendarai Miranda (20), warga Jalur 8 Telang dan penumpangnya, Levia (18) warga Desa Lupang, Air Saleh.

    Akibat peristiwa tersebut, dua pengendara sepeda motor ini terpental dari motornya, dan mengalami luka-luka disekujut tubuh mereka.

    “Jadi benar adanya laka lantas tersebut, dimana pengendara motor VS pengendara motor,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Yenny Dearty melalui Kanit Laka Iptu Ar Sikakum, Sabtu (27/7/2024),

    Lanjut Ar Sikakum, Laka lantas ini terjadi diduga lantaran kedua pengendara tersebut lalai saat berkendara dan tidak melihat arah kiri dan kanan saat berbelok. “Akibat kejadian ini mereka mengalami luka luka di sekujur tubuhnya,” katanya.

    Akibat laka lantas ini pengendara sepeda motor R16 yakni Ridho mengalami luka lecet di hidung, kaki sebelah kanan, pengendara motor Honda beat yakni Miranda mengalami pipin kanan luka lecet dan mata kiri memar, serta penumpangnya yakni Levia mengalami pipi Kakan luka lecet dan mata kiri memar dan ketiga terpaksa dilarikan ke RS terdekat.

    “Untuk barang bukti sepeda motor sudah kita amankan ke Pos lama. Hingga kini kita juga sudah melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi,” tuturnya. (ANA)

  • Korban Alami Koma, Pengemudi Xpander dengan Pelat Nomor Ini Dituntut Bertanggungjawab

    Korban Alami Koma, Pengemudi Xpander dengan Pelat Nomor Ini Dituntut Bertanggungjawab

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Korban tabrak lari terus bertambah. Akibat peristiwa ini korban hingga kini belum sadarkan diri. Di mana peristiwa tabrak lari ini terjadi di Jalan Macan Lindungan Parameswara, Kecamatan IB I Palembang.

    Korban diketahui bernama Ahmad Kurniawan (48) warga Batu Itam, Kelurahan 26 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang. Korban tidak sadarkan diri setelah ditabrak mobil Mitsubishi jenis Xpander berwarna putih bernopol BG 1825 MT.

    Peristiwa kecelakaan ini terjadi pada Jumat (26/7/2024) sekitar pukul 06.00 WIB. Dimana saat itu berawal saat korban sedang berjalan di TKP (tempat kejadian perkara).

    Kemudian, datang dari belakang sebuah mobil Xpander dan langsung menabrak korban dari belakang. Akibat kejadian ini, korban terpental tak sadar diri dan oleh warga korban langsung dilarikan RS Siti Khodijah Palembang.

    Sementara, Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Yenni Diarty melalui Kanit Gakkum Iptu Arham Sikakum membenarkan adanya peristiwa tersebut tabrak lari.

    “Saat ini korban sudah dilarikan anggota kami bersama warga sekitar ke RS Khodijah Palembang. Hingga kini korban tidak sadarkan diri,” ungkap Ar Sikakum.

    Lanjut Ar Sikakum, untuk kronologis kejadian laka ini, pihaknya masih di TKP melakukan pemeriksaan saksi-saksi di lapangan. “Kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi di lapangan,” ungkap AR Sikakum.

    AR Sikakum juga berharap kepada pengendara mobil tersebut, untuk serta mendatangi pos Laka dan bertanggungjawab atas kejadian ini.

    “Ya saya harap Pengemudi mobil Mitsubishi jenis Xpander berwarna putih bernopol BG 1825 MT, mendatangi Pos Laka, untuk bertanggungjawab,” harapnya. (ANA)

  • Diduga Mengantuk, Pengemudi Mobil Kijang Tabrak Warung

    Diduga Mengantuk, Pengemudi Mobil Kijang Tabrak Warung

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebuah Mobil Toyota Kijang warna merah, menabrak warung di Jalan Sultan Mansyur, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang, pada Kamis (20/6/2024), sekitar pukul 11.30 WIB. Diduga, peristiwa tersebut bisa terjadi lantaran kondisi pengemudi tengah mengantuk.

    Akibat dari peristiwa tersebut, pintu rolling door dan dinding warung yang terbuat dari beton mengalami kerusakan yang cukup parah.

    Aidil (19), saksi mata sekaligus anak pemilik warung mengatakan, bahwa saat kejadian dirinya sedang duduk di depan warung.

    “Waktu kejadian saya sedang duduk, jaga di depan warung. Tiba-tiba mobil datang menabrak warung kami,” kata Aidil, saat ditemui di lokasi kejadian.

    Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Alhamdulillah untuk korban jiwa tidak ada. Hanya barang-barang dan depan warung yang rusak,” ungkap Aidil.

    Menurut Aidil, bahwa sopir tersebut seorang bapak-bapak yang sudah berusia sekitar 60 tahun. “Sopirnya bapak-bapak, sudah tua. Katanya seorang dosen, dia mengaku mengantuk,” ujar Aidil.

    Terkait kerusakan, kata Aidil, sopir siap bertanggungjawab dengan mengganti rugi. “Tadi beliau (sopir) sudah bilang hitung semua kerugian. Apa saja yang rusak, dia siap untuk ganti rugi,” tutur Aidil. (ANA)

  • Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas, Sopir Dump Truk Langsung Kabur

    Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas, Sopir Dump Truk Langsung Kabur

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Rasmini (40), warga Jalan Swadaya, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang, meninggal dunia usai ditabrak mobil dump truk bermuatan tanah.

    Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Sako Baru, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako Palembang, pada Kamis, 20 Juni 2024, sekitar pukul 09.00 WIB.

    Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang Iptu Arham Sikakum menerangkan, bahwa korban mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.

    “Korban berjalan kaki dari arah Jalan Swadaya menuju ke simpang Sako Baru. Saat di TKP, korban ditabrak mobil dump truk yang berjalan menuju ke arah simpang Kebun Sayur,” terang Arham.

    Usai kejadian, kata Arham, sopir mobil dump truk melarikan diri meninggalkan korban dalam keadaan terkapar di TKP. “Sopir mobil langsung lari meninggalkan korban. Sopir-nya masih kami kejar,” kata Arham.

    “Korban sudah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan pihak keluarga,” tutur Arham. (ANA)

  • Hendak Menyalip, Mobil Cevrolet Captiva Malah Hantam Pemotor hingga Tewas

    Hendak Menyalip, Mobil Cevrolet Captiva Malah Hantam Pemotor hingga Tewas

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Lagi-lagi Lakalantas menelan korban jiwa. Kali korbannya yakni seorang pengendara sepeda motor Honda Vario bernopol BG-4378-ADW, yakni Idris (30), warga Jalan Perumnas Talang Kelapa Kelurahan Talang Kelapa Kecamatan AAL Palembang.

    Informasi yang dihimpun, peristiwa laka lantas dialami korban terjadi pada Selasa (4/6/2024), sekitar pukul 04.30 di Jalan AKBP Cek Agus tepatnya di dekat Tour Travel Bin Bilal Palembang.

    Berawal saat mobil Ceprolet Captiva bernipol BG-1340-AH yang dikemudikan Muhamad Alhari Ramadhan yang melintas dari arah Simpang Golf hendak mengarah Simpang Patal dan setiba di TKP (tempat kejadian perkara).

    Mobil tersebut hendak menyalip mendahului sepeda motor yang dikendarai korban, berada di depan yang datang arah yang sama dari sebelah kanan. Tidak bisa dielakkan lagi kemudian menabrak sepeda motor Honda Vario BG-4378-ADW yang dikendarai korban Idris yang berjalan dari arah yang berlawanan.

    Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka-luka dan meninggal di TKP. Sedangkan jenazah korban sudah dievakuasi  ke RS Bhayangkara Palembang.

    “Benar adanya peristiwa laka lantas tersebut. Korban pengendara motor yakni Idris meninggal dunia di lokasi kejadian,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Yenny Dirty melalui Kanit Laka Iptu Ar Sikakum.

    Lanjutnya, hingga kini jenazah korban sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang. “Korban mengalami luka pada kepala,luka pada perut, leher patah, tangan kiri patah meninggal dunia di TKP,” katanya.

    Sedangkan untuk pengemudi mobil sudah kita amankan berikut barang bukti seperti mobil, dan kendaraan korban.  “Sudah kita amankan barang bukti mobil dan sepeda motor korban. Pengemudi mobil juga sedang dilakukan pemeriksaan,” ungkapnya. (ANA)

  • Agya Tabrak Aerox, Ibu dan Anak Penumpang Xeon Tewas Dilindas Truk

    Agya Tabrak Aerox, Ibu dan Anak Penumpang Xeon Tewas Dilindas Truk

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Diduga dalam kondisi mengantuk, pengemudinya Mobil Toyota Agya warna putih  menabrak sepeda motor Yamaha Aerox yang dikendarai dua orang laki-laki berboncengan, di Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 3,5 Palembang, Senin petang, 27 Mei 2024, sekitar pukul 17.30 WIB.

    Kecelakaan yang terjadi tidak jauh dari SMA Negeri 3 Palembang itu, mengakibatkan dua pengendara sepeda motor harus dilarikan ke Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, lantaran mengalami luka cukup serius.

    Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Yenni Diarty melalui Kanit Gakkum Iptu Arham Sikakum, saat dikonfirmasi, Selasa 28 Mei 2024, membenarkan peristiwa tersebut.

    “Benar, kemarin memang ada kecelakaan yang melibatkan sebuah mobil pribadi dengan sepeda motor di jalan tidak jauh dari SMA Negeri 3. Kasus ini masih ditangani Unit Lakalantas Polrestabes Palembang,” jelas Iptu Arham Sikakum.

    Dilanjutkannya, penyebab kecelakaan diduga karena pengemudi mobil mengantuk. Sehingga tidak bisa kontrol saat berkendara dan menabrak sepeda motor yang berada di depannya.

    “Untuk data nama-nama pengemudi mobil maupun pengendara motor saya belum menerima laporan dari anggota di lapangan, namun anggota kita masih melakukan penyelidikan terkait Lakalantas yang terjadi,” terangnya.

    Akibat tabrakan yang terjadi, kondisi mobil Agya ringsek di bagian depan. Sedangkan sepeda motor Yamaha Aerox mengalami kerusakan parah.

    “Untuk pengemudi mobil sudah diamankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh petugas,” tuturnya.

    Sebelumnya, satu keluarga juga mengalami Lakalantas dilindas truk fuso di Simpang Flyover Bandara yang mengakibatkan istri dan anak balita berusia lima tahun tewas dalam peristiwa yang terjadi, Minggu 26 Mei 2024.

    Seorang ibu rumah tangga bernama Rina Karisma (36), tewas di lokasi kejadian. Sementara sang anak Laila Nadifa Almaira meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

    Iptu Arham Sikakum menjelaskan bahwa satu keluarga yang berboncengan sepeda motor Yamaha Xeon BG 4687 ZO merupakan warga Maskerebet Palembang.

    “Mereka tujuannya hendak pulang ke Maskerebet. Saat kejadian motor korban  ditabrak Truk Hino warna putih BG 8012 IH. Dua orang meninggal dunia dalam kejadian ini, yakni ibu dan anak. Sementara sang ayah saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Charitas KM 7 Myria,” katanya.

    Disampaikannya kronologis kejadian berawal saat sepeda motor korban datang dari arah Bandara hendak menuju ke Km 12 kemudian hendak menyalip dari kiri ke arah sebelah kanan.

    “Informasi motor sama truk tersebut sama-sama datang dari arah Bandara, tapi motor korban hendak belok ke kanan arah Km 12 hingga bersenggolan dengan truk. Posisi motor di sebelah kiri mau ke maskarebet,” ujarnya.

    Identitas korban meninggal dunia yakni Rina Karisma (36) dan anaknya bernama Laila Nadifa Almaira berusia 5 tahun. Sedangkan sang suami selamat dan masih menjalani perawatan medis bersama Indra Dinata (39).

    “Kondisi korban selamat mengalami luka lecet kaki dan patah tangan. Pihak keluarga korban sudah berada di rumah sakit. Untuk saat Ini kedua kendaraan tersebut dibawa ke Pos laka Musi II dan sopir truk sudah diamankan,” ungkapnya.

    “Ya benar supir sudah diamankan kami mintai keterangan,” jelasnya. (ANA)

  • Bus Study Tour Siswa SD Tabrak Truk, Dua Meninggal, Puluhan Luka-luka

    Bus Study Tour Siswa SD Tabrak Truk, Dua Meninggal, Puluhan Luka-luka

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kembali memakan korban. Keceriaan rombongan study tour SD Negeri 1 Harisan Jaya, OKU Timur, berubah menjadi duka mendalam.

    Ini setelah bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan tragis di Jalan Lintas Timur, Desa Buluh Cawang, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel). Kecelakaan yang terjadi pada Jum’at (24/5/2024) malam tersebut, merenggut dua nyawa dan melukai puluhan lainnya.

    Kasat Lantas Polres OKI, AKP Joko Edy, mengonfirmasi bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.25 WIB. Bus Minanga Express dengan nomor polisi BE 7431 BU, menabrak bagian belakang truk yang sedang berhenti karena rusak. Akibatnya, bus terbalik dan mengakibatkan kerusakan parah.

    “Benar, kecelakaan tersebut terjadi tadi malam. Dua orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. Saat ini, empat korban masih dirawat di RSUD Kayuagung,” ujar AKP Joko Edy, Sabtu (25/5/2024).

    Data yang dihimpun, bus tersebut mengangkut 29 penumpang, terdiri dari 8 perempuan dewasa, 2 laki-laki dewasa, 11 anak laki-laki, dan 8 anak perempuan. Sayangnya, sang sopir bus, Irfan, melarikan diri setelah kecelakaan terjadi.

    AKP Joko Edy mengungkapkan dugaan awal penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengemudi bus. “Diduga sopir bus lalai saat melintas di lokasi kejadian. Ia menabrak truk yang sedang berhenti karena mengalami kerusakan,” jelasnya.

    Pasca kecelakaan, Jalan Lintas Timur sempat mengalami kemacetan parah. Namun, berkat kerja keras petugas kepolisian dan instansi terkait, arus lalu lintas kini telah kembali normal. Bangkai bus juga telah dievakuasi dari lokasi kejadian.

    Polisi masih melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan dan mencari keberadaan sopir bus yang melarikan diri. Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat banyaknya korban anak-anak yang terlibat. (ANA)

  • Terjatuh saat Menyalip, Pemotor Meninggal Dunia Ditabrak Truk Tangki

    Terjatuh saat Menyalip, Pemotor Meninggal Dunia Ditabrak Truk Tangki

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kecelakaan lalu lintas akibat truk bertonase besar kembali terjadi. Peristiwa berdarah ini terjadi di Jalan MP Mangkunegara, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III Palembang, Senin (20/5/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.

    Korba ialah Pobri Milian (69), warga Graha Bukit Raflesia, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang.

    Kanit Laka Polrestabes Palembang Iptu Ar Sikakum mengungkapkan, kejadian bermula saat mobil truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dengan nomor polisi BG 8342 IX, datang dari arah Patal mengarah ke Abiyasan.

    Tiba-tiba ada sepeda motor Honda Supra BG 2489 NQ mendahului dari arah yang sama.

    “Kemudian korban ini terjatuh. Dibelakang motor korban ini ada mobil tangki dan akhirnya terjadila tabrakan,” ungkap Ar Sikakum, saat ditemui di lokasi kejadian.

    Saat ini, kata Ar Sikakum, sopir truk sudah diamankan pihak kepolisian. “Untuk sopir truk sudah diamankan, sementara jasad korban sudah dibawa ke rumah sakit terdekat,” kata Ar Sikakum. (ANA)

  • Motor Oleng usai Masuk Lubang, Mahasiswi Tewas Terjatuh

    Motor Oleng usai Masuk Lubang, Mahasiswi Tewas Terjatuh

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Lantaran masuk lubang, pengendara sepeda motor Yamaha M3, yakni Putri Aisyah Agusti (24), seorang mahasiswi menjadi korban laka lantas dan harus merenggang nyawa di lokasi kejadian, tadi malam.

    Peristiwa laka lantas tersebut terjadi di Jalan AKBP Cek Agus depan Refleksi Kakiku Palembang, Senin (22/4/2024), sekitar pukul 21.15 WIB.

    Di mana berawal saat pengendara sepeda motor Yamaha M3 BG-4201-CM, yang merupakan warga Jalan Perintis Kemerdekaan Lorong Sawah Baru Kelurahan Lawang Kidul Kecamatan IT II Palembang ini berjalan dari arah simpang Patal hendak menuju simpang golf, Palembang.

    Lalu, setiba di tempat kejadian perkara (TKP), tidak bisa dielakkan lagi laka lantas terjadi,  sepeda motor korban masuk lubang kemudian terjatuh di tabrak mobil B-9988-UU, yang dikendarai oleh Candra Gupta, yang datang dari arah dan tujuan sama.

    Akibat peristiwa itu dan korban Putri luka-luka meninggal dunia di TKP, kemudian dibawah ke RSMH Palembang serta kerusakan benda.

    “Benar tadi malam terjadi laka lantas dan akibat peristiwa itu pengendara sepeda motor meninggal di tempat,” ungkap Kasat lantas Polrestabes, Palembang AKBP Yenny Dearty melalui Kanit Laka, Iptu Ar Sikakum, Selasa (23/4/2024).

    Lanjutnya, peristiwa ini terjadi lantaran motor korban masuk lubang, karena oleng korban terjatuh. Lalu di arah bersamaan saat itu mobil yang dikendarai Candra melintas. “Karena tidak bisa dielakkan lagi, Al hasil menabrak korban,” katanya.

    Ditambahkan Ar Sikakum, hingga kini untuk barang bukti sepeda motor korban dan mobil Candra sudah diamankan ke Pos Laka. “Untuk bersangkutan Candra pun, masih kita ambil keterangan terkait peristiwa Laka lantas ini,” tuturnya. (ANA)

  • Tragis, Bocah SMP Tewas Terlindas Truk

    Tragis, Bocah SMP Tewas Terlindas Truk

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang bocah SMP di Palembang tewas usai usai motor Honda Beat nopol BG 2316 AEV yang dikendarai bersama temannya ditabrak truk di Jalan Letkol Nuramin, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Kalidoni Palembang, Jumat (19/4/2024) sekitar pukul 10. 00 WIB.

    Korban ialah Irsan Murti alias Fikal (15) warga Jalan May Zein,  Sei Selais, Kecamatan Kalidoni Palembang.

    Sudarina (44) keluarga korban Fikal mengungkapkan bahwa pihaknya mendapatkan laporan keponakannya ditabrak pada pukul 10.30 WIB.

    Sebelum kejadian bahwa sang keponakan tidur, lalu temannya Noval datang ke rumah menjemput.

    “Saat pergi dia tidak pamit sama kakenya,” ungkap Sudarina saat ditemui di RS Pelabuhan Palembang.

    Kata Sudarina, Ayah dan Ibu Fikal sudah bercerai , sang Ibu tinggal berada di Malaysia.

    “Di Palembang ini dia tinggal bersama Kakenya,” kata Sudarina.

    “Pada saat kejadian yang bawa motor Noval, Fikal dibonceng,” tambah Sudarina.

    Lanjut dikatakan Sudarina bahwa Fikal mengalami pecah kepala, sementara Noval mengalami luka di dengkul kaki sebelah kanan.

    “Untuk kondisi motornya tidak ada yang leset atau rusak,” terang Sudarina.

    Lebih lanjut Sudarina mengatakan bahwa truk dan sopir sudah diamankan oleh warga. “Mudah-mudahan pelaku dihukum dengan hukuman setimpal,” jelas Sudarina. (ANA)

  • Tabrak Truk Tronton Terparkir di Bahu Jalan, Pemotor Tewas

    Tabrak Truk Tronton Terparkir di Bahu Jalan, Pemotor Tewas

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang pengendara motor bernama Muhammad Rohim (28), tewas mengenaskan usai menabrak truk tronton dengan nomor polisi (nopol) BG 8906 OW, yang terparkir di badan jalan.

    Kecelakaan yang merenggut nyawa Rohim, terjadi di Jalan Residen Abdul Rozak, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang, Sabtu (30/3/2024), sekitar pukul 07.00 WIB.

    Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Yenni Daniarti melalui Kanit Gakkum Iptu AR Sikakum menjelaskan, kecelakaan maut itu bermula ketika Rohim mengendarai sepeda motor Honda Scoopy nopol BG 3409 YAO.

    Ketik itu, korban Rohim mengendarai sepeda motor dari arah Simpang Empat Patal menuju Simpang Tiga Celentang. Setiba di lokasi, korban menabrak belakang truk tronton yang terparkir di median jalan sebelah kiri.

    “Mendapati kejadian itu, anggota kita yang berada di lapangan langsung membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Pusri,” kata AR Sikakum, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

    Meski sempat mendapatkan perawatan intesif di rumah sakit, korban Rohim meninggal dunia usai mengalami luka di dada dan kepala yang diduga patah.

    “Sopir truk tronton sudah kita amankan untuk dimintai keterangan terkait kecelakaan itu. Truk tronton dan sepeda juga sudah kita evakuasi ke pos lakalantas,” tutur AR Sikakum. (ANA)

  • Tiga Pemotor Diseruduk Innova, Satu Orang Meninggal Dunia

    Tiga Pemotor Diseruduk Innova, Satu Orang Meninggal Dunia

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Insiden kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) mengakibatkan satu korban meninggal dunia. Peristiwa yang menimpa tiga pengendara sepeda motor tersebut terjadi di Jalan Demang Lebar Daun, tepatnya depan Penerbit Erlangga, Kecamatan IB I Palembang.

    Para korban di seruduk mobil Toyota Innova nopol N 1210 GX yang dikemudian mahasiswa bernama Rama Aldi Almaliqi Badh (19) warga Perum Green Oasis, Kelurahan Lebung Gajah, Kecamatan Sematang Borang Palembang, yang saat ini dalam kondisi sehat usai alami insiden ini.

    Sementara itu, korban meninggal dunia yakni pengendara sepeda motor Honda Beat plat profit BG 2450 XA bernama Novian Susanto (44) warga Lebak Mulyo, Gang Masal, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, alembang, yang mengalami luka robek kepala bagian belakang, akhirnya meninggal dunia di RS Moehammad Hoesin.

    Pengendara Yamaha N Max BG 3526 BAP bernama Deri Yansyah (20) mahasiswa, warga Dusun IV Lubuk Binti Alo, Kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumsel, mengalami Paha luka lecet.

    Lalu, pengendara sepeda motor Honda Beat BG 3821 ACI bernama Noriyadi (38) warga Jalan Netar Jaya, Kelurahan 8 ilir, Kecamatan IT III, Palembang, mengalami kepala luka lecet dirawat di RS Siti Khadijah Palembang.

    Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yenni Diarty melalui Kanit Laka Lantas, Iptu Arsikakum mengatakan terjadinya kecelakaan lalu lintas di Jalan Demang Lebar Daun antara mobil Toyota Innova.

    “Dari informasi didapat di lapangan, mobil Toyota Innova nopol N 1210 GX yang berjalan dari arah Simpang Macan Lindungan Dua hendak mengarah Griya Agung Kota Palembang, setiba di tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas,” ujarnya, dikonfirmasi, Selasa (26/3/2024).

    Sambung Iptu Arsikakum menjelaskan, di TKP mobil dikendarai Rama ini menyerempet sepeda motor Yamaha NMax BG 3526 BAP dan mobil hilang kendali ke kiri dan menabrak pengendara motor Honda Beat plat profit BG 2450 XA dan pengendara motor Honda Beat BG 3821 ACI yang sedang istirahat di median kiri jalan.

    “Benar, akibat kejadian ini korban luka – luka dan meninggal dunia serta kerusakan benda,” katanya.

    Lanjutnya, kendaraan yang terlibat tabrakan kemudian diamankan ke Pos Laka Pakjo Palembang. “Pengemudi mobil kini diamankan untuk diperiksa lebih lanjut terkait kejadian Laka lantas tersebut,” tuturnya. (ANA)

  • Tragis, Mahasiswa Unsri Asal Medan Tewas Terlindas Truk

    Tragis, Mahasiswa Unsri Asal Medan Tewas Terlindas Truk

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kecelakaan maut yang mengakibatkan korban meninggal dunia kembali terjadi. Kali ini terjadi di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, tepatnya di atas Jembatan Keramasan, Kecamatan Kertapati Palembang, Sabtu pagi (16/3/2024).

    Korbannya yakni Andrian Teofilus Siregar (21), mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) asal Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Dia meninggal meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) usai terlindas truk boks nopol B 9606 TXT.

    Sedangkan temannya yang dibonceng, Daniel Febrianto Sihombing (21) yang juga mahasiswa Unsri asal Kabupaten Rokan Hilir, harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Siti Khodijah setelah mengalami patah tangan sebelah kiri.

    Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Yenni Diarty melalui Kanit Gakkum Iptu Ar Sikakum membenarkan adanya peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan satu pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

    Dia menjelaskan, kejadiannya bermula ketika korban Andrian bersama Daniel mengendarai sepeda motor Honda Revo nopol BK 4001 AIC dari arah Simpang TPA Keramasan menuju lampu merah Simpang Empat Nilakandi.

    Masih dikatakan Ar Sikakum, saat hendak mendahului kendaraan lainnya, korban menyenggol pembatas jembatan sebelah kanan hingga terjatuh ke sisi kiri. Saat bersamaan melintas truk boks yang dikemudikan oleh Angga Wahyuga.

    “Korban Andrian terlindas ban belakang truk boks nopol B 9606 TXT yang datang dari arah yang sama. Seketika, korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan temannya langsung dilarikan ke rumah sakit,” kata dia.

    Ar Sikakum menjelaskan, kendaraan yang terlibat kecelakaan serta sopir truk sudah diamankan di Polrestabes Palembanb untuk dimintai keterangan terkait kecelakaan tersebut. “Saat ini sopir masih kita mintai keterangan,” jelasnya. (ANA)

  • Avanza Hilang Kendali Hantam Median Jalan dan Pohon, Satu Orang Meninggal Dunia

    Avanza Hilang Kendali Hantam Median Jalan dan Pohon, Satu Orang Meninggal Dunia

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Diduga lantaran pengemudi hilang kendali, mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi BG 1420 JR warna silver, menabrak tiang telepon dan pohon, saat melintas di Jalan Jendral A. Yani, tepatnya didepan Toko Roti New Holland Bakery. Peristiwa ini terjadi pada Jum’at (8/3/2024), sekitar pukul 04.30 WIB.

    Informasi yang dihimpun, kecelakaan tersebut terjadi berawal ketika Mobil Avanza yang dikemudikan Adrian Argendi (19), warga Jalan Merintai Dusun VI Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Banyuasin (meninggal dunia), ditumpangi empat temannya melintas di lokasi tersebut.

    Empat temannya yang masih dirawat di RS Muahamdiayah, yakni Muhamad Athalah (19), warga Lorong Asli Kelurahan Sentosa Kecamatan SU II (tidak sadarkan diri), dan Muhamad Ilham Kurniadi (18), warga Perumahan Bukit Hijau I Blok G Kelurahan Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan.

    Selain itu, Tahan (19), warga jalan Bungaran V Kelurahan 8 Ulu Kecamatan Jakabaring (luka pada kepala), M Meldi Prasetya (18), warga Jalan Pintu Besi Gang Pansus Kelurahan Plaju Ilir Kecamatan Plaju, Palembang (luka robek di kaki kiri) dan Rahma Srimulyani (21), warga Sp 4 Embacang Permai Mesuji Raya OKI, luka pada kepala.

    Mobil itu datang dari arah fly over Jakabaring hendak mengarah simpang Tangga Takat Palembang. Setibanya di tempat kadian perkara (TKP), tidak bisa dielakkan lagi, kecelakaan lalu lintas terjadi lantaran hilang kendali, dengan tiba-tiba berbelok ke arah kiri.

    Sehingga menabrak median kiri jalan dan hilang kendali menabrak tiang telepon dan pohon yg berada di sisi kiri jalan (laka tunggal). Akibatnya empat korban mengalami luka ringan, satu luka berat, satu meninggal dunia.

    “Benar adanya laka lantas tunggal terjadi di Jalan A Yani, tepatnya di depan New Holland, pengendara mobil Avanza bernopol BG 1420 JR,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Emil Eka Putra, didampingi Kanit Laka, Iptu Ar Sikakum, kepada wartawan.

    Lanjut Emil, terjadi laka lantas tunggal ini dari hari olah di TKP pengemudi mobil yakni Adrian hilang kendali lantaran diduga melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.

    “ilang kendali, jadi akibat laka lantas ini, 1 meninggal dunia, 5 penumpangnya (teman korban), harus dilarikan ke RS Muhammadiyah Palembang,” katanya.

    Ditambakan Emil, diduga kelalaiannya terletak pada pengendara mobil toyota Avanza BG 1420 JR. “Diduga Melanggar Pasal 310 Ayat 4 UU RI No.22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Yang karena lalainya kurang hati-hati sewaktu mengemudikan kendaraan dalam keadaan mengantuk dan kecepatan terlalu tinggi,” katanya. (ANA)

  • Dua Korban Kecelakaan Air Perahu Getek “Cinta Pasti Kembali” Ditemukan Team SAR

    Dua Korban Kecelakaan Air Perahu Getek “Cinta Pasti Kembali” Ditemukan Team SAR

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Ridwan (59) dan Suwito (47), dua korban kecelakaan air perahu getek karam di Muara Sungai Alahan, Perairan Muara Kumbang, Dusun 2 Desa Pematang Palas, Kecamatan Banyuasin 1, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumsel, berhasil ditemukan Tim SAR gabungan, pada Selasa (5/3/2024).

    Kepala Kantor Basarnas Palembang, Raymond Konstantin, didampingi Kasubsi Operasinya mengatakan, pada pencarian hari ketiga ini kedua korban berhasil ditemukan walau dalam keadaan meninggal dunia.

    Korban pertama yang ditemukan atas nama Irwan (59). Korban ditemukan sekitar pukul 08.50 WIB, mengapung dipinggir Sungai sekitar 5 kilometer dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah orangtuanya di Muara Kumbang.

    Korban kedua yang ditemukan yakni Suwito (47) sekitar pukul 09.25 WIB. Korban ditemukan mengapung di tengah Sungai sekitar Pulau Burung kurang lebih 3 kilometer dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Mariana.

    Pada proses pencarian, Tim Rescue Basarnas Palembang mengkoordinir seluruh unsur SAR gabungan yang berada di lokasi, seperti dari TNI AL, Polairud Bayuasin, serta unsur SAR lainnya. Tim SAR Gabungan dibagi menjadi beberapa SAR Unit (SRU), dengan tugas dan fungsinya masing-masing.

    Untuk metode pencarian dibagi beberapa metode seperti penyisiran permukaan sungai menggunakan RIB, LCR dan Speed Boat Polair dan Perahu Masyarakat serta melakukan penyelaman ditempat-tempat yang dicurigai.

    Sebelumnya, pada Minggu (3/3/2024), sekitar pukul 16.30 WIB, Perahu Getek dengan merk “Cinta Pasti Kembali”, POB empat orang, bertolak dari Dusun Alahan tujuan ke Desa Pematang Palas. Saat berada di Muara Sungai Alahan, terjadi angin kencang, sehingga membuat Perahu oleng hingga terbalik.

    Dua orang selamat atas nama Herma (55) dan Rudi (30), dengan cara menggantung di Perahu Getek. Sedangkan dua orang lagi atas nama Irwan (59) dan Suwito (47), hilang tenggelam terbawa arus sungai. (ANA)