Capaian IETPD di Provinsi Sumsel Lampaui Angka Rata-rata Nasional

- Redaksi

Kamis, 29 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni mengaku bangga atas capaian Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) di Provinsi Sumsel melampaui angka rata-rata nasional. Hal ini diungkapkan dalam Sosialisasi Evaluasi Kinerja (Championship) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di hotel Excelton Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (29/2/2024).

“Capaian kinerja di Provinsi Sumsel sudah baik. Bahkan di tingkat Kabupaten/Kota TP2DD-nya rata-rata mencapai 100 persen. Sedangkan secara nasional rata-rata IETPD berada pada angka 91 persen,” kata Fatoni.

Capaian tersebut merupakan prestasi tersendiri bagi Provinsi Sumsel, hal ini terwujud atas kolaborasi yang kompak antara Pemprov Sumsel bersama stakeholder terkait. Tentunya, dengan berbagai kolaborasi tersebut mampu menciptakan berbagai Gerakan Serentak yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Gerakan kolaboratif itu di antaranya, yaitu Gerakan Penanganan Inflasi Serentak se-Sumsel (GPISS), Gerakan Pasar Murah Serentak se-Sumsel (GPMSS), Gerakan Bedah Rumah Serentak se-Sumsel (GBRSS), Gerakan Pembangunan Sanitasi Serentak se-Sumsel (GPSSS) dan Gerakan Penanganan Stunting Serentak se-Sumsel (GPStSS).

Sebagaimana diketahui, Sumsel merupakan provinsi yang strategis dan merupakan induk dari Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dengan penduduk sebanya 8,8 juta lebih. Dengan berbagai potensi unggulan ini, tak ayal membuat Sumsel menjadi provinsi dengan capaian indikator yang baik.

“Pertumbuhan ekonomi Sumsel sebesar 5,08% lebih tinggi dari Nasional dan tertinggi di wilayah Sumatera yang rata-rata masih di bawah 5%,” jelasnya.

Oleh karena itu, Fatoni mengapresiasi sekaligus menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan Sosialisasi Evaluasi Kinerja oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Menurutnya, kegiatan ini bernilai positif dan memberikan pemahaman lebih luas untuk penerapan tata kelola keuangan yang lebih baik. Pemprov Sumsel berkomitmen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi sebagai upaya mencapai Pemda digital yang lebih luas.

“Terima kasih telah menunjuk Palembang, Sumatera Selatan sebagai tempat pelaksanaan Sosialisasi Evaluasi Kinerja (Championship) di wilayah Sumatera. Juga kepada Kemendagri dan BI, serta Bank Pembangunan Daerah atas dukungan dan fasilitas guna mendorong Pemda Go Digital. Ini kehormatan untuk kami,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinator Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Satgas TP2DD Ferry Irawan menyebut kegiatan ini sangatlah penting dikarenakan pada tahun 2025 mendatang terdapat sejumlah hal strategis, salah satunya pemerintahan yang baru. Pada tahun 2024 perekonomian ditargetkan tumbuh mencapai 5,2% dan pada tahun 2025 diperkirakan akan meningkat dibandingkan tahun 2023.

“Sumsel berada di peringkat ketiga pendorong ekonomi nasional, sehingga pertumbuhan ekonomi yang ada di Sumsel akan mewarnai pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Ferry.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sumsel Ricky P. Gozali mengatakan Sosialisasi Evaluasi Kinerja (Championship) dilaksanakan di lima wilayah, yaitu Nusampua, Sumatera, Jawa-Bali, Kalimantan dan Sulawesi. Untuk wilayah Sumatera, pelaksanaan dipusatkan di Palembang, Sumatera Selatan.

“Kegiatan ini merupakan roadshow TP2DD Pusat untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang tata kelola keuangan dan sistem digitalisasi,” ucapnya.

Pertumbuhan ekonomi Sumsel sebesar 5,08% year on year lanjut Ricky menunjukkan kinerja perekonomian yang terus berkembang. Membaiknya perekonomian ini didorong transformasi digital keuangan di Sumsel.

“Digitalisasi keuangan tidak hanya mendukung perekonomian namun juga dalam sistem pembayaran, termasuk Pemda melalui elektronifikasi keuangan. Hal ini dapat mempercepat birokrasi dan akuntabilitas,” tandasnya.

Berita Terkait

Outlet Kedua Haraku Ramen Hadir di Palembang Icon, Bawa Konsep TableService dan Menu Baru Creamy Bara Ramen
4 Kios Dijalan Pangeran Ratu Hangus Terbakar 
Sidang Smartboard-Chromebook: Ahli KPK Ungkap Suap Bisa Lewat WhatsApp dan Kode Rahasia
Motor Honda PCX Milik ASN Hilang di Dalam Rumah
Pergoki Suami Bersama Wanita Lain, IRT di Palembang Malah Jadi Korban KDRT
Tongkang Batubara Tabrak Fender Tiang LRT Ampera di Sungai Musi
Sabu 9,6 Gram Gagal Beredar, Januardi-Ali Akbar Divonis 7 Tahun
Sidang Perdana BBM Tiruan 10.000 Liter, Taufik Didakwa Beli dari Muba Rp74 Juta

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Outlet Kedua Haraku Ramen Hadir di Palembang Icon, Bawa Konsep TableService dan Menu Baru Creamy Bara Ramen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sidang Smartboard-Chromebook: Ahli KPK Ungkap Suap Bisa Lewat WhatsApp dan Kode Rahasia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Motor Honda PCX Milik ASN Hilang di Dalam Rumah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pergoki Suami Bersama Wanita Lain, IRT di Palembang Malah Jadi Korban KDRT

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Tongkang Batubara Tabrak Fender Tiang LRT Ampera di Sungai Musi

Berita Terbaru

Foto : kuasa hukum membuat laporan di polres MUBA

Musi Banyuasin

Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:45 WIB

Sumsel

Cegah Korupsi di BUMD dan BUMN, Pemkab Muba Gandeng Kejari

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:16 WIB