Bulog Sumsel Babel Serap 30 Ribu Ton Gabah di OKI, Harga Sesuai Standar

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan Perum Bulog Sumsel Babel, Mersi Windrayani saat meninjau langsung panen di Desa Sepang, Kecamatan Pampangan, OKI, Selasa (23/9/2025). Foto: Tia

Pimpinan Perum Bulog Sumsel Babel, Mersi Windrayani saat meninjau langsung panen di Desa Sepang, Kecamatan Pampangan, OKI, Selasa (23/9/2025). Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID,  OKI — Perum Bulog Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel) menyampaikan kesiapannya untuk terus menyerap hasil panen petani di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) hingga akhir tahun 2025, dengan harga pembelian gabah sesuai standar pemerintah yakni Rp6.500 per kilogram.

Pimpinan Perum Bulog Sumsel Babel, Mersi Windrayani mengatakan bahwa pihaknya telah menyerap gabah petani dari sejumlah kecamatan dan akan terus melanjutkan penyerapan secara merata.

“Alhamdulillah, gabah dari petani di Desa Sepang sudah terserap. Kami akan terus bekerja sama dengan BP dan Gapoktan ke depannya dengan harga Rp6.500 sesuai penugasan dari pemerintah,” ujar Mersi usai meninjau langsung panen di Desa Sepang, Kecamatan Pampangan, OKI, Selasa (23/9/2025).

Mersi mengungkapkan hingga saat ini Bulog telah menyerap sekitar 30 ribu ton gabah dari berbagai kecamatan di OKI, termasuk Lempung Jaya, Tanjung Lubuk, Lempuing, dan Pampangan.

“Kami siap menyerap hingga bulan Desember 2025. Selama masih ada panen, kami tetap buka penyerapan,” ungkapnya.

Kemudian, ia menuturkan jika terkait isu perbedaan harga serap, pihaknya memastikan saat ini harga pembelian telah seragam.

“Memang sebelumnya ada dinamika, tapi sekarang sudah merata harga standarnya Rp6.500. Kami mohon kerja sama dari petani dan mitra supaya proses penyerapan lancar,” tuturnya.

Lebih lanjut, terkait curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa bulan terakhir, ia menjelaskan jika memang cukup memengaruhi kualitas dan volume produksi padi petani. Namun, Bulog tetap berkomitmen menyerap hasil panen yang memenuhi standar.

“Curah hujan membuat proses pengeringan lebih lama dan memicu peningkatan serangan penyakit tanaman. Itu berdampak pada hasil panen yang sedikit berkurang dibanding tahun lalu. Meski begitu, kualitas gabah yang masuk ke Bulog tetap tinggi,” jelasnya.

Terkait penyaluran, ia menyebutkan bahwa gabah yang telah diserap akan digunakan untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan bantuan pangan pemerintah.

“Kami maksimalkan untuk penugasan yang ada, seperti SPHP dan bantuan pangan. Itu jadi prioritas penyaluran ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Penyuluh Kecamatan Pampangan, Yusmar menyatakan kesiapan untuk mendampingi dan mendorong para petani dalam upaya meningkatkan indeks pertanaman (IP) hingga mencapai IP 200 sebagai bagian dari program peningkatan produktivitas pertanian.

Di sisi lain, petani Desa Sepang, Redi berharap harga gabah bisa sedikit lebih tinggi agar petani dapat memperoleh keuntungan yang lebih layak.

Ia menilai bahwa dengan harga yang lebih baik, petani akan lebih bersemangat untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas tanam.

“Kalau bisa harga dinaikkan sedikit, minimal Rp7.000 per kilogram. Karena harga pupuk, obat-obatan, dan biaya pertanian lainnya sekarang makin mahal. Dan lahan sawah milik saya seluas enam hektare,” ucap dia.

Berita Terkait

Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar
OKI Optimalkan Peran MPA untuk Cegah Karhutla di Wilayah Raw
Tanggulangi Karhutlah, 1.470 Personel Perusahaan dan 176 KTPA Siaga di OKI .
47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih
Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI
OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 
Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:35 WIB

OKI Optimalkan Peran MPA untuk Cegah Karhutla di Wilayah Raw

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Tanggulangi Karhutlah, 1.470 Personel Perusahaan dan 176 KTPA Siaga di OKI .

Rabu, 30 September 2026 - 17:01 WIB

47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih

Selasa, 29 September 2026 - 10:21 WIB

Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI

Berita Terbaru