BPBD Sumsel Siap Siagakan Personel Satgas hingga Water Bombing Guna Antisipasi Karhutla

- Redaksi

Senin, 5 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel satgas yang sedang memadamkan titik api di Kabupaten Banyuasin. (Foto: ist)

Personel satgas yang sedang memadamkan titik api di Kabupaten Banyuasin. (Foto: ist)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dalam rangka antisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan mulai mempersiapkan personel satgas hingga kesiapan pesawat water bombing untuk menghadapi musim kemarau yang diperkirakan akan lebih panjang dibanding tahun 2024.

“Status siaga perlu segera ditetapkan, mengingat bulan Mei merupakan masa peralihan musim. Kita sudah mulai koordinasi sejak kemarin, termasuk dengan Danlanud terkait kesiapan pesawat water bombing,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, M. Iqbal Alisyahbana, Senin (5/5/2025).

Ia menyampaikan koordinasi lintas sektor telah dilakukan bersama jajaran TNI, Polri, dan instansi terkait untuk penetapan status siaga.

“Dalam waktu dekat juga akan koordinasi dengan Danrem untuk penempatan personel Satgas Karhutla,” imbuhnya.

Ia menyebut target penetapan status siaga karhutla dijadwalkan pada awal bulan Juni mendatang. Namun, akan dilakukan rapat koordinasi bersama terlebih dahulu dengan seluruh stakeholder pada pertengahan bulan Mei agar percepatan penetapan bisa dilakukan.

“Jika terlambat, dikhawatirkan jumlah titik panas (hotspot) akan meningkat signifikan, apalagi BMKG memprediksi kemarau tahun ini akan berlangsung lebih panjang, mirip dengan kondisi tahun lalu. Tapi tidak lebih panas dari tahun sebelumnya,” tuturnya.

Ia mengatakan sesuai syarat dari BMKG, untuk usulan status siaga minimal harus ada dua daerah terdampak.

“Saat ini sudah ada tiga daerah yang mengajukan, yaitu Ogan Ilir, Musi Banyuasin, dan Banyuasin. Kita antisipasi dari sekarang supaya jangan sampai nanti hotspot naik tajam,” katanya.

Kemudian, dari sisi peralatan dan personel, pihaknya memastikan semua dalam kondisi siap. Latihan terpadu antara TNI dan Polri yang telah dilakukan tahun lalu juga menjadi bekal penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan petugas di lapangan.

“Setelah penetapan status siaga di akhir Mei atau awal Juni, kita akan gelar Apel Siaga Karhutla,” ucap dia.

Berita Terkait

T Intouch with Toyota Remote, Mengakses dan Mengelola Kendaraan dari Jarak Jauh Seperti Pengaturan Pendingin Kendaraan
SampoernaFest Kembali ke Palembang, Perkuat Literasi Keuangan dan Dukung Penanganan Karhutla
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel dan Kejati Babel Perkuat Sinergi Tata Kelola Distribusi BBM
Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi
Taekwondo NG Juara Umum Hj Meilinda Cup 2026, Borong 23 Emas
PN Palembang Kabulkan Praperadilan Albert John Lorenz, Penetapan Tersangka Dinyatakan Tidak Sah
Kembali Digerebek, Tujuh Orang Diamankan dari Kampung Narkoba Lorong Manggar
Dua Hari Dicari, Lansia yang Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan 2 Km dari Lokasi Awal

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:36 WIB

T Intouch with Toyota Remote, Mengakses dan Mengelola Kendaraan dari Jarak Jauh Seperti Pengaturan Pendingin Kendaraan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:51 WIB

SampoernaFest Kembali ke Palembang, Perkuat Literasi Keuangan dan Dukung Penanganan Karhutla

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Taekwondo NG Juara Umum Hj Meilinda Cup 2026, Borong 23 Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:47 WIB

PN Palembang Kabulkan Praperadilan Albert John Lorenz, Penetapan Tersangka Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru