BPBD Kirim Tiga Helikopter Waterbombing untuk Padamkan Karutla di Banyuasin dan PALI

- Redaksi

Sabtu, 9 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas saat memadamkan api menggunakan helikopter water bombing di wilayah yang terdampak karhutla. Foto: BPBD Sumsel

Petugas saat memadamkan api menggunakan helikopter water bombing di wilayah yang terdampak karhutla. Foto: BPBD Sumsel

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengirim sebanyak tiga unit helikopter water bombing untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang telah melanda Kabupaten Banyuasin dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sejak beberapa hari terakhir.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman menyampaikan operasi udara telah dilakukan secara intensif sampai hari ini dan 89 kali water bombing telah dilakukan dalam operasi ini.

Untuk wilayah yang terdampak Kebakaran di Banyuasin terpantau di Desa Tanjung Menang, Kecamatan Rantau Bayur, pada lahan yang diduga akan dimanfaatkan untuk pertanian. Sementara di PALI, api melanda kawasan hutan di Kecamatan Talang Ubi.

“Di Banyuasin sudah dilakukan 67 kali pengeboman air dengan total volume 268 ribu liter. Sementara di PALI, sebanyak 22 kali atau sekitar 88 ribu liter,” ujar Sudirman, Sabtu (9/8/2025).

Sudirman mengatakan jika pemadaman dari udara dinilai lebih efektif karena lokasi titik api cukup jauh dan sulit dijangkau tim darat.

“Ini kan wilayahnya sulit dijangkau, jadi memang lebih efektif memadamkan api dengan cara ini,” katanya.

Ia menjelaskan luas lahan terbakar di Rantau Bayur diperkirakan lebih dari lima hektare, sedangkan di Talang Ubi masih dalam pendataan.

“Operasi pemadaman akan berlanjut hari ini dengan koordinasi antara satgas udara dan satgas darat, menunggu hasil pemantauan helikopter patroli,” jelas dia.

Berita Terkait

Bongkar Fee 20 Persen Proyek Smartboard: Rp13 Miliar Mengalir ke Abi, PT MSA Cuma Dapat Rp1 Miliar
Korupsi BTN e-Batara Pos Rp4,67 Miliar, Eks Kepala Kantor Pos Air Sugihan Dituntut 8,5 Tahun
Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi
Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV
Tak Diberi Uang Beli Sabu, Anak Aniaya dan Ludahi Ibu Kandung
Hendak Transaksi 95 Gram Sabu, Pasutri di Palembang Digulung Polisi, Kini Divonis 10 Tahun
Outlet Kedua Haraku Ramen Hadir di Palembang Icon, Bawa Konsep TableService dan Menu Baru Creamy Bara Ramen
4 Kios Dijalan Pangeran Ratu Hangus Terbakar 

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Bongkar Fee 20 Persen Proyek Smartboard: Rp13 Miliar Mengalir ke Abi, PT MSA Cuma Dapat Rp1 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Korupsi BTN e-Batara Pos Rp4,67 Miliar, Eks Kepala Kantor Pos Air Sugihan Dituntut 8,5 Tahun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Hendak Transaksi 95 Gram Sabu, Pasutri di Palembang Digulung Polisi, Kini Divonis 10 Tahun

Berita Terbaru

fhoto : perayaaan hut pkk ke-54 oleh tp-pkk kota pagar alam

Pagar Alam

HUT PKK ke-54, TP-PKK Pagar Alam Ditantang Adu Kreativitas

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:34 WIB

Foto orang tua korban yang Membawa Baju Bekas Luka yang dipakai MMR saat mengalami penganiayaan

Kota Palembang

Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:32 WIB

Foto :  pelaku terekam cctv

Kota Palembang

Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:22 WIB