Nama : Afifah Rouufani
NIM : PO7124226021
Prodi : D4 Kebidanan
Berkembang Bersama Dengan Menerapkan Sila Pancasila di Kehidupan Sehari-Hari
Indonesia memiliki dasar negara atau yang di kenal dengan sebutan Pancasila, Pancasila terdiri dari 5 butir. Saya Afifah Rouufani merupakan mahasiswa baru di Poltekkes Palembang di jurusan kebidanan. Menurut saya dalam kehidupan sosial ini sangat diperlukan sekali rasa empati dan simpati yang tinggi. Mengapa perlu rasa empati dan simpati itu? Di dunia ini kita tidak dapat hidup sendiri, tentunya kita memerlukan bantuan dari orang sekitar kita. Saya rasa, saya sendiri sudah memiliki sifat saling tolong menolong satu sama lain. pada saat SMP saya pernah mengikuti OSIS dan menjabat sebagai bendahara.
Tentunya OSIS memiliki program kerja tahunan, salah satunya yaitu berbagi pada saat bulan Ramadhan. Pada kegiatan berbagi ini saya dapat melihat bahwasannya banyak sekali orang diluaran sana yang masih sangat membutuhkan bantuan dari orang-orang yang memiliki kehidupan yang sudah terbilang terpenuhi. Ada salah wanita paruh baya yang membuat hati saya merasa sangat sedih ketika melihatnya. Setelah kami selesai membagikan sembako tersebut kami berjalan menuju tempat berbuka puasa nanti. Namun, setelah saya sampai di tempat itu, saya melihat ada seorang ibu yang sedang mengorek-ngorek tempat sampah mencari sisa makanan untuk dimakan oleh dirinya dan anaknya.
Rasanya saya sanget sedih melihat peristiwa itu, saya mengurungkan untuk masuk ke dalam restoran itu dan segera mencari makanan terdekat dari tempat saya berada tersebut. setelah mendapatkan makanan itu saya segera memberikan makanan itu kepada ibu tersebut. Ketika saya berikan makanan itu, betapa bersyukurnya ia mendapatkan seporsi makanan untuk ia makan saat berbuka, banyak sekali ucapan terimakasih yang ia keluarkan untuk saya. bukan hanya itu, ia juga mendoakan kebaikan kepada saya.
Dari peristiwa kecil itu saya jadi belajar tentang rasa simpati. Begitu senang saya bisa membantu ibu dan anak tersebut. Dan dari kejadian itu juga saya selalu berusaha membantu orang disekitar saya. Pengalaman saya ini ternyata merupakan salah satu wujud dari sila ke 2 Pancasila yang berbunyi “Kemanusian Yang Adil dan Beradab”.
Pesan yang ingin saya sampaikan kepada teman-teman sekalian, bantulah orang yang membutuhkan bantuan walaupun bantuan kalian hanya sekecil biji jagung. Kita tidak tau sebahagia apa orang yang kita bantu ketika ia mendapat bantuan dari kita, dan bisa saja suatu hari nanti kitalah orang yang membutuhkan bantuan orang lain itu. Ingatlah pribahasa “apa yang kamu tabur, itulah yang kamu tuai”, jadi hiduplah menjadi orang yang baik dan saling membantu.






