Alokasi Vaksin Gotong Royong Individu Bisa Tembus 5 Juta

- Redaksi

Minggu, 11 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – PT Kimia Farma Tbk melalui PT Kimia Farma Diagnostika, menjadi penerima dan penyelenggara tahapan pertama Vaksin Gotong Royong (VGR) Individu. Sebagai awalan, Kimia Farma Diagnostika mendapat alokasi sebanyak 40 ribu dosis vaksin Sinopharm.

Plt Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika Agus Chandra menjelaskan sebagaimana dikutip dari cnbc indonesia, untuk tahapan awal VGR Individu, akan dilaksanakan pada enam kota, mulai dari Jakarta, Bandung, Solo, Semarang, hingga Denpasar. Tiap kota mendapatkan alokasi sebanyak 5 ribu dosis sehingga total mencapai 40 ribu dosis.

Akan tetapi, alokasi vaksin itu akan bertambah seiring dengan masuknya pasokan vaksin dari luar negeri.

“Selanjutnya masih lihat perkembangan. Bisa 1,5 juta, 4 juta bahkan jadi 5 juta dosis. Jadi vaksin individu ini jatahnya bisa ditambah lagi,” jelasnya dalam konferensi pers, Minggu (11/7/2021).

Agus menyarankan, untuk masyarakat yang akan melakukan vaksinasi individu, dapat mendaftar kepada call center Kimia Farma 1-500 255 atau website www.kimafarmaapotik.co.id. Selain itu, masyarakat bisa menggunakan aplikasi Kimia Farma mobile (dalam proses pembuatan).

Agus juga menjelaskan, dari masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan memiliki kemampuan suntikan yang berbeda. Mulai dari 100 – 200 suntikan per hari, bahkan ada yang 500 suntikan per hari. Adapun lokasi penyuntikan adalah :

1. Jakarta, Klinik KF Senen, kapasitas 200 orang per hari
2. Jakarta, Klinik KF Pulogadung, kapasitas 200 orang per hari
3. Jakarta, Klinik KF Blok M, kapasitas 100-200 orang per hari
4. Bandung, Klinik KF Supratman (Drive Thru), kapasitas 200 orang per hari
5. Semarang, Klinik KF Citarum, kapasitas 100 orang per hari
6. Solo, Klinik KF Sukoharjo, kapasitas 500 orang per hari
7. Surabaya, Klinik KF Sedati, kapasitas 200 orang per hari
8. Bali, Klinik KF Batubulan, kapasitas 100 orang per hari.
(*)

“Go Show (datang langsung) bisa tapi tidak tidak disarankan karena akan membuat antrean,” jelasnya

Berita Terkait

Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit
Berintegritas Tinggi dan Innovative, Dirkrimsus Polda Gorontalo Raih Penghargaan Level Asia
Hutama Karya Berikan Potongan Tarif Tol untuk Dukung Kelancaran Nataru
15 Personel Basarnas Palembang Dikirim ke Sumbar untuk Perkuat Operasi SAR
Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang
Pembangunan Ramp Junction Palembang Rampung, Tol Palindra – Kapal Betung Tersambung Menyeluruh
Polda Gorontalo Raih Penghargaan di Tingkat Nasional Dalam Penyelesaian Kasus Korupsi
88 Persen Siswa SD di Palembang Alami Gigi Berlubang dan Penumpukan Kotoran Telinga

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 20:17 WIB

Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:16 WIB

Berintegritas Tinggi dan Innovative, Dirkrimsus Polda Gorontalo Raih Penghargaan Level Asia

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:35 WIB

Hutama Karya Berikan Potongan Tarif Tol untuk Dukung Kelancaran Nataru

Senin, 1 Desember 2025 - 15:40 WIB

15 Personel Basarnas Palembang Dikirim ke Sumbar untuk Perkuat Operasi SAR

Selasa, 4 November 2025 - 17:28 WIB

Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang

Berita Terbaru

Musi Banyuasin

Waspada Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Starlink untuk Sekolah

Senin, 16 Mar 2026 - 13:10 WIB