SUARAPUBLIK.ID, JAMBI – Upaya mendorong pengelolaan lingkungan permukiman yang berkelanjutan terus diperkuat melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Thaha bersama _local hero_, Zalman Kurniawan menginisiasi pembentukan Duta Kebersihan Kelurahan Bakung Jaya sebagai bagian dari perluasan Program Kampung Elok Batuah pada Sabtu (6/12/2025) di Kantor Keluran Bakung Jaya.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Forum RT Kelurahan Bakung Jaya, dan Pemerintah Kelurahan Bakung Jaya. Sebanyak 46 pemuda yang mewakili 46 RT di Kelurahan Bakung Jaya secara resmi dikukuhkan sebagai Duta Kebersihan dan diharapkan menjadi motor penggerak kesadaran serta aksi lingkungan di wilayahnya masing-masing.
Zalman Kurniawan menyampaikan bahwa pembentukan Duta Kebersihan merupakan upaya memperkuat basis pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.
“Duta Kebersihan diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi berperan aktif sebagai inspirator dan penggerak di tingkat RT. Mereka akan mengampanyekan budaya hidup bersih dan sehat, ” ujar Zalman.
Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat peran generasi muda dalam menjaga lingkungan permukiman sekaligus memastikan keberlanjutan Program Kampung Elok Batuah. Program tersebut sebelumnya berhasil mengurangi sampah organik melalui pengolahan maggot Black Soldier Fly (BSF) yang kemudian dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian perkotaan berbasis ekonomi sirkular.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, para Duta Kebersihan dibekali pelatihan peningkatan kapasitas agar mampu menjalankan peran sebagai agen perubahan di tingkat RT. Pelatihan meliputi materi tentang sampah dan lingkungan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pengolahan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, Mulyono, materi _public speaking_ oleh tenaga profesional, Multon Ackrowi, serta materi media sosial dan desain grafis oleh video animator, Muhammad Nur, guna mendukung kampanye lingkungan secara digital dan persuasif.
Dukungan juga disampaikan oleh Purwanoto, Lurah Bakung Jaya. Ia menilai inisiatif sejalan dengan kebutuhan wilayahnya dalam menangani persoalan persampahan permukiman.
“Pembentukan Duta Kebersihan memperkuat peran generasi muda dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kami berharap mereka dapat bersinergi dengan program kelurahan dan mendorong perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan,” ungkap Purwanto.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan bahwa inisiatif merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
“Pembentukan Duta Kebersihan sejalan dengan komitmen perusahaan dalam penguatan aspek lingkungan dan sosial melalui pelibatan aktif masyarakat, sekaligus mendorong keberlanjutan program dan perluasan dampaknya di tingkat komunitas,” jelas Rusminto.
Program Kampung Elok Batuah dan pembentukan Duta Kebersihan turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) melalui pengelolaan sampah berbasis komunitas serta Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengurangan timbulan sampah organik. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berkomitmen untuk terus mendorong inovasi pengelolaan lingkungan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Leave a Reply