Gubernur Sumsel Minta Perketat Keamanan Lingkungan Usai Kasus Perampokan Berujung Maut di Palembang

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyoroti kembali maraknya aksi kejahatan dengan kekerasan di Palembang setelah peristiwa perampokan disertai pembunuhan yang menewaskan seorang pedagang kerupuk di kawasan Ilir Timur I, Selasa 26 November 2025 malam.

Deru mengatakan rangkaian tindak kriminal yang menelan korban jiwa dalam beberapa hari terakhir perlu menjadi perhatian serius semua pihak.

“Ini menjadi PR kita bersama. Baru saja kemarin ada sopir dari daerah dirampok di Simpang Macan Lindungan, sekarang terjadi lagi di toko kerupuk,” ujar Deru, Kamis (27/11/2025).

Ia menekankan perlunya langkah cepat aparat untuk meredam tren kejahatan yang cenderung mengarah pada kekerasan.

Menurutnya, penguatan keamanan berbasis masyarakat harus kembali digalakkan.

“Sistem pos kamling itu suka tidak suka memang harus kita jalankan,” tuturnya

Peristiwa tragis tersebut menimpa pasangan suami-istri, Darma Kusuma dan Yeni Suwandi, yang tinggal sekaligus berusaha di sebuah ruko penjualan kerupuk di Jalan Pengadilan Lama, Kelurahan 15 Ilir. Sekitar pukul 19.30 WIB, pelaku yang diduga membawa senjata tajam menyerang keduanya.

Darma ditemukan meninggal dengan luka serius di bagian leher, sementara Yeni yang juga mengalami luka sayat sempat meminta pertolongan sebelum dilarikan ke RS Charitas Palembang dalam kondisi kritis.

Sejumlah warga sekitar mengaku mendengar teriakan meminta tolong sebelum menemukan Yeni keluar dari ruko dalam keadaan bersimbah darah.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan tim gabungan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi.

“Anggota masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mengejar pelaku, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi,” pungkasnya.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *