Sumsel United Takluk dari Adhyaksa FC Banten, Gol di Menit Akhir Gagalkan Kemenangan Tuan Rumah

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID —Harapan Sumsel United untuk memetik tiga poin di kandang sendiri pupus sudah. Tim asuhan Nilmaizar harus mengakui keunggulan tamunya, Adhyaksa FC Banten, dengan skor tipis 1–2 dalam laga lanjutan Pegadaian Championship Liga 2 2025/26 yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Jumat (24/10/2025) malam.

Sumsel United sejatinya tampil percaya diri sejak awal pertandingan. Mereka unggul cepat melalui gol Juninho Cabral pada menit ke-11 setelah menerima umpan terobosan dari lini tengah.

Namun, momentum berubah drastis di paruh kedua pertandingan. Petaka datang saat Irwan Bajo mendapat kartu merah langsung pada menit ke-59 akibat melakukan Hansball di Kotak Pinalti. Pelanggaran itu juga berbuah tendangan Pinalti bagi Adhyaksa.

Melalui titik putih, Makan Konaté berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1–1 di menit ke-60. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan tim tamu hingga akhirnya Raffi Angga mencetak gol kemenangan pada menit ke-88, sekaligus memastikan Adhyaksa FC Banten membawa pulang tiga poin dari Palembang.

Pelatih Sumsel United, Nilmaizar, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. “Hasil ini tentu tidak bagus buat Sumsel United. Kami sudah unggul lebih dulu, tapi akhirnya kalah. Saya kecewa dan sedih karena target kami adalah menang. Tentu kami akan melakukan evaluasi ke depan,” ujarnya seusai pertandingan.

Terkait keputusan wasit, Nilmaizar enggan berkomentar banyak, meski sempat menyoroti dugaan handsball pemain lawan di kotak penalti yang tidak mendapat pelanggaran. “Kami sayangkan hal itu, karena seharusnya ada pengecekan VAR. Kami juga punya bukti rekamannya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Nil menilai anak asuhnya tampil terlalu terburu-buru dalam mengelola bola setelah unggul lebih dulu. “Kita terlalu cepat ingin mencetak gol lagi padahal sudah unggul. Sebaliknya, lawan lebih tenang dalam menguasai permainan. Setelah ini kita akan evaluasi,” ujarnya.

Pemain Sumsel United, Jalesh Putra Gagarin, turut menyampaikan kekecewaannya. “Jelas kami kecewa dengan hasil ini. Ke depan kami harus lebih fokus dan belajar dari kesalahan,” ujarnya singkat.

Sementara itu, pelatih Adhyaksa FC Banten, Ade Suhendra, mengaku bersyukur atas kemenangan timnya. “Motivasi kami hari ini hanya satu ‘menang’,” Setelah empat laga sebelumnya tanpa kemenangan, akhirnya kami bisa memetik hasil positif. Sumsel bermain bagus, bahkan unggul lebih dulu. Tapi faktor jumlah pemain membuat kami bisa membalikkan keadaan,” katanya.

Ia menambahkan, pergantian pemain menjadi salah satu kunci keberhasilan timnya. “Masuknya Raffi Angga memberi dampak besar. Ia mampu memanfaatkan peluang di akhir laga dengan baik,” jelas Ade.

Kekalahan ini membuat Sumsel United turun ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup Pegadaian Championship Liga 2 2025/26 dengan raihan 10 poin. Sementara Adhyaksa FC Banten naik ke posisi dua besar berkat tambahan tiga poin krusial ini.

Sumsel United dijadwalkan kembali berlaga pekan depan menghadapi Sriwijaya FC dalam Derby Sumsel yang dipastikan berlangsung sengit di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *