SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Setelah sempat viral lantaran anaknya yakni MR (15), siswa SMK Negeri 7 Palembang, difitnah (ditunduh) seorang oknum guru mengkonsumsi narkoba di tempat menuntut ilmu, membuat ibu korban Yunita Sari (35), melapor ke Polrestabes Palembang, Kamis (8/10/2025).
Maksud kedatangan warga jalan lukman indris Lorong Makam, Kecamatan Sukarami Palembang ini, tidak lain hendak melaporkan oknum guru tersebut yakni MY Dkk, yang sudah menuduh anaknya mengkonsumsi narkoba dan hendak memberikan sanksi diberhentikan dari sekolah.
Dihadapan petugas, Yunita menuturkan, peristiwa yang dialami anak laki-lakinya tersebut terjadi pada Jumat (26/9/2025), sekitar pukul 08.00, di jalan Naskah 2 tepatnya di SMK negeri 7 Kecamatan Sukarami, Palembang.
“Saya datang ke sini hendak melaporkan oknum guru yang sudah memfitnah anak saya konsumsi narkoba,” ungkapnya.
Berawal, saat korban mendapatkan cerita dari anaknya, bahwa dia dituduh oleh Terlapor mengkonsumsi narkoba. “Awalnya anak saya ini bercerita dengan saya. Ia mengatakan, dituduh mengkonsumsi narkoba,” katanya.
Tidak terima dengan tunduhan tersebut, lanjut Yunita, dirinya pun mencoba melakukan klarifikasi mendatangi sekolah. “Saya datangi sekolah untuk klarifikasi, karena akibat fitnah ini anak saya mau dikeluarkan dari sekolah,” ungkapnya.
Namun, bukan perlakukan baik yang diberikan Terlapor dan pihak sekolah, saat itu seperti video yang sempat viral di media sosial (Medsos), oknum tersebut tetap melakukan pembelaan diri.
“Saya mendengar cerita anak saya langsung melakukan tes urine. Namun dari hasil tes urine anak saya di RS Bhayangkara, hasil negatif. Tetapi oknum guru mau menang sendiri,” katanya.
Dengan adanya laporan ini, Yunita berhadap agar laporannya segera ditindaklanjuti pihak kepolisian. “Saya berharap laporan saya ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian. Saya disini mencari keadilan,” ungkapnya.
Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Erwinsyah membenarkan adanya laporan terkait laporan Fitnah. “Laporan sudah diterima dan segera ditindaklanjuti petugas satreskrim Reskrim untuk melakukan penyelidikan,” tuturnya. (ANA)

Leave a Reply