oleh

60 Persen Pelaku Pariwisata di Sumsel Telah Divaksin

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Guna memutus mata rantai penyebaran virus corona (COVID-19) dan juga kembali menggerakan roda pariwisata di Provinsi Sumsel, Pemerintah saat ini tengah gencar melakukan vaksinasi bagi pelaku bidang pariwisata.

Dari keseluruhan pelaku pariwisata yang telah ditetapkan untuk mendapatkan vaksinasi, saat ini telah mencapai 60 persen. “Sudah 20 ribu pelaku pariwisata yang telah di vaksin atau sekitar 60 persen dari total keseluruhan,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Aufa Syahrizal, saat di hubungi, Rabu (7/7/2021).

Menurut Aufa, vaksinasi dilakukan secara bertahap kepada pelaku Pariwisata di Sumsel. Memang belum semuanya di vaksin, karena dilakukannya secara bertahap dan bergilir. Tapi pihaknya memastikan semua pelaku pariwisata, baik itu pedagang, tour gaet, pengelola, pihak Hotel dan restauran, serta pelaku pariwisata lainya akan mendapatkan Vaksinasi.

“Selain memutus rantai COVID-19, ini juga bisa mengembalikan kepercayaan orang untuk berpariwisata di Sumsel dengan jaminan semua pelakunya telah vaksin,” tutur Aufa.

Terpisah, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan, Herlan Asfiudin menjelaskan, jika sudah lima ribu lebih pekerja Hotel dan Restauran yang telah melakukan vaksinasi.

“Sejak mulai Juni lalu, saat ini sudah lima ribu lebih yang sudah di Vaksin yang telah dilaksanakan PHRI Sumsel untuk pekerja Hotel dan Restauran. Vaksinasi ini juga terus dilakukan hingga semua pelaku pariwisata mendapatkan Vaksin,” jelasnya. (ANA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed