13 Wilayah Zona Merah, Gubernur Warning Kepala Daerah

- Redaksi

Rabu, 4 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel, Herman Deru. (Photo: Reza Mardiansyah)

Gubernur Sumsel, Herman Deru. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebanyak 13 Kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), saat ini dinyatakan masuk dalam zona merah penyebaran kasus positif COVID-19. Penetapan zona ini berdasarkan jumlah kasus yang terus meningkat.

Gubernur Sumsel Herman Deru menjelaskan, jika ia tak heran dengan penambahan zona merah tersebut. Menurutnya, penambahan zona merah yang awalnya hanya delapan dan bertambah menjadi 13, disebabkan oleh tracing dan traking yang aktif berjalan.

“Tidak heran, karena kita tengah aktif melacak orang yang berdekatan dengan pasien COVID-19. Apalagi masyarakat sudah mengerti dan sadar untuk memeriksakan kesehatan,” jelas Deru, saat dijumpai di kantornya, Kamis (4/8/2021).

Untuk diketahui, 13 Kabupaten/kota yang zona merah yaitu OKU, Lahat, Banyuasin, Pagar Alam, OKI, Muara Enim, OKU Timur, Ogan Ilir, OKU Selatan, Musi Rawas, Palembang, Lubuk Linggau dan Prabumulih. Sedangkan zona orange yaitu Muratara, Musi Banyuasin, PALI dan Empat Lawang.

Gubernur mengimbau agar Kepala Daerah di 13 Kabupaten/kota yang berada di zona merah, untuk segera melakukan antisipasi dengan terus melakukan testing dan tracing. “Sampaikan kepada kepala Satgas COVID-19-nya untuk aktif melakukan testing,” katanya.

Lanjut dia, setiap daerah harus memisahkan pasien positif COVID-19 dari yang bergejala dengan yang tidak memiliki gejala.

“Kita harus memisahkan penyitas COVID-19 yang punya penyakit penyerta dan yang bergejala ringan. Maka harus dipisahkan. Untuk yang tanpa gejala, cukup isolasi mandiri. Jika memang di daerahnya tidak memadai, bisa dipindahkan pada daerah tetangga. Misal, dari Ogan Ilir atau Banyuasin, bisa isolasi di Palembang,” kata Deru. (ANA)

Berita Terkait

Jalan Khusus Batubara PT Marga Bara Jaya Diresmikan di Muba
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Wujudkan Zona Zero Begal, Timsus Macan Putih Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Patroli Malam
Duduk Bareng di Ladang, Kapolsek Buay Madang Timur Serap Aspirasi Petani Jagung
Dokter Muda Ribut Dengan Mertuanya Sudah Dimediasi Damai Secara Kekeuargaan
Kuasa Hukum Korban Nilai Unsur Penggelapan dalam Jabatan Ok­lina Zurhayati Terpenuhi
Simpul Pangan Nusantara Himpun Pengetahuan Pangan Lokal Sumsel
Karyawan Toko Mas Indah Didakwa Gelapkan Uang, Kerugian Pemilik Ditaksir Rp900 Juta

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Jalan Khusus Batubara PT Marga Bara Jaya Diresmikan di Muba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Wujudkan Zona Zero Begal, Timsus Macan Putih Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Patroli Malam

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Duduk Bareng di Ladang, Kapolsek Buay Madang Timur Serap Aspirasi Petani Jagung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Dokter Muda Ribut Dengan Mertuanya Sudah Dimediasi Damai Secara Kekeuargaan

Berita Terbaru