Wong Kito Ganjar Adakan Pelatihan Pembuatan Wajik di Musi Banyuasin

Musi Banyuasin298 Dilihat

SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Sukarelawan Wong Kito Dewe Dukung Ganjar Pranowo menggelar kegiatan pelatihan pembuatan kudapan wajik di Desa Jirak, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (23/7/2023).

 

“Hari ini kami Wong Kito Dewe Kabupaten Banyuasin mengadakan pelatihan pembuatan wajik,” kata Koordinator Daerah (Korda) Wong Kito Dewe Kabupaten Musi Banyuasin, Ahmad Nurhadi.

 

Dalam pelatihan tersebut, ibu-ibu Desa Jirak mendapatkan ilmu praproduksi sampai pascaproduksi kudapan khas Palembang itu. Mulai dari bahan-bahan yang diperlukan, proses pembuatan, hingga penyajian.

 

Antusiasme ibu-ibu saat mengikuti kegiatan ini pun tak terbendung. Mereka tampak semangat mendengarkan teori pembuatan wajik dan mempraktekkannya langsung di lokasi.

 

“Kami melibatkan ibu-ibu di wilayah sini. Sekilas dapat terlihat antusias ibu-ibu di sini cukup ramai. Gunanya juga bisa untuk mengembangkan UMKM (Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro) di wilayah sini,” tutur Ahmad.

 

Ahmad mengatakan pelatihan ini bertujuan untuk membuka peluang usaha bagi ibu-ibu di Kabupaten Musi Banyuasin. Pasalnya kudapan wajik merupakan salah satu komoditas potensial untuk dijual.

 

Ditambah lagi, kata Ahmad, wajik seringkali menjadi santapan ringan dalam berbagai kegiatan perkumpulan masyarakat. Seperti pengajian, arisan, penjamuan tamu, dan acara-acara lain.

 

“Kami di sini hadir menjadi relawan untuk memanjangkan cita-cita dari Pak Ganjar, yakni meningkatkan perekonomian masyarakat. Kita di Musi Banyuasin ini semangat,” katanya.

 

Di samping itu, Ahmad menyebut kegiatan ini juga merupakan upaya sukarelawan Wong Kito Dewe untuk melestarikan kudapan tradisional nusantara agar tidak hilang keberadaannya di masyarakat.

 

“Kami berupaya mengembangkan juga kembali makanan tradisional di Kota Palembang, khususnya di Sumatera Selatan ini,” turur Ahmad.

 

Ahmad berharap, ibu-ibu di Kabupaten Musi Banyuasin semakin maju dan berkembang, terlebih bagi para pelaku UMKM. Ahmad juga berharap semua kegiatan Wong Kito Dewe memberikan banyak manfaat untuk masyarakat luas.

 

“Untuk ke depan rencananya kami akan membuat pelatihan juga untuk bapak-bapak. Seperti pelatihan pembibitan sawit. Nanti buat ibu-ibunya juga akan diadakan pelatihan pembuatan makanan tradisional lagi seperti ini,” pungkas dia.

 

Setya Ningsih, salah satu peserta pelatihan pembuatan wajik berterima kasih kepada relawan pendukung Ganjar Pranowo itu. Pasalnya Wong Kito Dewe memberikan kebermanfaatan buat masyarakat sekitar.

 

“Banyak sekali ilmu yang didapat. Yang pertama kita bisa buat wajik, yang kedua kita bisa buka usaha buat acara di pengajian, senam, PKK, dan lain-lain,” imbuhnya.

 

Setya pun akan menerapkan ilmu-ilmu yang didapatkan saat pelatihan. Setya berharap perekonomian ibu-ibu setempat menjadi lebih baik dengan adanya pelatihan seperti ini.

 

“Semoga usaha ibu-ibu di sini selalu lancar dan dapat memajukan ekonominya,” pungkas Setya.

    Komentar