Warga Lampung Tewas Dikeroyok di Palembang, Alami Luka Tusuk di Dada dan Punggung

- Redaksi

Kamis, 8 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Nasib tragis dialami Ahmad Miftahudin (22), warga Dusun II Sidomulyo, Kecamatan Bangun Rejo, Kabupaten Lampung Tengah. Ia tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang tidak dikenal di Kota Palembang.

 

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan KH Ahmad Dahlan, tepatnya di depan Cafe Avenue, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

 

Dalam kejadian itu, Ahmad mengalami luka tusuk pada bagian dada dan punggung. Nyawanya tak tertolong setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit AK Gani Palembang.

 

Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Fauzi Saleh mengatakan, pihaknya menerima laporan terkait adanya peristiwa pengeroyokan tersebut. Petugas kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

 

“Berawal kita mendapat laporan terkait peristiwa tersebut. Anggota piket Reskrim, Pawas Polsek IB I Palembang, Inafis dan SPKT Polrestabes Palembang langsung mendatangi lokasi kejadian,” ujar Fauzi.

 

Setibanya di lokasi, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi. Dari informasi awal yang dikumpulkan, korban diduga dikeroyok oleh orang yang belum diketahui identitasnya.

 

“Dari keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian mengatakan bahwa korban telah menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh orang tak dikenal,” katanya.

 

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian dada dan punggung. Korban kemudian dilarikan ke RS AK Gani untuk mendapatkan pertolongan medis.

 

Namun, kondisi korban ternyata cukup parah. Saat berada di rumah sakit, Ahmad dinyatakan meninggal dunia. Jenazah selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Moh Hasan Polda Sumsel untuk proses lebih lanjut.

 

Selain Ahmad, seorang korban lainnya yang diketahui bernama Noval Pemenangan juga mengalami luka dalam kejadian tersebut. Noval kemudian dirujuk ke RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang untuk mendapatkan perawatan.

 

Fauzi menegaskan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku. Sejumlah saksi juga masih dimintai keterangan guna mengungkap rangkaian kejadian tersebut.

 

“Benar adanya peristiwa ini. Hingga kini kita masih mengumpulkan data dan keterangan saksi-saksi guna mengejar pelaku,” tegasnya.

 

Sementara itu, terkait motif pengeroyokan hingga menyebabkan Ahmad meninggal dunia, Fauzi mengatakan masih dalam tahap pendalaman oleh penyidik.

Penulis : Kiki

Editor : Jaks

Berita Terkait

CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Bawa UMKM Binaan Raih Omzet Rp385 Juta di Kriyanusa 2026*
Desak Solusi Permanen Karhutla, Wamen LH dan Gubernur Sumsel Kumpulkan 43 Petinggi Korporasi
Perusahaan Perkebunan Diminta Bangun Infrastruktur Cegah Karhutla di Sumsel
Bongkar Fee 20 Persen Proyek Smartboard: Rp13 Miliar Mengalir ke Abi, PT MSA Cuma Dapat Rp1 Miliar
Korupsi BTN e-Batara Pos Rp4,67 Miliar, Eks Kepala Kantor Pos Air Sugihan Dituntut 8,5 Tahun
Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi
Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Warga Lampung Tewas Dikeroyok di Palembang, Alami Luka Tusuk di Dada dan Punggung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:16 WIB

CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Bawa UMKM Binaan Raih Omzet Rp385 Juta di Kriyanusa 2026*

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Desak Solusi Permanen Karhutla, Wamen LH dan Gubernur Sumsel Kumpulkan 43 Petinggi Korporasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Perusahaan Perkebunan Diminta Bangun Infrastruktur Cegah Karhutla di Sumsel

Berita Terbaru

Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar

Ogan Komering Ilir

Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar

Kamis, 8 Okt 2026 - 10:37 WIB