Warga Karang Anyar Keluhkan Polusi Debu Batubara, PT BA Turun Langsung Tampung Aspirasi

- Redaksi

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Dian HS ketika berdialog dengan pihak PT Bukit Asam (PT BA) di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang,

Foto Dian HS ketika berdialog dengan pihak PT Bukit Asam (PT BA) di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang,

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID-Keluhan warga Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang, terkait dampak polusi debu batubara dari aktivitas stockpile Dermaga Kertapati mendapat perhatian dari PT Bukit Asam (PT BA).

 

Perwakilan PT BA yang terdiri dari Manager Umum, Asisten Manager K3, dan Asisten Manager Perawatan mendatangi lingkungan warga untuk mendengarkan secara langsung keluhan serta keresahan masyarakat.

 

Kunjungan tersebut dipusatkan di kediaman Dian HS, selaku Ketua Pemerhati Situasi Terkini (PST). Pertemuan turut dihadiri Direktur Eksekutif Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) Rahmat Sandi Iqbal, SH, serta sejumlah warga dari beberapa RT di Kelurahan Karang Anyar.

 

Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan berbagai keluhan mengenai debu batubara yang dinilai mengganggu aktivitas, kenyamanan, serta kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan masyarakat.

 

Warga berharap persoalan tersebut tidak hanya sebatas menjadi bahan pembahasan, tetapi segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret dari pihak perusahaan.

 

Ketua PST Dian HS mengatakan, kedatangan perwakilan PT BA menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang selama ini mereka rasakan.

 

Menurut Dian, persoalan debu batubara perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan dengan kenyamanan lingkungan dan kesehatan warga.

 

“Kami berharap dengan kedatangan pihak PT BA ini dapat memberikan solusi melalui tindakan nyata. Karena persoalan ini menyangkut lingkungan dan kesehatan warga, sehingga jangan sampai berlarut-larut tanpa ada penyelesaian,” ujar Dian HS saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (28/8/2026).

 

Dian menambahkan, masyarakat pada prinsipnya terbuka untuk berdialog dan mencari solusi bersama perusahaan. Namun, komunikasi tersebut diharapkan diikuti dengan langkah nyata dan pengawasan secara berkelanjutan.

 

Ia juga mengapresiasi kesediaan pihak PT BA turun langsung menemui warga dan mendengarkan keluhan masyarakat.

 

“Kami mengapresiasi pihak PT BA yang sudah datang langsung mendengarkan keluhan warga. Selanjutnya kami berharap ada tindak lanjut yang jelas, sehingga masyarakat bisa merasakan adanya solusi dari persoalan ini,” katanya.

 

Sementara itu, Direktur Eksekutif SIRA Rahmat Sandi Iqbal menilai komunikasi terbuka antara perusahaan dan masyarakat harus terus dibangun.

 

Menurutnya, setiap keluhan yang disampaikan warga perlu dibahas secara bersama-sama agar dapat ditemukan solusi yang terbaik dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

 

Warga juga berharap PT BA melakukan evaluasi terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan debu batubara serta mengambil langkah konkret untuk mengurangi dampaknya terhadap lingkungan permukiman.

 

Selain persoalan pengendalian debu, dalam pertemuan tersebut juga muncul sejumlah usulan bentuk perhatian perusahaan kepada masyarakat, di antaranya kompensasi, pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta pemberdayaan ekonomi warga melalui pengembangan UMKM.

 

Dialog antara perwakilan perusahaan dan masyarakat tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi yang lebih intensif sekaligus mencari solusi terhadap persoalan polusi debu batubara di Kelurahan Karang Anyar.

 

Warga berharap tindak lanjut dari pertemuan tersebut dapat segera direalisasikan, sehingga kondisi lingkungan, kenyamanan, dan kesehatan masyarakat dapat lebih terjaga.

Penulis : Hermansyah

Editor : Jaks

Berita Terkait

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet
Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 
Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
Ketua DPM FH UM Palembang Kecam Kekerasan terhadap Aktivis Mahasiswa dan Jurnalis di Mapolda Sumsel
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB