Walikota Pagar Alam dan Istri Jadi Role Model Layanan Si Mamat

- Redaksi

Senin, 30 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, bersama istri Rachma Hareni Noor Alpian, diambil Biometrik pembuatan paspor. (Photo: Delta Handoko)

Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, bersama istri Rachma Hareni Noor Alpian, diambil Biometrik pembuatan paspor. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Kantor Imigrasi Kelas II non TPD Muara Enim, menunjuk Pagar Alam sebagai Kabupaten/kota dari di wilayah kerja kantor keimigrasian Muara Enim pada layanan “Three In One” (3 In 1) Imigrasi Manjakan Masyarakat (Si Mamat).

Penunjukkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhuham) Kantor Wilayah (Kanwil) Sumsel, melalui Kantor Keimigrasian Muara Enim ini, karena besarnya atensi dari Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, selaku pimpinan daerah.

Hal ini diungkapkan Kepala Devisi keimigrasian Kemenhumham Kanwil Sumsel, Herdaus, saat launching pelayanan langsung permohonan pembuataan paspor di Kesbangpol Pagar Alam, Senin (30/8/2021).

“Walikota bersama istri pun, hari ini bersedia menjadi role model untuk diambil biometriknya,” ucap Herdaus.

Selanjutnya, kata Herdaus, selain grafis jarak tempuh dengan Kantor Imigrasi Muara Enim, sebagian besar juga pengguna jasa ke imigrasian di Pagar Alam adalah masyarakat yang berencana untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah.

“Sehingga itu alasan kenapa layanan ini untuk pertama kalinya ditempatkan di Pagar Alam, meskipun tidak menutup kemungkinan juga dilakukan di Kabupaten/kota lainnya,” ujarnya.

Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni menambahkan, dengan adanya layanan ini, apalagi pembuatan paspor jemput keliling (Paling Jempol) jelas-jelas sangat meringankan masyatakat Kota Pagar Alam dalam kepengurusan yang tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor imigrasi.

Sebagaimana diketahui, secara bertahap pemerintah Arab Saudi saat ini sudah membuka penerbangan bagi kelompok-kelompok tertentu, artinya bukan tidak mungkin nanti berlaku juga bagi jamaah haji dan umrah di Indonesia.

“Dan masyarakat Pagar Alam yang mempunyai niat atau rencana untuk ibadah tersebut pun akan mudah dalam pembuatan paspor,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Meski Beda Dinamika Politik, Ludi Oliansyah Tetap Jaga Hubungan Baik Dengan Partai Golkar
Perkuat Legalitas, LTN NU Pagar Alam Serahkan SK Kepengurusan ke Stakeholder
CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin
Sambut Baik Penurunan Biaya Haji, Kemenhaj Pagar Alam Minta Jamaah Bersiap Lakukan Pelunasan
HUT PKK ke-54, TP-PKK Pagar Alam Ditantang Adu Kreativitas
Bukan Sekadar Jargon! Pemkot Pagar Alam Ditantang Buktikan Pemerintahan Bersih Dari KKN
Bukan Pemangkasan! Kemenhaj Pagar Alam Bongkar Fakta Masa Tunggu Haji 2027 Dari 26 Menjadi 14 Tahun
Bukan Sekedar Publikasi! Deni Priansya : LTN NU Dilantik Sebagai Penyeimbang Pemerimtah Wujudkan Visi Misi

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Meski Beda Dinamika Politik, Ludi Oliansyah Tetap Jaga Hubungan Baik Dengan Partai Golkar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Perkuat Legalitas, LTN NU Pagar Alam Serahkan SK Kepengurusan ke Stakeholder

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:16 WIB

CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Sambut Baik Penurunan Biaya Haji, Kemenhaj Pagar Alam Minta Jamaah Bersiap Lakukan Pelunasan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

HUT PKK ke-54, TP-PKK Pagar Alam Ditantang Adu Kreativitas

Berita Terbaru