Tujuh Terdakwa Pencuri Kosmetik di Indomaret Dituntut 3 Tahun Penjara

- Redaksi

Kamis, 20 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tujuh terdakwa dihadirkan di persidangan. (Photo: Hermansyah)

Tujuh terdakwa dihadirkan di persidangan. (Photo: Hermansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tujuh Terdakwa Komplotan melakukan pencurian kosmetik di Indomaret ahirnya dituntut oleh Jaksa penuntut umum (JPU) Kejati Sumsel dengan pidana penjara masing-masing selama 3 tahun Penjara.

Tujuh terdakwa diantara yaitu Agustinus Setiadi, Mercyan Aldo Mewah, Verena Judith Winona, Ferio Stevano, Tengku M Farhan, Dewi Inayah, Dessy Haumahu.

Tuntutan tersebut dibacakan oleh JPU Kejati Sumsel Hetty Veronica Magdalena Sihotang SH MH dihadapan majelis hakim Ade Sumitra Hadisurya SH MH pada persidangan yang digelar di PN Palembang, Kamis (20/3/2025).

Dalam tuntutan pidana JPU,menyatakan bahwa perbuatan para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Pencurian, sebagianma diatur dan diancam pidana dalam pasal 363 Ayat (1) Ke-4 KUHPidana.

“Menuntut dan menjatuhkan pidana penjara terhadap Terdakwa Agustinus Setiadi, Mercyan Aldo Mewah, Verena Judith Winona, Ferio Stevano, Tengku M Farhan, Dewi Inayah, Dessy Haumahu, oleh karena itu dengan pidana penjara  masing – masing selama 3 tahun Penjara,” tegas JPU ketika membacakan tuntutan pidana di persidangan.

Setelah mendengarkan tuntutan pidana dari JPU, ketujuh Terdakwa melalaui tim kuasa hukumnya dari posbakum Palembang akan mempersiapkan nota pembelaan yang akan disampaikan pada sidang pekan depan.

Dari dakwaan diketahui, berawal pad Sabtu (27/10/2024), terdakwa Agustinus Setiadi alias MPE, terdakwa Mercyan Aldo Mewah, terdakwa Verena Judith Winona, terdakwa Ferio Stevano, terdakwa Tengku M Farhan, terdakwa Dewi Inayah, terdakwa Dessy Haumahu sepakat kumpul di Pasar Rawa Sari, Jakarta Pusat.

Ketujuh terdakwa berencana melakukan pencurian di Pulau Sumatera rute Lampung, Palembang, Jambi, Pekan Baru, dan Medan. Sekitar pukul 15.00 WIB mereka berangkat dari Jakarta Pusat menuju Lampung mengendarai mobil Honda BRV B 2501 EGY warna silver milik terdakwa Aldo dan mobil Toyota Avanza warna hitam yang dirental.

Setibanya di Lampung tengah malam, mencari toko tetapi tidak ada yang buka. Maka mereka melanjutkan perjalanan ke Palembang. Para terdakwa menuju rumah keluarga pelaku Dandi (DPO) di Kenten Laut.

Keesokan siangnya Selasa (29/10/24) pukul 14.24 WIB di toko Indomaret di Jalan Noerdin Panji, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarame, mulai beraksi. Dengan para terdakwa menjalankan peranan masing – masing, ada yang mencuri, mengalihkan kasir Indomaret, mengawasi keadaan sekitar, sopir, hingga mengirimkan barang curian dari Palembang menggunkan PO Bus ke Jakarta, untuk dijual eceran kembali.

Barang yang disasar komplotan ini berupa Wardah Day Cream, Wardah Night Cream, Skin Aqua, Nivea Sun, Biore Aqua, Wardah Serum. Lalu Momami Chubby, Momami Dreamy, Momami SL Talc, Momami STT wash. Kemudian Garnier Pink, Garnier Kuning, Garnier Rose, serta Garnier Blue dengan total harga barang kosmetik Rp 13 juta 284 ribu lebih.

Setelah terkumpul barang curian di packing dikirim terdakwa Dessy Haumahu menghubungi Yanto (DPO) untuk mengambil kosmetik curian di Terminal Pulo Kebang, Jakarta Timur untuk dijual eceran.

Terdakwa Dessy meminta ditransfer uang Rp 2 juta 600 ribu, lalu uangnya dibagikan masing – masing Rp 300 ribu. Kejadian merugikan PT Indomarco Prismatama sebesar Rp 13 juta 284 ribu lebih. Sampai kasusnya terungkap 7 tersangka langsung ditangkap oleh Polda Sumsel pada tanggal 12 Desember 2024 yang lalu. (ANA)

Berita Terkait

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum
Hermison Hadir di Sidang Chromebook, SIRA-PST Pertanyakan Ketidakhadirannya di Perkara Air Lemutu
Tak Butuh Waktu Lama, Pelaku Pencurian Alkan Dibekuk Polisi
Motor Baru Dibelinya Cast Raib Dicuri, Pelaku Terekam CCTV 

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum

Berita Terbaru