Truk Beras Raksasa ACT Sapa Warga Palembang

- Redaksi

Senin, 4 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humanity Rice Truck (HRT) 2.0, Senin (4/10/2021) diperkenalkan di Masjid Agung Palembang.

Humanity Rice Truck (HRT) 2.0, Senin (4/10/2021) diperkenalkan di Masjid Agung Palembang.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumsel memperkenalkan armada terbaru Humanity Rice Truck (HRT) 2.0 Senin (4/10/2021), di Masjid Agung Palembang. Truk beras raksasa itu merupakan armada seri terbaru yang dioperasikan untuk tur pertama kali ke kota Palembang. Setelah sebelumnya armada truck 1.0 berkeliling di pulau Jawa.

Head of Marketing ACT Palembang, Hening mengatakan, HRT 2.0 itu dihadirkan untuk memberikan layanan beras gratis dengan cara lebih inovatif kepada masyarakat yang membutuhkan di Provinsi Sumsel.

“Jadi hari ini Rice Truck memang kita hadirkan untuk memperkenalkan armada terbaru milik ACT, sekaligus membagikan beras gratis dengan cara yang lebih inovatif ke masyarakat prasejahtera di kota Palembang,” katanya, Senin (4/10/2021).

Tim HRT, Hariri menjelaskan, Rice Truck 2.0 ini merupakan penyempurnaan dari Rice Truck 1.0 yang telah diluncurkan lebih dulu pada tahun 2019. Perbedaanya kini terlihat dari desain interior dan eksterior yang lebih berkapasitas pada badan truck yang mampu menampung hingga 20 ton beras

“Jadi armada terbaru ini memang lebih canggih dan lebih besar kapasitasnya dari truk beras pertama. Kemudian ini adalah tur pertama kita dengan menggunakan HRT 2.0,” jelas Hariri

Berlokasi di Halaman Masjid Agung Palembang, terlihat antusiasme masyarakat melihat truk beras pertama di Indonesia yang hadir di Kota Palembang. Melalui pembagian kupon, masyarakat mengantri secara bergantian mengambil beras wakaf gratis yang dibagikan langsung melalui ATM beras raksasa ini.

Meski begitu, panitia ACT pun tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, melalui penggunaan masker dan jaga jarak di lokasi.

Sebanyak 1 ton beras dibagikan ke masyarakat kota Palembang, baik itu tukang sapu jalanan, ojek online, pedagang asongan, dan masyarakat prasejahtera lain sebagainya.

“Terima kasih banyak untuk ACT sudah ngasih beras untuk kami, semoga berkah dan sering-sering kesini,” kata Agus, tukang becak yang turut mendapatkan beras gratis.

Perwakilan MUI Sumsel, Ayik Farid Alaydrus berharap, melalui program dari ACT Sumsel ini dapat meningkatkan kepedulian dan kepekaan kita semua terhadap masyarakat yang membutuhkan dan terdampak pandemi, khususnya masyarakat yang berjuang di lingkup penguatan spiritual, seperti kesejahteraan di lingkungan masjid, keluarga Da’i, dan para guru serta ulama.

“Kita doakan semoga program ini semakin meningkatkan kepedulian dan kepekaan kita semua terhadap masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Selain di Palembang, HRT sendiri direncanakan akan berkeliling ke kota Prabumulih, Kabupaten OKU Timur dan OKU Selatan. Kemudian dilanjutkan ke pulau Sumatera bagian barat. (Nat)

Berita Terkait

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang
Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp
Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus
Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang
Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober
Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu
Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza
Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Bantuan Lewat Program Mengetuk Pintu Langit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu

Berita Terbaru