Transmusi Stop Operasi, Masyarakat Tak Masalah

- Redaksi

Rabu, 5 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus Teman Bus yang masih terlihat berseliweran di Palembang, karena memang mendapat subsidi dari Kementrian Perhubungan. 
Foto: ettri/SP

Bus Teman Bus yang masih terlihat berseliweran di Palembang, karena memang mendapat subsidi dari Kementrian Perhubungan. Foto: ettri/SP

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Masyarakat pengguna Bus Transmusi mengaku tidak terkendala meskipun bus milik Pemkot Palembang itu tak lagi operasi sejak awal Januari 2022. Bahkan pantauan koran ini, Rabu (5/1/2022), tidak terjadi penumpukan penumpang di sejumlah ruas jalan.

Dikemukakan salah satu warga pengguna Transmusi, yang enggan disebut namanya, kalau ia tidak terlalu berpengaruh dengan berhenti atau tidaknya Transmusi di muka umum. Sebab, masih banyak alternatif transportasi lain yang bisa digunakan.

“Tidak ada lonjakan penumpang, karena sudah banyaknya moda transportasi. Ada angkot, gojek, grab, LRT, dan lain-lain,” ujar salah satu warga yang suka menggunakan bus kendaraan umum, Rabu (5/1/22).

Sementara pantauan media ini di Kalidoni dan Sako, warga yang biasa menggunakan Bus Transmusi lebih memilih menggunakan angkotan umum (angkot). Mereka tak memakai transportasi online lantaran harganya yang terbilang tinggi. “Kalau menggunakan transportasi online anggaran biaya yang dikeluarkan cukup besar, makanya lebih baik naik angkot saja,” kata Nia, warga Kalidoni.

Sementara itu, driver ojek online Santo mengaku, kalau sejak 2 Januari lalu, angkutan penumpangnya alami peningkatan. Jika biasanya ia mengantarkan makanan, maka sejak 2 Januari dialihkan sistem ke angkutan penumpang. “Saya juga tidak tahu sebabnya, mungkin akibat Bus Transmusi stop operasi,” sebut dia.

Diberitakan sebelumnya, Bus Transmusi Palembang per 1 Januari 2022 tidak lagi operasional. Lantaran Pemkot Palembang menghentikan pemberian subsidi mulai tahun ini. Sebab, nilai subsidi yang dikeluarkan Pemkot Palembang untuk pengelolaan BRT TMPJ ini mencapai Rp17 miliar pada tahun 2021 lalu, yang diberikan berkala tiap bulan.

Sementara hanya beroperasi di tahun 2022 ini Teman Bus, karena mendapatkan subsidi langsung dari Kementrian Perhubungan sebesar Rp50 Miliar. (Etr)

Berita Terkait

Raperda Pemajuan Kesenian Resmi Disetujui dalam Rapat Paripurna, Ratu Dewa: Ini Penantian Cukup Panjang 
Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan Dukungan 10 Ribu Bibit Ikan Patin di Kecamatan Plaju Untuk Dukung Gerakan Sumsel Mandiri Pangan
Harumkan Nama Indonesia di Kancah Dunia, Enam Pekerja Kilang Plaju Borong Tiga Penghargaan Taiwan Innotech Expo 2026 Berkat Optimalisasi Biodiesel
Lompat dari Jembatan Ampera, Pria 48 Tahun Diselamatkan Warga
Sidang Chromebook Muara Enim: JPU KPK Kejar Sumber Informasi Proyek
Dua Terdakwa Jalani Sidang Perdana, Jaksa Bongkar Skenario Tutup Kasus Internet Desa Muba
Balap Liar Tengah Malam, 107 Motor Diangkut ke Mapolrestabes Palembang
Temui Anak, Perempuan di Palembang Mengaku Dipukul dan Ditampar Mantan Suami

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:28 WIB

Raperda Pemajuan Kesenian Resmi Disetujui dalam Rapat Paripurna, Ratu Dewa: Ini Penantian Cukup Panjang 

Selasa, 22 September 2026 - 15:29 WIB

Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan Dukungan 10 Ribu Bibit Ikan Patin di Kecamatan Plaju Untuk Dukung Gerakan Sumsel Mandiri Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:27 WIB

Harumkan Nama Indonesia di Kancah Dunia, Enam Pekerja Kilang Plaju Borong Tiga Penghargaan Taiwan Innotech Expo 2026 Berkat Optimalisasi Biodiesel

Selasa, 22 September 2026 - 15:07 WIB

Lompat dari Jembatan Ampera, Pria 48 Tahun Diselamatkan Warga

Selasa, 22 September 2026 - 15:05 WIB

Sidang Chromebook Muara Enim: JPU KPK Kejar Sumber Informasi Proyek

Berita Terbaru

Sumsel

Propam Polres Muba Periksa Seluruh Senpi Personil

Rabu, 23 Sep 2026 - 10:00 WIB