Tim Investigasi Kasus Ibu Hamil Meninggal Sampaikan Hasil Investigasi

- Redaksi

Rabu, 14 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tim investigasi kasus ibu hamil meninggal di kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menyampaikan hasil dari investigasi penyebab ibu muda hamil tersebut meninggal dunia saat dalam proses ingin melahirkan.

Kepala Dinas Kesehatan Sumatra Selatan (Dinkes Sumsel), Trisnawarman sekaligus ketua tim Investigasi menyampaikan alasan utama yakni karena infrastruktur jalan yang rusak untuk menuju fasilitas kesehatan yang menyebabkan pasien lambat untuk ditanganin.

Trisnawarman menyebutkan dalam perjalan ambulans membawa pasien dari Puskemas Pauh menuju RS AR Bunda Lubuklinggau mengalami beberapa momen mulai dari tergelincir hingga mobil tersangkut hingga tak bisa bergerak karena jalan yang rusak. Alhasil pasien harus menunggu Selama 6 jam datangnya bantuan ambulans dari Puskemas Karang Jaya pun (Muara Rupit) untuk membawa pasien tersebut.

“Berangkat pukul 01.00 Dini hari, hingga pukul 04.00 baru sampai Muara Rupit kemudian diteruskan perjalanan menuju RS AR Bunda di Lubuk Linggau.

Setengah jam perjalan pasien pun sampai ke RS AR Bunda. Namun sampai sana saat ditangani pasien meninggal,” kata dia, Selasa (14/6/2023).

Dengan hasil tersebut, tim sudah memberikan surat kepada Kabupaten Muratara untuk dapat membenahi infrastruktur jalan yang menuju fasilitas kesehatan terutama daerah yang terpencil.

“Untuk memperbaiki jalan yang ada di sana terutama jalan yang menuju fasilitas kesehatan yang wilayahnya susah dijangkau, ” kata dia.

Selain itu, Trisnawarman menuturkan untuk sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana Puskesmas Pauh sudah cukup memadai, bahkan semua fasilitasnya lengkap, termasuk alat USG, akreditasi Puskesmas juga Madya. Namun beberapa hal yang masih kurang, lanjutnya, akan diperbaiki.

“Sarana prasarana sudah memenuhi standar sebesar 60 persen. Akan tetapi untuk SDM di Puskesmas tersebut kekurangan tenaga pelayanan, ” kata dia.

Namun tim juga memberikan surat kepada Kabupaten Muratara untuk nakes-nakes seluruh di Puskesmas Muratara khususnya di Puskesmas Pauh untuk dibina kembali, dan juga dilakukan penyegaran-penyegaran pelatihan kebidanan dan lainnya.

“Pelatihan-pelatihan menyangkut kesehatan semua sehingga kompetensi SDM ditingkatkan untuk penanganan dan kita juga harap tidak terjadi kembali kejadian tersebut,” harapnya

Meski begitu, dirinya menegaskan kasus ini berakhir damai antara keluarga pasien dan Puskemas Pauh.

“Ya sudah damai. Sudah ada juga surat terkait perdamaian kedua belah pihak. Keluarga pasien, tokoh masyarakat, Dinkes dan Puskesmas Pauh,” kata dia.

Berita Terkait

Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan
Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks
Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi
Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang
Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan
Tiga Remaja Diduga Curi Kabel PJU di Palembang, Diamankan Polisi
Asap Tebal Selimuti Jalan Sudirman Palembang, Gedung Tinggi Nyaris Tak Terlihat

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:46 WIB

Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan

Sabtu, 26 September 2026 - 11:59 WIB

Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks

Jumat, 25 September 2026 - 17:57 WIB

Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel

Jumat, 25 September 2026 - 17:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi

Jumat, 25 September 2026 - 13:46 WIB

Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang

Berita Terbaru

Sumsel

Hijaukan Lahan Wujudkan Ketahanan Pangan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:09 WIB

Kota Palembang

Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:46 WIB